Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Love by Choice

Love by Choice

Tidak ada pemandangan menarik di luar, selain bangunan putih membosankan yang bentuknya hampir mirip. Gia memandangi buku di tangannya. Sampulnya menarik penuh warna. Dia membalik buku tersebut. Gia membaca sekilas bagian belakangnya, membuatnya mengernyit, bingung. Gia tidak paham apa maksudnya. "Bukan buku resep ternyata," komentar Gia.
108.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 256 Beses bilang sampul buku putih polos
Read
+Library
Melahirkan Keturunan Untuk CEO

Melahirkan Keturunan Untuk CEO

Perasaan Alby mulai tak tenang, namun di sisi lain ia amat penasaran atas apa yang ditulis oleh perempuan itu. “Apa aku ambil aja buku iini?” gumam Alby menatap penuh penasaran bukunya. Buku ini bersampul warna cokelat, nama awal tertulis dengan judul ‘Diary Khalifa’ sedang di bawahnya terdapat tulisan. ‘Jangan dibuka!’
1049.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.6K Beses bilang sampul buku putih polos
Read
+Library
Weningratih (Balas Dendam Si Putri Tersayang)

Weningratih (Balas Dendam Si Putri Tersayang)

tukasnya. Ratih menatap ponselnya sendiri, "em? Baiklah terimakasih, kulihat dulu." Ratih menerima foto sebuah buku tipis yang tampak usang bertuliskan 'Katula Sang Pemberi Cahaya' dengan judul timbul bewarna silver. Gina hanya mengirimkan beberapa foto halaman yang berisi daftar isi, kata pengantar dan penutup. "Kapan kalian pulang?" tanya Ratih.
101.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 36 Beses bilang sampul buku putih polos
Read
+Library
Levitasi

Levitasi

“Di atasnya lagi, adalah Violet dan ungu. Guruku yang telah lama meninggal, ia memiliki rambut ungu yang amat berkilau. Namun ia amat sulit diajak bicara. Ia lebih banyak menulis, menulis dan menulis. Ribuan buku telah ia lahirkan dari pemikiran-pemikiran selama ia hidup, kau pasti sering menemukan bukunya di perpustakaan istana. Aku amat merindukan petuah-petuahnya. Dan sampai usiaku setua ini, hanya beliau satu-satunya manusia yang pernah aku jumpai dengan rambut berwarna ungu.” “Dan yang terakhir adalah warna putih bersinar, kemuliaan melingkupi warna rambut tersebut, Nak. Putih adalah cahaya polikromatik yang merupakan gabungan dari banyak panjang gelombang. Namun manusia dengan rambut t
102.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 64 Beses bilang sampul buku putih polos
Read
+Library
Pembantu nakal saya

Pembantu nakal saya

katanya blak-blakan meski aku belum selesai bicara. "Ini hanya kasus-apa yang kamu baca? Kamu telah memfokuskan perhatianmu pada buku itu sebelumnya." Saya merangkak di tempat tidur dan mencoba melihat apa yang dia baca tetapi tiba-tiba dia menyembunyikannya di belakangnya. Sepertinya dia tidak ingin aku membaca buku itu atau dia hanya pelit sekarang. Sampul bukunya tidak ada tulisan apa-apa, sangat polos, warna sampulnya hitam..ck, dia sangat suka warna hitam.
17.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 398 Beses bilang sampul buku putih polos
Read
+Library
Kontrak Pernikahan Sang CEO

Kontrak Pernikahan Sang CEO

Ia berpindah ke label buku 'romansa' dan memperhatikan judul yang mungkin menarik minatnya. Layla menarik satu buku dengan sampul putih yang sangat polos, judulnya tertera di bagian tengah dengan huruf bersambung yang indah. 'Cinta Itu Penuh Luka'. Warnanya merah seperti darah. Layla membuka lembar pertama karena penasaran dan langsung disajikan dengan kata-kata yang menyayat hati. 'Apa arti pernikahan ini? Apa hanya aku yang berjuang?
103.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 119 Beses bilang sampul buku putih polos
Read
+Library
Mr. Airlangga

Mr. Airlangga

“Oh Lusia kenalkan ini Boy. Boy ini—” “Lusia, saya tahu.” Tukasnya cepat. “Mbak Lusia penulis kan, saya suka lihat buku mbak di toko buku,” dia mengulurkan tangan yang aku jabat dengan ragu-ragu. “Ok, saya beli beberapa buku mbak. Buku yang berjudul Mawar putih untuk Rosie itu membuat saya benar-benar terharu.” Lanjutnya.
109.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 267 Beses bilang sampul buku putih polos
Read
+Library
Penguasa Benua Timur

Penguasa Benua Timur

Zhou Fu menyerahkan kembali kitab tersebut kepada Jang Mi dengan senyum meringis, ia sedikit kesal karena kekurangan yang ia miliki itu sesekali dihubung-hubungkan dengan tingkat kecerdasan. “Ah, satu-satunya kekurangan, ya? Oh, baiklah, saya akan membacakannya untuk Kakak.” Jang Mi menggaruk pipinya sebentar sebelum akhirnya menerima kembali kitab yang diberikan oleh Zhou Fu. Di bagian depan kitab tersebut tertulis dengan sangat besar sebuah judul: Tulang Serigala Putih.
9.41.3M viewsOngoingIdinagdag sa Library 37.1K Beses bilang sampul buku putih polos
Ipakita ang mga Review (553)
Read
+Library
Khoirul N.
para pembaca Budiman, aku penggemar Zhou Fu & menunggu kehadirannya. tapi saat ini othor kita memang lagi repot banget di dunia nyata. sejujurnya Ka Banin juga pengen up secepat & sebanyak mungkin. tapi ada kegentingan di dunia nyata yang harus dihandle dulu. so, keep sabaaaaar. kita doain yg ter...
Asep Saprudin
jadi setelah chek in.. males baca cerita yg lain.. hingga bab chek in pun melimpah... sabar aja Boss ku rezeki orang itu gak ketukar kok.. sabar ikhlasin aja.. itung2 sedekeh... moga2 ada Rezeki dari pintu lain yg gak disangka2.. Terutama Sehat jasmani dan rohani... itu aja... maaf jadi sotoy............
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status