Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ifat

Ifat

Bab 32: Di Mana Kamu Bersembunyi? “Nama lengkapnya?” “Joni Purba, Mas.” “Oke, Joni. Mau nyanyi lagu apa kamu?” “Kau Cantik Hari Ini, dari Lobow.” Mendengar jawaban Joni itu, Mas Irwan segera mengangkat kepalanya dari meja. “Kamu tahu, tidak? Hari ini saya sudah SEBELAS kali mendengar lagu itu! Bisa lagu yang lain?”
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai sandiwara lirik
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
carsun18106
dibandingkan mas joko dan abang ojek&polwan, ifat ini lebih lebih lebih segalanya, tidak salah kalau penulisnya bilang cerita ini menguras emosi, bukan cuma itu, bikin baper, kesal, sedih, haru, deg-degan, hadir silih berganti, greget juga sama ifat yg menyimpan begitu banyak perempuan di hatinya
Ayusqie
Selamat datang kaka2 pembaca. SUSAHNYA JADI MAS JOKO, novel romansa dgn bumbu olah raga.. ABANG OJEK Vs IBU POLWAN, nvl romansa dgn nuansa ojek n polisi.. sekarang sy hadirkan IFAT, novel romansa dgn nuansa aksi beladiri. Semoga kaka2 suka..
Baca Semua Ulasan
Alunan Cinta

Alunan Cinta

Akhirnya ku menemukamu Saat hati ini mulai merapuh Akhirnya ku menemukanmu Saat raga ini ingin berlabuh Ku berharap engkau lah Jawaban segala risau hatiku Dan biarkan diriku Mencintaimu hingga ujung usiaku Jika nanti ku sanding dirimu Miliki aku dengan segala kelemahanku Dan bila nanti aku disampingmu Jangan pernah letih tuk mencintaiku Akhirnya ku menemukanmu Saat hati ini mulai merapuh "Abang." Adara menggenggam leher gitar yang di petik oleh Arya.
103.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai sandiwara lirik
Baca
+Pustaka
Mistake in Love (Bahasa Indonesia)

Mistake in Love (Bahasa Indonesia)

I'll make it through it And I cannot compete My inner voice's singing No No No No Isyana Sarasvati (Winter Song) *** Rasa sakit terasa menusuk-nusuk seiring ritme pria di atas tubuhnya yang semakin cepat. Yang ingin Dita lakukan hanya mengosongkan pikirannya, namun suara desahan berat Hyuk terdengar terlalu dekat di daun telinganya.
1010.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 248 kali sebagai sandiwara lirik
Baca
+Pustaka
Bintang untuk Angkasa

Bintang untuk Angkasa

Seperti hadirmu di kala gempa / Jujur dan tanpa bersandiwara / Teduhnya seperti hujan di mimpi / Berdua kita berlari Semesta bergulir tak kenal aral / Seperti langkah-langkah menuju kaki langit / Seperti genangan akankah bertahan / Atau perlahan menjadi lautan Seperti hadirmu di kala gempa / Jujur dan tanpa bersandiwara / Teduhnya seperti hujan di mimpi / Berdua kita berlari ***
9.870.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai sandiwara lirik
Baca
+Pustaka
Hati Yang Terpilih

Hati Yang Terpilih

Tercipta nelangsa di pucuk rerumputan Oh harumnya dukaku, Ditiup semilir sikapmu mendua Menghitung bintang satu satu Sesukar meraba lelikuan sifatmu Berkali diri ini, terpaksa jatuh Pada jurangnya bimbang, dan Asa yang tercecer sempat bertanya Senyum atau merahkah kau tawarkan? Bagi jiwa dahaga ‘smara Aku ini . . . “Kriiing … Kriiing …,” dering ponsel membuyarkan suara Nazwa menyenandungkan lagu Lara Melanda dari Kla Project sembari mengeluarkan camilan yang dibuatnya dari oven.
6.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai sandiwara lirik
Baca
+Pustaka
Ranjang Suamiku Yang Membeku

Ranjang Suamiku Yang Membeku

" Naya berdiri begitu saja bahkan sebelum Lingga menyelesaikan ucapannya, dia sangat muak dengan sandiwara ini! Pernikahan bahagia? Ish, Bullshit! Naya mengambil dua piring nasi goreng Jawa dengan beberapa tambahan sosis dan ayam katsu, juga beberapa dessert, meletakkan satu untuk Lingga dan satu untuknya, "Selama makan, Suami tercintaku!" ucap Naya sambil duduk. 'Teruslah bersandiwara, Mas! Kau pikir, aku tidak pandai? Aku bahkan jauh lebih pandai menutupi perasaanku!' batin Naya mulai menyendokkan makanannya.
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 242 kali sebagai sandiwara lirik
Baca
+Pustaka
When Janda Meet Duda

When Janda Meet Duda

guyub rukun dalane Gusti aku tok tolak tak tinggal nyanyi wingi niatku karo kowe tenanan jebul kowe nganggepe amung kekancan aku trimo pamit lungo mugo mugo kowe sesuk ora gelo aku lungo wes ra sudi bali (ra sudi) mbaleni tresno iki huooo kaliurang jarene penak aku wes sayang jebul tok tolak pinggir jurang kaline butek kowe tak sayang, matamu picek siji loro bar kuwi telu aku tok tolak tep iso ngguyu guyub rukun dalane Gusti aku tok tolak tak tinggal nyanyi aku lungo wes ra sudi bali (wes ora sudi) mbaleni tresno iki huooo "Aduh Mas, ini besok gimana cucu-cucu kita kalo lagunya liriknya aja sudah begini?" keluh Samira di sebelah Wisnuaji.
1023.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 468 kali sebagai sandiwara lirik
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Suami Pengganti

Terjerat Cinta Suami Pengganti

Ia menggigit bibirnya, mencoba menyusun kata-kata sebelum akhirnya menoleh ke arah Sandi yang sedang fokus menyetir. “Sandi, aku ingin kamu mencari tahu sesuatu untukku,” ucapnya pelan, namun tegas. Sandi melirik Zara sekilas melalui kaca spion, lalu kembali fokus pada jalan. “Mencari tahu apa, Zara?” tanyanya hati-hati. “Siska Larasati dan Nadine Wijaya.” Sandi mengerutkan kening. “Maksudnya, calon klien Hendrawan Group?”
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai sandiwara lirik
Baca
+Pustaka
Terjebak Gairah Panas Majikanku

Terjebak Gairah Panas Majikanku

Kata “sandiwara” itu membuat Nala mendongak dengan wajah memerah karena tangis dan amarah. “Sandiwara? Jadi semua air mataku kamu anggap bohong? Semua rasa sakitku kamu bilang palsu? Liam! Aku ini istrimu! “Aku perempuan yang sudah menemanimu bertahun-tahun! Kenapa sekarang kamu membuangku seperti sampah?!” Sorot matanya penuh amarah bercampur putus asa. Ia meronta dari pelukan salah satu kerabat yang mencoba menenangkannya, lalu jatuh berlutut di lantai marmer lorong.
10115.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai sandiwara lirik
Baca
+Pustaka
Terjebak Sandiwara Bos Besar

Terjebak Sandiwara Bos Besar

Lita paham betul bahwa semua sandiwara itu tetap akan terus berlanjut sesuai dengan perjanjian apa pun kondisinya. Tidak peduli sepatah apapun hatinya atau sehancur apapun dirinya, dunia akan tetap berjalan seperti biasa. Waktu tidak akan berhenti atau diulang hanya karena ia merasa sangat marah dan menyesal. Ingatan tentang janji yang sudah ia ucapkan kepada Alen tiba-tiba muncul. Lita tersenyum getir sambil menatap ke arah beranda. ‘Ya, semua untuk Alen…’ *****
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai sandiwara lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status