Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri yang Kau Tuduh Tidak Perawan Ternyata Kaya Raya

Istri yang Kau Tuduh Tidak Perawan Ternyata Kaya Raya

tanya Ben bingung. "Gak apa-apa. Aku cuma capek aja. Tunggu sebentar di sini ya, istirahat dulu," jawab Sandra sambil duduk di kursi panjang yang ada di pinggir halaman itu sambil chat ke Erlan. "Aldiano sudah di mobil Kak." "Siap. Kakak sudah di mobil belakang mobil Aldiano. Kamu pulang aja. Aku akan ikuti Aldiano."
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai sandra di angkot
Baca
+Pustaka
Tobat Terakhir Istri Kedua

Tobat Terakhir Istri Kedua

Angkot itu berhenti tepat di hadapan Candra dan Candra melompat ke dalamnya. Sebelum sempat Candra duduk sempurna, angkot sudah melaju dengan sedikit mengebut. Tubuh Candra doyong dan goyah, tapi ia berhasil memegang bantalan kursi dan duduk dengan selamat. Candra tidak marah dengan kelakuan sopir angkot yang dinaikinya. Ia justru tersenyum. Ia teringat masa lalu, ketika ia masih menjadi orang miskin dan pergi ke mana-mana menggunakan angkot. Rasanya seperti sedang bernostalgia. Bel di depan pintu rumah Maya hanya sempat berbunyi sekali, pintu langsung dibuka oleh pemiliknya. Ibu kandung Maya berdiri di hadapan Candra.
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai sandra di angkot
Baca
+Pustaka
Obsesi Tuan Muda Candra

Obsesi Tuan Muda Candra

Dia merasa panik, memutar kepala mencari ojek online. Tapi sebelum dia bisa membuka aplikasi, sebuah mobil hitam besar mendekat dan berhenti tepat di depannya. Jendela samping kiri terbuka, dan dia melihat Candra duduk di kursi pengemudi, matanya tajam melihatnya. "Masuk," katanya dengan suara yang dingin, tanpa ada ekspresi di wajahnya. Lina terkejut. "Pak Candra? Kok kamu disini?"
10603 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai sandra di angkot
Baca
+Pustaka
Janda Cantik Milik CEO Arogan

Janda Cantik Milik CEO Arogan

“Dia itu wujud prestasi orang tuanya.” Chandra menyengir. “Ciye ... yang udah direstui.” “Apaan, sih?” Muka Sandra semakin memerah. Ia mengulum senyum gembiranya. “Aku berangkat kerja dulu.” “Selamat bersenang-senang,” Chandra menggoda lagi. Sandra sampai menggelengkan kepalanya melihat tingkah sang adik. Ia lantas berjalan menelusuri gang ke halte, mencegat bus. Tak berapa lama, bus datang. Ia naik.
8.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai sandra di angkot
Baca
+Pustaka
Dendam Wanita Teraniaya

Dendam Wanita Teraniaya

Nama Affandra telah menjadi duri dalam hatinya, membaca nama itu di majalah membuat mood-nya langsung buruk. Wira meliriknya, dan dapat melihat kalau Kirana sedang merasa tidak nyaman. Dia membuka kaca mata hitamnya. “Ada apa denganmu?” Mendengar pertanyaan itu, Kirana mendongkak menatap Wira. Lalu tersenyum masam. “Tidak apa-apa, Tuan. Saya hanya merasa sedikit tidak enak badan, mungkin mabuk laut.” Wira mendesah, kembali melihat ke arah depan, menatap awan putih yang berarak.
691 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai sandra di angkot
Baca
+Pustaka
Gadis Di Ujung Cangkir

Gadis Di Ujung Cangkir

"Iya, iya, betul, Mas. Itu teman saya yang pesan, pasti tidak salah. Ayo cepat berangkat." Dalam perjalanan menuju kedai, Rudra tak habis-habisnya berpikir apa yang harus dia lakukan jika bertemu kembali dengan gadis itu. Walaupun si pengemudi ojek online mengajak ngobrol obral tentang hidupnya yang pelik, tetapi dia tak mendengarkan dan hanya menjawab sekadarnya dengan tawa basa basi. Kepalanya masih penuh dengan gadis itu, sosoknya tak kunjung memudar dalam ingatan Rudra meski hari telah berganti. “Sudah sampai, Mas.” kata si pengemudi ojek online sambil menepuk kaki Rudra.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai sandra di angkot
Baca
+Pustaka
Skandal Cinta Surrogate Mother

Skandal Cinta Surrogate Mother

sambar Veronica tidak sabar. "Sebentar ... saya cek," jawab si petugas. Ia lalu mengecek di sebuah layar sentuh yang ada di hadapannya. Zack dan Veronica menanti dengan debaran kencang di dada keduanya. "Ya, ada penumpang atas nama Nabila Mutiara." Terdengar helaan napas dari sepasang suami-istri itu. "Ada yang bisa saya bantu lagi, Mam ... Sir?" tanya si petugas lagi.
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai sandra di angkot
Baca
+Pustaka
Benih Papa Sahabatku

Benih Papa Sahabatku

tanya Arfan menatap lekat wajah gadis yang dicintainya. "Hm ...." Agak ragu, Alea menjawab. Tapi kalau tidak dijawab, khawatir Arfan berpikir aneh-aneh. "Hm ... karena kak Sandra bukan anak kandung Geppa Yuda melainkan anak seorang ... euu ... seorang supir angkot."
10110.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai sandra di angkot
Baca
+Pustaka
Hasrat Wanita Desa

Hasrat Wanita Desa

Saat mobil Erfan sampai di depan warung Bi Ayu, dia melihat Bu Sandra sedang berdiri di sisi jalan, dia sudah terlihat cantik. Mobil Erfan berhenti, lalu Erfan membuka kaca mobilnya. "Mau kemana?" tanya Erfan, Bu Sandra sadar ternyata itu Erfan, dia sangat senang. Tanpa banyak bicara, dia langsung masuk kedalam mobil Erfan. "Sayang," ucap Bu Sandra, sambil memeluk Erfan. "Kamu mau kemana?" tanya Erfan, sambil tersenyum. "Aku mau ke kota, anak ku sakit di kosannya," jawab Bu Sandra dengan nada khawatir.
9.9316.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.0K kali sebagai sandra di angkot
Tampilkan Ulasan (27)
Baca
+Pustaka
Tristar
... PERHATIAN! ... Halo teman-teman! Kali ini author datang bukan cuma bawa cerita… tapi bawa racun bacaan baru! ...... Novel terbaru berjudul “Pemuda Pemikat Gadis Desa” sudah rilis! Cerita yang dijamin bikin kalian: ... Kepanasan ... Berdebar ... Dan pastinya… nagih! Kalau kalian suka kisah yang penuh
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Bukan Sopir Biasa

Bukan Sopir Biasa

sahut Bagas ramah dan tentu saja dengan senyumannya. “Wih, belum habis juga rupanya itu tabungan kamu? Banyak juga tabungan kamu, ya. Berapa tahun sih kamu jadi sopir taksi?” “Alhamdulillah, masih cukup. Atau kalau Ibu mau dibayari sekalian, masih cukup kok uang saya,” sahut Bagas, yang membuat Linda mendelik kedua matanya. “Eh, kok sombong amat sih kamu?!”
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai sandra di angkot
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status