Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kesempatan Kedua? (Aku, Kau dan Rahasia)

Kesempatan Kedua? (Aku, Kau dan Rahasia)

Kaget, marah, patah, tidak terima, terluka. Reya menggigit bibirnya kuat. Menahan air matanya yang nyaris tumpah. Sungguh dia lelah. Berapa kali lagi dia harus menghadapi Langit seperti ini. Mungkin Reya harusnya tak pernah kembali. Harusnya dia tetap menjaga jarak sejauh mungkin. Langit memaksakan suara keluar, meski suaranya jelas retak, nyaris pecah. “Selamat,” Langit mengulurkan tangan. “Sky hebat banget hari ini.”
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai sapu langit langit
Baca
+Pustaka
Di Atas Langit, Hatiku Hancur Lebur

Di Atas Langit, Hatiku Hancur Lebur

"Pilotnya saja sudah sumpah begitu, kita pasti bisa mendarat dengan selamat." "Aku iri sama si Bianca ini, dapat janji seindah itu di ketinggian 10.000 meter. Mati pun rasanya rela." Evelyn mencengkeram sabuk pengaman dengan erat, matanya tertuju pada kokpit. Setelah beberapa saat yang terasa seperti seabad, pesawat akhirnya mulai stabil. Seluruh kabin dipenuhi dengan suara lega dan gembira. Evelyn menangis tersedu-sedu. Dari sudut matanya, dia melihat anaknya sendiri, Kenzo.
6.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai sapu langit langit
Baca
+Pustaka
BEREINKARNASI DENGAN SISTEM ABSURD

BEREINKARNASI DENGAN SISTEM ABSURD

Wuuuussss Elang langit mengepakkan sayapnya. Ia melesat ke arah barat dengan sangat cepat. Bisa dibilang, diantara semua hewan spiritual, elang langitlah yang paling cepat. "Sekte Awan memikiki beberapa puncak. Puncak Qing Long, puncak Bai Hu, puncak Xuanwu, dan Puncak Zhu Que. Selain keempat puncak itu, ada puncak bulan dan puncak bintang. Kalian akan ditempatkan di puncak bintang!"
708 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai sapu langit langit
Baca
+Pustaka
TULANG SUCI NAGA ABADI

TULANG SUCI NAGA ABADI

Bahkan dedaunan pun tak berani bergesekan. Langit yang semula hanya suram... berubah. Tanpa hujan. Tanpa angin. Tapi langit perlahan memucat. Kabut abu-abu jatuh dari langit, bukan seperti kabut musim, melainkan seperti sapuan kuas pelukis yang mengganti warna langit dengan gradasi spiritual yang tak berasal dari alam biasa. Sha Bu yang tengah berdiri di sisi barat, bersandar pada batang pohon raksasa, menyipitkan matanya. Dadanya naik turun perlahan, matanya tajam.
1015.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 317 kali sebagai sapu langit langit
Baca
+Pustaka
Terjebak di Tubuh Sugar Baby Om CEO

Terjebak di Tubuh Sugar Baby Om CEO

Harusnya jika sesuai rundown, acaranya sudah selesai. “Saya menamai produk ini bukan hanya karena artinya ‘langit’ dalam bahasa Jepang. Tapi karena filosofi yang saya simpan sendiri,” lanjut Regan dengan suara sedikit lebih dalam dari biasanya. Sora (空) adalah bahasa Jepang untuk "langit". “Saat seseorang terkenal, dan ia tak bisa saya miliki… setidaknya saya bisa memantau dia dari kejauhan, dalam diam.”
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai sapu langit langit
Baca
+Pustaka
Legenda Lima Pendekar dan Seekor Naga

Legenda Lima Pendekar dan Seekor Naga

teriak Ani Pedang Langit Yin Cuen Sembilan tebasan Dewi langit menyinari bumi dan alam semesta," kata Funita Hyaaaaaaaa/Hyuaaaaaaaaa Langit menjadi sangat cerah kegelapan menghilang sementara. "Shin Ayo kita segel Shessomaru!" Kata Baelzebub Kita lakukan bersama ucap Tujuh dari delapan pendekar arah mata angin.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai sapu langit langit
Baca
+Pustaka
Bintang untuk Langit

Bintang untuk Langit

Langit menoleh sang mimi yang terlihat gusar, hingga kemudian tertawa dan menyandarkan kepala dengan manja di pundak Joya. “Doakan saja aku tidak pindah lagi ya, Mi. Sepertinya apa yang aku cari ada di sana,” lirih Langit dengan senyum begitu manis di wajah. “Cari? Memangnya kamu cari apa?” tanya Joya dengan dahi yang berkerut halus. Langit mengangkat kepala, tersenyum lebar hingga menunjukkan deretan gigi putihnya, lantas menjawab, “Mencari menantu buat Mimi.”
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai sapu langit langit
Baca
+Pustaka
Pendekar Sembilan Matahari

Pendekar Sembilan Matahari

Langit dan bumi meledak dengan suara yang memekakkan telinga, mengejutkan semua orang. Dia berusaha sekuat tenaga. Kapaknya mengeluarkan aura yang sangat berat dan tajam, merobek udara saat dia menebas dengan keras. Rasanya seolah-olah alam semesta itu sendiri akan runtuh dan lenyap karena bebannya. “Potongan Pemisah Surga”
9.1144.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai sapu langit langit
Tampilkan Ulasan (19)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Arjun Aaa
sebuah karya yg sangat layak di apresiasi karna tidak membuat pemersatu mengambang dgn rsa penasaran tingkat tinggi menunggu episode disisi lain kwalitas cerita jga sangat menarik simPATI tuk tdk ketinggalan satu biar satu babx, lanjut terus lur.
Baca Semua Ulasan
Terbangun: Ingatan Yang Hilang

Terbangun: Ingatan Yang Hilang

“Huft... El jangan mengada-ada kau lihat kan sepanjang perjalanan ini kita tidak melihat sesuatu apapun di langit? Palingan ya cuman burung dan itu bukan sesuatu yang wah, kalau kita hoki ya mungkin ada naga di langit tapi sangat jarang sekali, apalagi daratan langit.” “Aku tau tapi ini bunyi pesannya “Menjauhlah kalian... wilayahku adalah langit... melindungi adalah tujuanku...” dan aku tidak bisa mengartikan semuanya” “Coba mana sini, keliatannya kau perlu belajar lagi ya El...”
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai sapu langit langit
Baca
+Pustaka
Sang Kupu-Kupu Malam

Sang Kupu-Kupu Malam

#30HariMenulisNovelBatch5 #Day4 #SangKupuKupuMalam #Part3 Sub judul: Lelaki Misterius Genre: Romance sad Nama: Rita Juwita Jumkat: 985 Jam menunjukkan sembilan pagi. Ayu masih saja bergeming di tempat tidur. Rasa lelah, muak dan sedih bercampur menjadi satu. Kantuk sudah hinggap sedari tadi. Namun, wanita cantik itu masih sulit untuk memejamkan matanya. Dia masih terus memikirkan ucapan Agni. Bagaimana perasaan anak gadisnya selama ini? Apakah tersiksa seperti yang dia rasakan?
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai sapu langit langit
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status