Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pangeran Langit Mencari Cinta

Pangeran Langit Mencari Cinta

Meninggalkan aku dan kedua pengawalku. "Tampaknya kita harus mencari tahu sendiri jalan untuk kembali ke Kerajaan Langit," ucapku. Kutengadahkan kepalaku ke atas. Langit. dengan lekat. Warnanya hitam. Langit saat ini sangat gelap. Tidak ada matahari, bulan, maupun bintang yang menghiasinya. Tik tik tik. Aku dapat merasakan air yang menetes dari atas. Perlahan, tetesan tersebut semakin deras. Hujan! Kami pun panik. Hujan turun semakin deras, mengguyur kami. Pakaianku basah dibuatnya.
108.0K viewsOngoingAdded to Library 223 Times as pusaka dari langit
Read
+Library
Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Saat dia hendak berbalik, sudut matanya melihat sesuatu yang melintas di langit, seperti meteor. "Hm?" Naim terkejut, lalu menajamkan pandangannya. Tampak meteor itu melesat cepat ke arah Kota Wuga. Hanya dalam beberapa detik, meteor itu sudah berada di atas langit Kota Wuga, tepat di tengah kabut merah yang luas. "Paman Jaka, coba lihat ke langit. Itu ... manusia?" tanya Naim dengan ragu. "Benar, Pangeran. Itu memang manusia," jawab Jaka setelah menatap dengan saksama.
8.83.6M viewsCompletedAdded to Library 127.2K Times as pusaka dari langit
Show Reviews (736)
Read
+Library
Panessa Selvia
TAMAT. jadi mnurut kesimpulan saya. luter ditingkatan transendensi roh(tingkatan paling atas kultivasi) sudah ga yg ngusik lagi, sudah bagaikan dewa. makanya dibuat hidup tenang diakhir crita. tpi masih gantung, ayahnya di atlandia masih hidup/wafat? dan Bianca tau GK luter=Gerald Bennet?
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Langit berubah warna bukan lagi biru atau kelabu. Tapi merah darah. Merah yang bukan dari matahari tenggelam. Tapi dari sesuatu… yang merangkak naik dari balik dunia. Raka berdiri di tengah tanah lapang desa, menghadap lubang gerbang. Bersamanya, Ranu menggenggam erat paku hitam yang disebut sebagai "paku daging". Udara di sekeliling mereka dingin, membekukan, meski tak ada angin.
101.8K viewsCompletedAdded to Library 59 Times as pusaka dari langit
Read
+Library
Pendekar Sembilan Matahari

Pendekar Sembilan Matahari

Awan putih berarak di udara, langit biru, menciptakan suasana damai. Ledakan! Kekuatan yang tak tertandingi menyapu dari Puncak Tak Terkalahkan, mengembun menjadi kolom udara yang melesat langsung ke langit. Sosok hijau melompat keluar dari gunung, mendongak ke langit dan mengeluarkan raungan panjang, mengguncang langit dan bumi.
9.1145.1K viewsCompletedAdded to Library 5.4K Times as pusaka dari langit
Show Reviews (19)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Arjun Aaa
sebuah karya yg sangat layak di apresiasi karna tidak membuat pemersatu mengambang dgn rsa penasaran tingkat tinggi menunggu episode disisi lain kwalitas cerita jga sangat menarik simPATI tuk tdk ketinggalan satu biar satu babx, lanjut terus lur.
Read All Reviews
Diary Langit

Diary Langit

jawab Luna sambil membuka kain pelapis piano. "Oh ya..., kedua kakakmu?" "Mereka tidak tinggal di sini, paling sesekali saja datang jika sedang libur," jawab Luna. Tanpa sengaja mata Hari tertuju pada sebuah pigura foto yang tersandar di atas piano. Foto seorang pemuda tampan bermata teduh. Tulisan kecil berwarna biru yang tertera pada pigura itu berbunyi: A. Bagaskara. “Luna, apakah pemuda di foto itu Arun yang sering kamu ceritakan?” tunjuk Hari ke arah pigura foto yang berada di atas piano.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as pusaka dari langit
Read
+Library
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Memandang langit. Dan bertanya dengan suara yang cukup keras, agar bisa dibaca oleh siapa pun bahkan oleh Pengamat Cakrawala itu sendiri: "Kalau kau bisa membaca kami… apakah kau juga bisa merasa?" "Dan kalau kau bisa merasa... kenapa hanya diam?" Langit bergetar. Satu huruf jatuh dari udara. Huruf itu adalah “K.” Entah dari kata "Kalimat." Atau "Kita."
2.6K viewsCompletedAdded to Library 79 Times as pusaka dari langit
Read
+Library
Penyintas

Penyintas

“Hm? Ada dong.. ada biru langit, biru dongker..” “Berarti ada merah langit, merah dongker?” “Haha! Gaada merah langit, sayang..” “Kenapa ga ada?” “Karena langit itu warna biru..” “Langit itu sebenernya apa?” “Langit itu, ya… langit! Ahahaha..!” Mendengar jawaban itu, Visera menunjukkan wajah kusutnya. “Su-susah dijelasinnya sih! Harus liat langsung…” Kali ini wajahnya langsung berubah seratus delapan puluh derajat.
3.7K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as pusaka dari langit
Read
+Library
BLASTERIS TERKUAT

BLASTERIS TERKUAT

Claudia menatap langit dan Krisna mengikuti pandangannya. Mereka melihat benda seperti cakram gelap tiba-tiba pecah dari awan di atas. Itu tampak seperti piring terbang saat menonjol keluar dari awan dan kemudian muncul di langit. Itu terlalu besar! Ditambah lagi, Krisna tidak tahu seberapa besar itu. Dia hanya bisa melihat apa yang tampak seperti benua terapung besar yang terbentang di langit. Itu menyebabkan langit menjadi redup karena semua sinar matahari terhalang, membuat tanah di bawahnya menjadi gelap.
1066.2K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as pusaka dari langit
Read
+Library
Pendekar Dalam Selubung Mantra

Pendekar Dalam Selubung Mantra

“Tidurlah di amben, Nak. Akan kusiapkan makanan untukmu dan yang lainnya.” Dari arah selatan langit tiba-tiba menghitam. Melalui jendela yang terbuka Endaru dapat melihat pekatnya langit bukan disebabkan oleh awan mendung, melainkan sekawanan burung dalam jumlah besar yang tiba-tiba datang menerjang.
1017.6K viewsCompletedAdded to Library 705 Times as pusaka dari langit
Show Reviews (39)
Read
+Library
Zhi
Keren, berkat penggunaan bahasa dan permainan kata-kata di dalamnya, kita bener-bener diajak kembali ke masa kerasnya zaman penjajahan bagi pribumi yang bukan main tidak adilnya. Salah satu buku yang bagus sejauh ini.
Rainfall
Jarang - jarang ada cerita yang ngangkat tentang budaya negara indonesia. Aku bener bener nikmatin. Di sini juga belajar kata kata baru. Belajar sekaligus nikmatin cerita, bener - bener hebat autornya
Read All Reviews
Tanda Pemberontak Langit

Tanda Pemberontak Langit

​Setelah apa yang terasa seperti ribuan tahun di dalam kekacauan dimensional, Ji Yun tiba di Alam Langit. ​Alam Langit adalah pemandangan kemegahan dan tekanan yang tak terbayangkan. Langit di sini berwarna keemasan, dipenuhi awan spiritual padat yang bergerak perlahan. Istana-istana megah yang terbuat dari batu giok putih melayang di antara awan, memancarkan aura Abadi Sejati yang agung. ​Namun, udara terasa sangat berat. Ji Yun segera merasakan tekanan Qi yang besar membebani Jiwa Baru Lahir-nya.
858 viewsOngoingAdded to Library 30 Times as pusaka dari langit
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status