Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ketika Samudra dan Langit Jatuh Cinta

Ketika Samudra dan Langit Jatuh Cinta

“Lo kalau ngomong bisa nggak nggak usah pake kiasan? Gue pusing!” Langit tertawa kecil, suaranya renyah namun menyimpan misteri. Ia melirik Samudra yang menatapnya dengan pandangan membunuh. “Gue cabut dulu. Udara di sini terlalu... Pengap buat gue,” ucap Langit sambil berbalik. Namun sebelum benar-benar pergi, ia berhenti dan menoleh sedikit ke arah Cinta.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai sapu langit langit
Baca
+Pustaka
Luka Yang Menembus Langit

Luka Yang Menembus Langit

"Biar aku tunjukkan perbedaan antara langit yang agung dan bumi yang kotor tempatmu berpijak!" Han Zu mencabut pedang Angin Puyuh miliknya, sebuah senjata tingkat spiritual yang berpendar biru terang. Dengan satu lompatan eksplosif yang didorong oleh elemen angin, ia meluncur secepat peluru menuju Liang Xiao. "Teknik Pedang Awan Pembelah: Tebasan Badai!"
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai sapu langit langit
Baca
+Pustaka
Gelang Langit

Gelang Langit

Langit telah pecah. Bukan pecah seperti badai atau perang petir. Tapi retak perlahan, seperti kulit lama yang mengelupas dari tubuh yang tumbuh. Retakan itu membentang di atas Sabana Sangsaka, membentuk celah cahaya yang tak menyilaukan—justru terasa menatap balik. Seolah langit itu bukan hanya langit, tapi mata. Mata tua yang selama ini tertutup.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai sapu langit langit
Baca
+Pustaka
PEDANG NAGA LANGIT

PEDANG NAGA LANGIT

“Semua ini harus berakhir sekarang.” Namun, pada saat itu juga, sebuah bayangan gelap melintas di langit, lebih cepat dari kilat. Bagaikan naga raksasa yang terbang di atas tanah, menghancurkan segalanya yang ada di jalannya. Mei Yue menarik napas panjang. “Apakah ini... Tian Xuan?”
8.44.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai sapu langit langit
Baca
+Pustaka
Pura-pura Bukan Bangsawan

Pura-pura Bukan Bangsawan

"Sora? Kenapa menggunakan nama itu?" "Sora memiliki arti langit. Aku ingin dia memiliki cita-cita dan harapan setinggi langit, supaya nanti ketika dia jauh, dia jatuh di bintang-bintang." Yuuji memang suka dengan segala hal yang berbau langit. Bahkan setiap jam kosong yang Yuuji punya, pasti Yuuji gunakan untuk memandang ke arah langit dan mengabadikannya menggunakan sebuah kamera.
1016.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 480 kali sebagai sapu langit langit
Baca
+Pustaka
Diary Langit

Diary Langit

Sapa seseorang dari belakangnya. Luna berbalik, dia melihat pemuda yang tadi menyapanya. "Hai, iya sambil jalan-jalan aja," jawab Luna sambil tersenyum. "Kalau begitu, aku temani ya?" kata pemuda itu menawarkan diri. Luna langsung menggelengkan kepala sambil berkata, "Tidak usah, aku ingin sendiri saja. Aku senang berjalan-jalan di sini."
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai sapu langit langit
Baca
+Pustaka
SUAMIKU SUAMIMU

SUAMIKU SUAMIMU

“Ayo pulang, Mas. Langit udah mulai mendung sepertinya hari ini akan turun hujan,” ajak Nuri pada Andri yang masih tertunduk menatap pusara yang masih merah dengan taburan bunga-bunga segar di atasnya.
1058.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai sapu langit langit
Tampilkan Ulasan (12)
Baca
+Pustaka
Norliza Yusop
utk 57 bab sekarang saya merasa teremosi dgn hati sesak..bagai saya ditempat Nuri..merasa sakit..merasa pedih dan terkhianati! Tahniah thor...moga kisah ini memberi pengajaran dan panduan buat kita! ......
Aisyah Tsalitsa
cerita suamiku suamimu TOP bgt. tokoh Andin favoritku. apalagi penulisnya...semoga cerita lainnya.tetap menarik ya Thor. gara2 baca suamiku suamimu aku jd penasaran dg karya author yg lain. sukses sll thor
Baca Semua Ulasan
(Un)fortunately, You are my DESTINY !

(Un)fortunately, You are my DESTINY !

sapa Langit setelah menekan tombol hijau pada telepon selularnya. “Lang, kamu dimana?” tanya oma. “Aku baru sampai kantor oma” jawab Langit. “Beneran sudah sampai kantor?” Tanya oma lagi. “Iya oma” jawab Langit sambil memencet tombol pada lift yang akan membawanya ke ruangan atas. “Sudah di kantor atau baru bangun tidur?” tanya oma lagi. “Ya ampun oma curigaan banget sih oma. Apa perlu aku videoin suasana kantor sepagi ini?”
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai sapu langit langit
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status