Langit & Mega
tuduhku pada Langit.
"Nggak, kok."
"Buktiin."
Langit mengacak rambutnya terlihat frustrasi. "Iya," katanya lemah.
"Langit, lo udah kayak anak tiri tau nggak?" tukas Sani.
"Terus gue ibu tiri gitu, San?"
Sani tersenyum lebar.
"Sialan lo!" kataku sambil melempar bantal sofa.
Suasana kembali normal. Mereka asik mencari-cari petunjuk sedang aku hanya ongkang-ongkang kaki. Apalagi Langit dia terlihat serius sekali.