Layanan Telepon Panas untuk Dosen Impoten
Saking kagetnya, air dalam botol itu menyembur dan membasahi wajah tampan Juna.
“Eh, ma-maaf, Mas,” ucap seorang laki-laki muda. Ia mengeluarkan sapu tangan miliknya dari dalam saku celana, “ini, Mas. Masih bersih, kok,” imbuhnya.
“Terima kasih, Mas.” Juna menerima sapu tangan pemberian laki-laki tersebut. Ekor matanya memindai pemuda yang baru saja menyapanya. Sepertinya dia warga lokal di sini, terlihat dari pakaiannya sangat santai.
Hot Chapters