Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku Bukan Preman Kampung Biasa

Suamiku Bukan Preman Kampung Biasa

"Ini aku Sam, apakah kita bisa bertemu? Ada hal penting yang ingin kuberitahu!" Bara tidak menyangka akan mendapat pesan dari Sam. Jujur sejak kasus pemasungannya, ia sudah tidak percaya lagi kepada Sam. Apalagi setelah mendengar dari Bryan kalau pria itu dipecat. Membuatnya jadi cemas akan sesuatu yang belum tentu terjadi. Bara kemudian memikirkan tawaran itu karena tidak mau tertipu seperti dulu lagi. "Aku akan merekamnya," lirih Bara yang mulai melakukan penyadapan.
1017.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 456 kali sebagai sarang penyamun adalah
Baca
+Pustaka
Destroy Her Pride

Destroy Her Pride

Sam mengigit kecil puting Perry. "Ohhhh Samm, kau ..." Ucap Perry terhentak kaget. "Aku sangat gemas dengan semua yang ada pada tubuhmu, rasanya aku ingin mencicipi semuanya, karena semua itu adalah milikku Perry," ucap Sam mencium leher Perry dan menyesap nya bagai narkoba.
1011.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 256 kali sebagai sarang penyamun adalah
Baca
+Pustaka
Pengantin Samudera

Pengantin Samudera

“Resih bilang bahwa gadis itu adalah Pengantin Langit di Gunung Arang. Maka dia sudah pasti telah melewati apa yang seperti Sena lalui ketika menjadi Pengantin Samudera.” “Maksudmu seperti tenggelam di laut? Tapi Gunung Arang bukan lautan,” keluh Sena. “Maka menurutmu apa kejadian paling sering yang terjadi di Gunung?” “Tersesat di Gunung?” balas Sena tampak ragu-ragu.
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 318 kali sebagai sarang penyamun adalah
Baca
+Pustaka
Bukan Pengantin Pengganti

Bukan Pengantin Pengganti

Sam tidak kuliah, tetapi memilih membuka usaha kecil-kecilan, berjualan batagor, makanan khas Bandung yang terkenal itu. Mendadak suasana menjadi canggung. Sam terlihat salah tingkah. Dia merasa bersalah karena pertanyaannya barusan mungkin membuat Devanka merasa kurang nyaman. Mereka baru pertama kali bertemu dan ia sudah begitu lancang bertanya hal sensitif itu, "Maaf." Sam menggeleng.
1016.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 405 kali sebagai sarang penyamun adalah
Baca
+Pustaka
KUNYIT DARI SARANJANA

KUNYIT DARI SARANJANA

“Emang apa dalam kotak kayu itu.?” “Kunyit Cek.” “Orang Saranjana doyan makan kunyit ya Wen.” “Bodoh, kunyit itu artinya emas.” Lawen memukul kepala Kecek, sehingga ia mendesis kesakitan. “Panglima, kapan kita pergoki mereka.?” “Sekarang lebih baik kita intai dulu, kemana mereka membawa kunyit itu.”
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai sarang penyamun adalah
Baca
+Pustaka
Perjanjian dengan sang Miliarder Tampan

Perjanjian dengan sang Miliarder Tampan

Samuel menerangkan. "Daddy boleh cium Mommy telus (Daddy boleh cium Mommy terus) Om Samuel nggak boleh cium Mommy Salas!!" Suara Saras semakin keras membuat semua orang yang hadir terhibur. "Terus Om Samuel boleh cium siapa?" Saras melihat ke kanan dan ke kiri, kemudian berhenti di wajah Samuel. "Om Samuel cium pak Sulyo, mau?" Mimik Saras semakin menggemaskan.
1016.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 503 kali sebagai sarang penyamun adalah
Baca
+Pustaka
Hush! No Drama Allowed

Hush! No Drama Allowed

"Suruh nunggu sebentar, aku mandi dulu." Aku mengamati Sam yang sedang duduk di sofa sambil menonton TV. Rambutnya yang bergelombang dibiarkan tergerai sebahu. Banyak yang menyangka rambut Sam ditata di salon dengan highlight pirang di beberapa bagian. Hanya orang-orang terdekat saja yang tahu kalau semburat pirang itu muncul karena dia sering menghabiskan banyak waktu di bawah matahari. Entah berkeliling di pantai atau candi-candi di sekitar Yogyakarta untuk mencari inspirasi. "Mau liatin aku sampe kapan, Yang?" tanya Sam menyadarkanku.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai sarang penyamun adalah
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta CEO Beristri

Terjebak Cinta CEO Beristri

Pertanyaan itu datang kembali dan mengganggu ketenangan di kepalaku. Sedang kulihat Sam sibuk membuka kotak-kotak berisi buah iris, kentang goreng serta sosis bakar yang tampak menggoda selera. “Makan juga kentang dan sosisnya! Enak loh.” kata Sam. Aku yang merasa sungkan padahal tengah ngiler, pura-pura tak mendengar dan terus mengunyah sandwich di tanganku. Sampai tiba-tiba Sam menyuapkan sosis bakar ke mulutku.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai sarang penyamun adalah
Baca
+Pustaka
Jerat Pesona Pengacara Tampan

Jerat Pesona Pengacara Tampan

Selena seperti berada di negeri dongeng yang menyajikan keindahan alam. “Aku pernah ke sini beberapa kali dengan Rava. Rava yang memberitahuku tempat ini. Dan pertama kali aku datang, aku langsung menyukai tempat ini,” ucap Samuel seraya mengeluarkan sesuatu dalam jaket kulitnya. Sebuah kotak berukuran sedang ada di tangan Samuel. Pria itu kini membuka kotak; terlihat kalung dengan ukiran nama ‘Oliver’ ada di sana.
1042.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai sarang penyamun adalah
Baca
+Pustaka
My Handsome Partner

My Handsome Partner

Kata Sam serius "Benar kata Sam. Kau harus ekstra hati-hati, Sen," Kata Bayu "Ntah kenapa, dia menyarankan kita untuk menebang pohon besar itu," Kata Sam menunjuk pohon dekat pos utama yang semalam dilihat Bayu dan Senja menyimpan banyak peri hutan "Jangan!” kata Bayu dan Senja kompak "Ada apa ini?” tanya Sam "Disana ada sarang burung langka," Kata Bayu
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai sarang penyamun adalah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status