Lima Jari Playboy
Tak hanya barnya, tak ada satu pun lukisan yang menunjukkan panorama siang hari yang segar memunculkan tanda tanya besar di benakku.
“Hmm, Mandy,” kusebut namanya dengan kondisi kedua mata masih tertuju di beberapa lukisan, “ruang tamu ini penuh dengan lukisan bergambar suasana di malam hari. Mungkin kebetulan, tetapi kalau ruang tamuku, dan mungkin ruang tamu kebanyakan orang, biasanya akan menunjukkan lukisan-lukisan yang menunjukkan pemandangan siang hari atau objek-objek yang menyegarkan seperti bunga atau pepohonan, atau bahkan gunung dan laut,”
“Oh, ya ampun, Cana!” Mandy menutup mulut. “Hahahaaa!” setelah itu, dia tertawa. Aku malah mengernyitkan dahi. Apakah pertanyaanku ini agak ane
Hot Chapters