Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Antara Hati dan Janji

Antara Hati dan Janji

Udara memang cukup dingin, namun menanjak seperti tadi tetap saja akan menghasilkan keringat. Aku mengambil tempat duduk di depan mereka. “Kau harusnya membawa alat lukismu, Kia, pemandangannya bagus sekali.” Saskia suka melukis alam, meski ia pandai melukis apa pun kurasa. Aku pernah melihat hasil lukisannya dari foto Arjuna. Aku sendiri tidak terlalu mengerti seni, tapi aku menikmatinya. “Apa tidak merepotkan membawa kanvas?” Dia melihatku.
10718 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai scenery artinya
Baca
+Pustaka
Istri Kontrak Tawanan CEO

Istri Kontrak Tawanan CEO

Tanpa menjawab rengekan sang adik, Arka masih terus asik dengan kegiatannya. Rachel mengerucutkan bibirnya sembari melirik gambar yang abangnya kerjakan. "Ini apa, Bang?" tanyanya antusias saat melihat gambar yang menyerupai pemandangan indah. Arka melukis seperti sebuah pedesaan, Gunung dan hamparan laut, serta persawahan yang terlihat seperti asri dan tenang. Disisi bagian kanan terdapat rumah yang luas, beserta halaman yang ditumbuhi tanaman-tanaman bunga.
1053.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai scenery artinya
Baca
+Pustaka
Bisikan Tengah Malam

Bisikan Tengah Malam

Dia ingin mengirimkan gambar-gambar itu pada Sesco, biar bosnya itu bisa punya inspirasi untuk rancangan pada pagelaran karya 15 tahun pengabdiannya di dunia adibusana. "OMG, yey ketemu harta karun dimana ini?!" Sesco langsung meneleponnya dengan suka cita, usai melihat foto-foto kiriman Hendra via w******p. Hendra tertawa, dia ingin menjawab, namun tiba-tiba ponselnya mati. Low bat! Tetapi bukan itu yang membuat Hendra kaget. Dia mendadak berjongkok di depan lemari yang terbuka itu, sambil mengangkat lampu minyak di tangannya. Darahnya berdesir. Tepat di sebelah gaun-gaun kuno tersebut, ada sebuah lukisan besar, gambar seorang wanita cantik telanjang.
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai scenery artinya
Baca
+Pustaka
Pelukis Buta Milik Sang CEO

Pelukis Buta Milik Sang CEO

desis Zaara saat mendengar penjelasan satu per satu benda seni. “Aku hanya membaca keterangan saja,” jawab Haidar merendah. “Tidak,” “Apa maksudmu tidak?” “Kamu menghafal betul benda seni di sini. Kamu tidak membaca keterangan atau apapun itu. Kamu menjelaskan berdasarkan pengetahuan dan wawasanmu dalam bidang seni. Kamu bukan pengunjung, aku keliru,” kekeh Zaara menganalisa.“Kesimpulannya kamu adalah seorang seniman, bukan pengunjung pameran,” cetus Zaara berhasil membuat Haidar melongo.
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai scenery artinya
Baca
+Pustaka
Pernikahan Jebakan: Dimanja Sang Presiden

Pernikahan Jebakan: Dimanja Sang Presiden

Ini adalah sulaman pemandangan hampir setinggi manusia yang dipasang di bingkai kaca dan diletakkan di atas rak, berdiri di tengah seperti layar, yang nyaman untuk dihargai orang. Pegunungan biru tinta, jarak yang tumpang tindih, awan dan kabut, gemericik aliran di kaki gunung, dan jembatan kecil. Ada konsepsi artistik gunung peri tanpa kehilangan kembang api dunia, yang seperti mimpi dan ilusi. Melihat sulaman ini, Suzy tidak bisa tidak memikirkan pedesaan tempat dia tinggal bersama neneknya selama lima belas tahun. Pemandangan dalam gambar persis dengan kampung halamannya.
9.34.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118.2K kali sebagai scenery artinya
Tampilkan Ulasan (1893)
Baca
+Pustaka
Ina R Ina R
...... sangat senang membaca novel ini syangny hanya sdikit iklan yg bisa d buka untuk bab berikutnya bisa d tambah lagi gak ya karena untuk membeli bonus/koin sya awam atau gaptek tentang teknologi sruh suamiku untuk bayar ngambek terus minta d hapus sja novelny kl byar smntara sya suka baca .........
robertcalvin871
syabas, semoga bisa terus maju karyanya. bagus... sekali pun nama yg di sebut welly jadi wei wei..kkadang, Robert/Rob masih bisa di pake.. Untungnya kami sdh terbiasa dgn nama² watak hero di dlm buku novel yaa.. hehe kami nggak pusing penting jalan ceritanya mantap! nggak tergantung. Terbaikk.. ...️ ...
Baca Semua Ulasan
Lelaki Penakluk Nona Muda

Lelaki Penakluk Nona Muda

“Aku bukan sok tahu, tapi memang tahu seleramu. Kau ‘kan pencinta seni. Cocok banget menghabiskan hari libur di sana.” “Situ itu bukannya semacam danau, ya?” Amisha masih kesulitan mencerna penjelasan Gianna. Ia masih tak mengerti apa hubungan danau dan seni. Di benaknya, danau bisa jadi objek yang sangat menarik bagi seorang pelukis atau fotografer, tetapi bagi dia yang cuma pencinta seni, di mana letak seninya? Lukisan alam karya Sang Maha Pencipta sih memang tidak diragukan lagi. Itu juga kalau danaunya alami. Kalau danau buatan? Sekarang kan lagi tren orang membuat danau buatan untuk tujuan wisata.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai scenery artinya
Baca
+Pustaka
Aku Bukanlah Prioritasmu

Aku Bukanlah Prioritasmu

Suaranya sangat pelan, tapi matanya terpaku pada tisu di bawah pensilku. “Permisi…. kamu yang menggambar ini?” Aku tersentak dan segera membalik kertas itu, ekspresiku tampak gelisah, “Hanya iseng saja.” Namun, dia tersenyum hangat, jelas-jelas terlihat bersemangat. “Bukan, ini bukan sekedar iseng.” Ujarnya dengan yakin. “Caramu membangun cahaya, bayangan dan emosi, ini hanya bisa kulihat di sketsa para ahli perhiasan. Ada jiwa di dalamnya!”
4.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai scenery artinya
Baca
+Pustaka
Pendamping Sang Alpha

Pendamping Sang Alpha

Di sini, lebih untuk kumpul-kumpul pribadi. Ketika Lacey berjalan masuk, banyak lukisan memenuhi dinding di sekitar ruang makan. Dia berjalan perlahan mengelilingi ruangan, mengamati pemandangan hutan dan pedesaan di sekitarnya dalam lukisan-lukisan itu. Lukisan-lukisan itu sungguh indah, dilukis dengan menggunakan cat minyak. Setiap gambarannya terlihat sama indahnya dengan yang sebelumnya, hal ini membuat sisi serigalanya meronta ingin berlarian di sekitar Pegunungan Nez Perce Clearwater, di Idaho. Meski baru dikurung selama beberapa hari, dia sudah sangat merindukan hutan dan ingin berlarian bebas bersama sisi serigalanya. "Di sini Anda rupanya, Putri," Koki Mastrano memecah lamunan Lacey
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai scenery artinya
Baca
+Pustaka
Gelang Langit

Gelang Langit

Angin yang bertiup membawa hawa dingin, tapi juga aroma tanah basah dan dedaunan segar. "Seperti lukisan yang bergerak," ujar Ayu pelan, kagum dengan pemandangan yang terbuka di depan mata mereka. Tirta tertawa kecil. "Kalau aku bisa melukis, mungkin aku akan membuat gambar ini dan menggantungnya di setiap rumah di desa. Supaya orang tahu bahwa dunia ini masih indah, meski dipenuhi siluman dan kegelapan."
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai scenery artinya
Baca
+Pustaka
Kakak Kelas dari Mimpiku

Kakak Kelas dari Mimpiku

Aroma cat, kanvas, dan kayu langsung menyambut begitu Sandy membuka pintunya. "Permisi..." Tidak ada jawaban. Ternyata di dalam masih sepi. "Kayanya aku kecepetan, deh," gumam Sandy. Karena belum ada siapa-siapa, Sandy memutuskan melihat-lihat isi sanggar. Langkahnya pelan menyusuri deretan lukisan yang dipajang di sepanjang dinding. Ada pemandangan gunung, pantai, pasar tradisional, hingga potret wajah manusia dengan berbagai ekspresi.
10366 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai scenery artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status