Perjanjian Leluhur
Ia sanggup bermain dua puluh kali, bahkan seperti kurang, energinya luar biasa.
"Pangeran mata keranjang itu beruntung sekali," kata Cakra. "Jadi fantasi puteri mahkota dan bidadari."
"Kau juga pantas jadi fantasi," tatap Jie mesra sambil mengeringkan keringat yang membasahi wajah good looking itu. "Kau sangat gagah dan tampan."
"Bagaimana kau dapat berfantasi dengan ksatria yang belum dikenal?"
"Aku berhalusinasi, dan heran fantasiku itu persis dirimu."