Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kopi Panas Untuk Si Jalang

Kopi Panas Untuk Si Jalang

“Iya, Nona.” “Bisakah aku memesan kopi kental, namun tak manis ataupun tak pahit.” “Dan …”Nona itu memerhatikan Latisya dari ujung kepala sampai kaki. Tatapannya tidak begitu sinis, tapi cukup ramah. Lalu melanjutkan ucapannya terhadap Latisya.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as secangkir kopi panas
Read
+Library
Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Citra terlonjak kaget. Prang! Sendok di tangannya terlempar, menghantam bibir cangkir kopi hingga cangkir itu terguling. Cairan hitam panas tumpah membasahi meja. "Aduh! Panas!" pekik Citra, mundur dua langkah dengan wajah yang kini benar-benar semerah kepiting rebus. Dia menabrak dada bidang Elang di belakangnya, lalu buru-buru melompat menjauh seolah baru saja menyentuh setrika panas.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as secangkir kopi panas
Read
+Library
CEO Dingin yang Terpaksa Menikahiku

CEO Dingin yang Terpaksa Menikahiku

Ia mengambil ketel leher angsa, memastikan lebih dulu temperaturnya sudah tepat, lalu menyentuh punggung tangan Cheryl, mendorongnya dengan lembut agar lebih dekat. "Perhatikan baik-baik," katanya pelan. "Kalau mau bikin kopi yang benar, airnya harus sekitar 90 sampai 96 derajat Celsius. Jangan terlalu panas, jangan terlalu dingin. Menuangnya juga nggak bisa asal. Lihat ini…." Bara menuangkan air panas dengan gerakan melingkar yang lembut, membuat bubuk kopi perlahan mengembang dan mengeluarkan aroma khas yang begitu menggoda.
9.8121.9K viewsCompletedAdded to Library 3.7K Times as secangkir kopi panas
Show Reviews (32)
Read
+Library
Indy Shinta
Maaf, sempat cuti nulis krn fokus mengurusi paksu yg sdg pemulihan pasca pendarahan di jantung. Makasih ya sudah setia menantikan Bara & Cheryl. Sudah update lagi yaa. Sedikit lagi menuju tamat nih :)
Miumiu Dara
menunggu bab selanjutnya & nanti di bab itu ada tulisan: sy terima nikah & kawinnya Cherry Anandita... (semoga dpt suami yg bener sayang, setia& cinta sm Cherryl), hayo dong Thor kasih bab yg banyak, kok klo weekend kadang ga di upload bab baru. semoga Thor sekeluarga sehat
Read All Reviews
PERANGKAP PANAS CEO DINGIN

PERANGKAP PANAS CEO DINGIN

Seperti mesin kopi. “Hmmm ... tapi aku belum pernah menggunakan mesin ini sebelumnya, Tuan,” ungkap Ellshora melebarkan senyum. Luke mendekati Ellshora di depan mesin kopi. “Lihatlah!” Dengan lihai, Luke memperlihatkan pada Ellshora cara membuat kopi seperti yang biasa ia lakukan. Luke masih memegang gagang poltafilter. “Oke-oke, aku sudah mengerti. Aku mau mencobanya, Tuan!”
102.0K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as secangkir kopi panas
Read
+Library
Teror Pendakian Jalur Selatan Rinjani

Teror Pendakian Jalur Selatan Rinjani

Luas kalderanya saja berdiameter lebih dari sebelas kilo meter. "Cit, nih kopi biar angetan dikit." Tiba-tiba, Jeko menghamipiri. Pada tutup tumbler yang ia pegang, ada kopi susu yang tampak masih hangat dengan uap menari-nari di atasnya. "Wah, boleh, Bang ... makasi ya ... he-he, tahu aja apa yang enak-enak kalau dingin gini." Aku menerima tawarannya.
9.57.4K viewsOngoingAdded to Library 147 Times as secangkir kopi panas
Read
+Library
Queen Of Eternity

Queen Of Eternity

Kini di seberang meja seseorang lelaki yang sudah lanjut usia terduduk tegak di kursinya dengan menatap fokus layar monitor di hadapanya. “Di udara yang dingin kopi panas lebih baik segera diminum. Sebelum pendingin ruangan menyentuhnya lebih dalam,” ujar sang Kepala direktur yang masih setia menatap layar monitornya. Dan tanpa ragu Daisy meraih cangkir yang berisi kopi dengan asap yang masih mengepul itu. Dihirupnya aroma yang sangat memabukan dengan mata terpejam seolah menikmati aroma yang menyentuh setiap bagian sel-sel otak yang sempat terjebak kaku. “Hmm… Apa yang membuat anda turun langsung untuk bertemu dengan saya. Tuan?” tutur daisy setelah meneguk setengah kopinya.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 170 Times as secangkir kopi panas
Read
+Library
SENTUH AKU BANG! BERI AKU NAFKAH BATHIN!

SENTUH AKU BANG! BERI AKU NAFKAH BATHIN!

Mama bercerita panjang lebar. Aku bisa membayangkan, betapa nikmatnya rasa kopi gula aren setelah mendengar cerita Mama. “Maya cicipi dulu ya Ma.” aku mengambil gelas. Aku menaruh gelas disamping termos dan membuka krannya. Air berwarna hitam pekat keluar dari keran yang terbuka, kemudia kopi masuk ke dalam gelasku. Aroma khasnya harum mewangi. Aku kembali menelan ludah berkali-kali. Dengan sabar ku kipasi air kopi arenku. Biasanya aku tiup agar cepat dingin, namun disini tidak bisa, Mama selalu marah jika aku meniup air panas atau makanan panas, entah apa alasan dari sikap Mama yang aneh itu. setelah agak dingin aku mencoba menyeruputnya. Enak dan manis, rasanya lebih manis daripada gula.
1012.5K viewsOngoingAdded to Library 438 Times as secangkir kopi panas
Read
+Library
Pembantu Kesayangan Tuan Muda

Pembantu Kesayangan Tuan Muda

Adam Ashford melempar Laura dengan cangkir kopi panas yang baru diminumnya sedikit. Laura menjerit saat sengatan panas dari air kopi itu menembus pakaiannya. Bercak hitam kini tercetak jelas di seragamnya yang berwarna putih bersih. Laura mengusapi perutnya yang tersiram kopi dengan wajah pucat pasi, antara kaget dan kesakitan.
10100.3K viewsCompletedAdded to Library 3.4K Times as secangkir kopi panas
Read
+Library
Secangkir Teh Untuk Suamiku

Secangkir Teh Untuk Suamiku

Dan Janu ingin sekali merobek senyuman itu. Cangkir masih hangat di tangannya. Kopi hitam, satu gula diet. Uapnya naik perlahan, seolah mengaburkan pikirannya yang sudah berkabut sejak keluar dari ruang direktur. Janu menatap cairan itu, lalu menyesapnya. Satu tegukan. Pahit. Tapi menenangkan. Dia menutup mata sebentar, lalu kembali menyesap. Lebih besar kali ini. Habis setengah cangkir.
105.1K viewsCompletedAdded to Library 198 Times as secangkir kopi panas
Read
+Library
Dekapan Panas Kakak Ipar

Dekapan Panas Kakak Ipar

Bi Ida cukup tersentak ketika kedatangannya tanpa membawa secangkir kopi. Ia mengerjab pelan, hawa dingin masih menyelimuti sikap Majikannya - Papa Gino. "Bi, kenapa kok kayak orang habis di Intimidasi, gugup banget," senggol Mama Lusy di iringi tawa ledekan. "Oh, I-iya, Bu... Ini saya mau tanya Bapak dulu, kopi tawar atau pakai gula dikit? Soalnya Bapak 'kan jarang ngopi," ucap Bi Ida mencoba baik-baik saja.
8.534.9K viewsOngoingAdded to Library 1.2K Times as secangkir kopi panas
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status