Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pelet Kopi Darah Haid

Pelet Kopi Darah Haid

Tidak ada yang curiga akan pembuatan kopi yang sedang Sumi lakukan namun, tak sedikit juga model wanita yang melirik kemana arah Sumi melangkah jauh bahkan hanya untuk membuat kopi. Sumi meyeduhkan air panas kedalam kopi yang ia buat, tak lupa pula ritual yang selalu ia gunakan untuk membuat kopi yang begitu enak untuk kekasihnya tersebut. Ia mulai membuka celana dalamnya dengan mata yang melirik ke segala arah, untuk memastikan tidak ada satupun orang yang mengetahui perbuatannya. “Ada apa dengan, Sumi, mengapa ia membuat kopi dengan cara mengendap dari semua orang bahkan sampai membuka celana dalamnya?” Sophia tak sengaja melihat dari balik pintu kamar mandi.
10663 viewsCompletedAdded to Library 13 Times as secangkir kopi saat hujan
Read
+Library
Gadis Pemuas Tuan Mahen

Gadis Pemuas Tuan Mahen

Menyisakan hawa dingin yang begitu menusuk hingga ke tulang. “Tuan, anda ingin kopi?” tawar Bas. “Boleh!” jawabnya singkat. Setelah itu Bas beranjak pergi menuju kantin, memang saat hujan seperti ini enaknya ditemani dengan segelas kopi panas. Sesampainya di kantin, Bas langsung memesan dua gelas kopi hitam. Saat malam seperti ini, kantin memang tidak begitu ramai hanya segelintir orang saja yang ada di sana.
6.9K viewsCompletedAdded to Library 260 Times as secangkir kopi saat hujan
Read
+Library
MY SEXY EDITOR

MY SEXY EDITOR

Maka, di sini aku berada berteduh di bawah kuasa alam dengan membawa berkat bagi penghuni bumi, walau hujan juga bisa menghambat aktivitas orang lain, tapi ada juga yang sangat suka dengan petrikor—aroma hujan, bagaimana hujan membasahi bumi dan aromanya begitu menenangkan. Aku berencana untuk menghirup aroma hujan, tapi karena berdiri di luar tampias air membuat pakaianku basah, akhirnya kuputuskan masuk dalam cafe dan memesan minuman panas, biar terlihat seperti cerita-cerita novel. Aku hanya duduk di sana, melihat mobil lalu lalang di jalanan walau hanya dengan kecepatan pelan karena hujan jalanan licin.
9.935.1K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as secangkir kopi saat hujan
Show Reviews (42)
Read
+Library
Rizka Ahmed Syukri
aaaaaaaaaa aku terharu baca cerita ini,, sebagai seorang ibu faham betul gimana harus kuat liat anak demam/sakit,, btw makasih mak selalu nyajiin cerita yang luar biasa bagusnya,, maaf baru hadir karena abis lahiran Rabu kemaren,,
V Missv
Mudah-mudahan ini komen aku terakhir di sini. Pada dasarnya aku ga mau berhubungan lagi dengan seseorang 'you know who'. Jadi, jangan saling mengusik. Ngetik aja yang aman dan damai ya. Kita ini penulis, bukan penjulid. Sukses terus.
Read All Reviews
Malam Tanpa Noda

Malam Tanpa Noda

Risa terus menghalangi tubuh Putra. ** Kala malam itu, hujan sangat deras. Seperti biasa Putra akan duduk di sofa dengan bermain game di tangannya. Risa membawakan kopi hitam yang masih mengempul asapnya. Aroma kopi tercium nikmat. "Kak, minum dulu kopinya," tawar Risa lemah lembut.
9.5305.1K viewsCompletedAdded to Library 6.4K Times as secangkir kopi saat hujan
Show Reviews (62)
Read
+Library
Cristi Rottie
Mampir ke karyaku "Sang Panglima Perang". Temui suasana berbeda dalam novel bergenre perang yang tentu saja dibalut dengan taktik perang dan kisah unik seorang pemuda dalam mencari keadilan terhadap keluarga serta perjuangan pembalasan dendam.
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Read All Reviews
Sketsa Hujan

Sketsa Hujan

"Aku ikut." *** Di Bandung, hujan turun sangat deras sore itu. Aksara sedang berada di sebuah kafe, mencoba menyelesaikan sketsa tentang seorang pria yang berdiri di bawah payung robek. Namun, tangannya berhenti bergerak.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as secangkir kopi saat hujan
Read
+Library
Memori Setengah Hari

Memori Setengah Hari

mewah! "Kenapa, Dam? Kayak orang lagi galau gitu?" Boim menuangkan secangkir kopi Capuchino. Di atas cafe gedung pencakar langit The Skye menara BCA kedua sahabat ini tampak begitu akrab di tengah malam hening kota Jakarta. "Kamu kan bentar lagi kawin, Damned. Harusnya tampak bahagia."
3.6K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as secangkir kopi saat hujan
Read
+Library
The UnMarried Husband

The UnMarried Husband

ujar Rain. Lift berdenting dan ternyata tidak ada orang di dalamnya. Cloudy melangkah masuk disusul Rain kemudian saat lift baru saja bergerak, Rian mengulurkan tangannya kepada Cloudy untuk meminta gelas kopi yang dipegang wanita itu dan dengan ekspresi cemberut Cloudy memberikan gelasnya kepada Rain. Rain memandangi gelas kopi yang baru saja di terima dari Cloudy kemudian mencicipi isinya melalui sedotan pipih. "Apa kau tahu kopi tidak dianjurkan untuk wanita menyusui?"
10244.0K viewsCompletedAdded to Library 8.3K Times as secangkir kopi saat hujan
Show Reviews (118)
Read
+Library
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
miiawmiiuw
setelah menyelesaikan chiaki-crystal, hari ini selesai marathon rain-cloud. seperti biasa kak cherry selalu menyuguhkan kisah yg tidak terlalu banyak babnya, konflik yg tidak bertele-tele dan ending yg selalu manis^^
Read All Reviews
Di Balik Nama dan Luka

Di Balik Nama dan Luka

Hari itu, langit Jakarta diguyur hujan deras. Awan kelabu menggantung rendah, seolah menekan seluruh beban kota ke bahu para penghuninya. Di dalam sebuah coffee shop bergaya industrial di sudut Kemang, Maya duduk sendirian menatap gelas cappuccino yang sudah mendingin.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as secangkir kopi saat hujan
Read
+Library
Secangkir Teh Untuk Suamiku

Secangkir Teh Untuk Suamiku

Dia menyesap kopinya perlahan, lalu berkata, “Kadang kita bertemu orang di waktu yang paling aneh dan tidak tahu apakah itu berkah atau bencana.” Rindu menatapnya lebih lama sekarang. Tak lagi berusaha menyembunyikan debar di dadanya. Di antara uap kopi yang menggantung di udara, malam itu terasa seperti awal dari sesuatu yang jelas tak benar. Rindu tertawa kecil setelah mendengar jawaban Janu. Tertawa yang lebih karena gugup daripada lucu. “Mas Janu selalu jawab dengan cara yang membuat orang berpikir dan tambah penasaran.”
105.1K viewsCompletedAdded to Library 141 Times as secangkir kopi saat hujan
Read
+Library
Gadis Di Ujung Cangkir

Gadis Di Ujung Cangkir

Pagi yang cerah, burung-burung saling berkelakar tentang caranya berenang jika terjadi banjir di kota ini. Daun-daun kering berlarian mengitari batang pohon yang berdiri kokoh di taman kota. Seorang pria duduk dengan memegang pensil yang dia gunakan untuk membentuk sebuah gambar sketsa. Perlahan-lahan gambar itu terlihat seperti seorang gadis yang berada di pojok ruangan dekat jendela. Rambut hitam yang tergerai mengombak seperti ombak laut selatan, indah dan berkilau. Asap kopi yang menipis pertanda kopi mulai kedinginan, pria itu melihat cup kopi yang mulai menggigil, lalu menangkapnya dalam genggaman, dan “sruput!” suara yang terdengar dari pria itu pada kopi yang sekarang sudah habis.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as secangkir kopi saat hujan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status