The Secret
Ia menutup kotak itu sambil memasukkannya kembali ke saku jaketnya, “Energinya memang berbeda dengan kebanyakan boneka yang dirasuki roh. Alih-alih hitam dan bergerak seperti asap, energi jenglot ini sepenuhnya hitam pekat dan tidak bergerak. Mungkin dia lapar, aku belum pernah melihatnya saat kenyang, sih.”
“Kak Kelvin, mau mencari pemilknya?”
“Ya. Dia sudah membuat banyak kekacauan jadi pemiliknya harus bertanggung jawab. Dan satu lagi, panggil nama saja. Kita ini hanya beda satu tahun, jangan membuatku terlihat tua.”
Kalvin mengangkat tangan kirinya, “Aku tidak ikut. Badanku masih sakit karena pertarungan kemarin.”
“Aku juga tidak bisa ikut. Ada urusan penting,” tambah Kanha.
Sikat na Kabanata