Rahasia di Bawah Selimut
Ketika aku mengedipkan mata beberapa kali, aku mendapati bahwa reaksinya sudah kembali normal.
Mungkin ini hanya ilusi, begitulah aku mencoba menenangkan diriku.
Beberapa hari kemudian, suamiku akhirnya sembuh. Aku berencana kembali membawa Dikka untuk tidur bersama kami.
Namun, dia tiba-tiba sangat menolak untuk bersentuhan denganku. Ketika aku mencoba mendekatinya, dia bersembunyi di belakang Mbak Rini tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Mbak Rini menghiburku, mengatakan bahwa reaksi ini mungkin karena Dikka sudah tidur dengan Mbak Rini selama beberapa hari, jadi sedikit menolak keberadaan orang lain. Katanya, setelah beberapa hari reaksinya akan kembali seperti semula.
Sikat na Kabanata