BERCINTA DENGAN HANTU
Tiba-tiba suasana menjadi hening, sunyi, senyap, hanya terdengar ombak berdebur dengan lirih, angin menjadi spoi-spoi,
Yai Sepuh membuka matanya lalu menoleh ke arah murid-muridnya, murid-muridnya juga sedang memandang Yai Sepuh seolah sedang menanti titah berikutnya,
“ALHAMDULILLAH,” yai Sepuh menghela nafas lega,
“Allah mengijabah ikhtiar kita, tujuan sudah tercapai, sebaiknya kita segera pergi, sebentar lagi gelap,” ujar Yai Sepuh,
Chapitres populaires