CINTA ANTARA PENGASUH DAN TUAN MUDA
ucap Septin sambil berendam di tepi danau, air hanya mencapai sebatas pinggangnya.
“Tempat ini benar-benar sempurna dan sangat menenangkan,” seru Septin sambil menghirup udara segar yang mulai masuk ke dalam paru-parunya.
Gideon pun mendekat, lalu melingkarkan lengannya di pinggang Septin.
“Tempat ini memang benar-benar sempurna untuk kita, Sayang. Sunyi, damai, dan hanya ada kita berdua.”
Mereka pun berdiri di dalam air, saling memandang dengan senyum lembut di wajah. Perlahan, Gideon mengangkat tangan dan membelai pipi Septin, menatap dalam-dalam ke matanya.
Hot Chapters