Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kaisar Dewa Naga

Kaisar Dewa Naga

Dia kemudian pergi ke toko tersebut. "Halo kak, selamat datang di Toko Pakaian Mentari, apakah ada pakaian kakak inginkan di toko kami? " Tidak ada adegan penghinaan atau tamparan wajah tatkala mengunjungi toko tersebut. Meski Arjuna mengenakan pakaian yang biasa-biasa saja, tapi tempramen jahat dan badan serta wajahnya yang sempurna membuat karyawan wanita toko itu menatapnya dengan ramah.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai selamat datang ditoko kami
Baca
+Pustaka
Bukan Jodoh Pilihan

Bukan Jodoh Pilihan

“Selamat datang, ada yang bisa kami bantu?” Salah satu pegawai tokoku seperti biasa bertingkah ramah pada pembeli. Aku yang tengah duduk santai di kursi yang disediakan untuk pengunjung menoleh ke arah si pembeli. “Hai, Mbak Tiara.” “Oh hai, apa kabar Mbak Amanda? Ada yang bisa kami bantu?” “Saya mau membeli brownis cokelat.”
1034.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai selamat datang ditoko kami
Baca
+Pustaka
Kapan Kamu Menyentuhku?

Kapan Kamu Menyentuhku?

"Halo, assalamu'alaikum." "Wa'alaykumussalam. Nuri, kamu di mana? Kata Tika kamu belanja banyak hari ini. Mulai dari mesin dan dan macam-macam. Maksudnya apa, Nuri? Kamu mau jadi tukang jahit di rumahku?"
1054.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai selamat datang ditoko kami
Baca
+Pustaka
selamanya milikku

selamanya milikku

Mataharinya. Xue Yao tersenyum. “Tuan ketiga belas!”. Seseorang menyapanya. Xue Yao menoleh dan melihat siapa yang menyapanya. “Tuan Chou!”, seru Xue Yao. “Hari yang besar! Selamat. Selamat. Semoga bahagia.” Kata Tuan Chou, pemilik toko kain kejayaan.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai selamat datang ditoko kami
Baca
+Pustaka
Shadow on me

Shadow on me

Nama toko itu terukir samar: Lamina. “Tempat ini dulu tempatku sembunyi,” kata Dante sambil membuka pintu. Bunyi lonceng kecil menyambut mereka. Pemilik toko, pria tua berambut putih, menyapa Dante dengan senyum. “Kau kembali, bocah sialan,” canda pria itu. “Aku bawa teman,” jawab Dante, mengisyaratkan ke arah Aira. Pria itu mengangguk ramah. “Selamat datang. Di sini, kata-kata lebih jujur dari manusia.”
10930 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai selamat datang ditoko kami
Baca
+Pustaka
Gerbang Neraka: Desa Terakhir
Baca
+Pustaka
Mendadak Jadi Istri Kesayangan

Mendadak Jadi Istri Kesayangan

Pemilik butik, seorang wanita ramah bernama Mira, menyambut mereka dengan senyum lebar. “Selamat datang, Tuan Sagala, Nona Kalula. Saya sudah mendengar tentang acara besar kalian!” Mira menyapa dengan antusias sambil berjabat tangan, “Kami merasa terhormat bisa membantu mewujudkan hari spesial ini.”
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai selamat datang ditoko kami
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Tuan Muda Sampah: Menjadi Dokter Ilahi

Balas Dendam Tuan Muda Sampah: Menjadi Dokter Ilahi

Dia kemudian mengikuti mereka masuk ke dalam toko dengan langkah yang berusaha terlihat santai. "Selamat datang! Apakah kalian bertiga pertama kali berkunjung ke sini?" seorang asisten toko yang cerdik dengan jaket tradisional Dragonpolis yang rapi segera maju menyambut mereka dengan senyum profesional yang lebar. "Pernahkah kalian bermain judi batu sebelumnya? Belum pernah? Kalau begitu izinkan saya memberikan pengenalan singkat!" Dia kemudian mulai memberikan penjelasan detail dengan antusiasme yang berlebihan.
9.674.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai selamat datang ditoko kami
Baca
+Pustaka
Menantu sang Jendral Besar

Menantu sang Jendral Besar

Bab 193. DISUKAI TANTE MUDA “Selamat datang di toko kami.” Darko menganggukkan kepala sebagai tanda menerima penghormatan karyawan yang menyambutnya. Darko kagum dengan sikap karyawan toko ini, mereka terlihat sangat ramah dan tidak memandang rendah pakaian yang dikenakannya. “Ada yang bisa saya bantu? Tuan mau mencari pakaian untuk tuan sendiri atau untuk saudara?”
9.6171.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai selamat datang ditoko kami
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
MN Rohmadi
Terimakasih atas support dan dukungan para pembaca setia Menantu sang Jendral Besar, yang telah mengikuti perjalanan Darko sampai tamat di season ini. Tunggu cerita petualangan Darko di season 2 Menantu sang Jendral Besar 2 terimakasih.
Yeni Inka
Ini baru cerita tentang Jendral besar dan panglima perang yang lain daripada yang lain. Ceritanya sangat real dan epik, Darko meski kuat tapi ada masa lengahnya tapi tidak lama malah membuat ceritanya semakin asik dibaca.
Baca Semua Ulasan
JATAH ISTRI MUDA

JATAH ISTRI MUDA

Pak karno pun langsung mengantarkan nada ketoko pertamanya, yang tidak jauh dari butiqnya itu. Sesampai ditoko pertamanya, nada melihat beberapa ibu ibu sedang mencoba daster didalam tokonya. " assalamualaikum semuanya" nada memberi salam kepada semua yang berada didalam tokonya itu. "Waalaikum salam, ibu mau membeli daster juga? Tumben ibu ibu muda beli daster apalagi turun dari mobil" tanya salah satu dari mereka.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai selamat datang ditoko kami
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status