Shadow on me
Nama toko itu terukir samar: Lamina.
“Tempat ini dulu tempatku sembunyi,” kata Dante sambil membuka pintu. Bunyi lonceng kecil menyambut mereka.
Pemilik toko, pria tua berambut putih, menyapa Dante dengan senyum.
“Kau kembali, bocah sialan,” canda pria itu.
“Aku bawa teman,” jawab Dante, mengisyaratkan ke arah Aira.
Pria itu mengangguk ramah. “Selamat datang. Di sini, kata-kata lebih jujur dari manusia.”
Bab Populer