Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kesendirian

Kesendirian

Lama juga menunggu pukul 04:00 sore, aku rebahan dulu sambil menulis juga mendengarkan musik. Ternyata ada manfaatnya saat kita menulis yaitu : menuangkan segala perasaan yang kita rasakan tentang apapun itu kedalam bentuk tulisan, kita menjadi lebih baik dari hari-hari yang kita jalani dan saat menulis kita mengungkapkan perasaan itu, hanya kita yang tahu saat kita membaca cerita yang kita tuliskan, sering kita tersenyum sendiri, dan saat menulis kita sedang berkaca juga berbicara dengan diri sendiri, percayalah diri kamu itu sangat berharga. Maka jangan pernah mengeluh akan hidup. Kamu harus bersyukur setiap saat akan berkat yang sudah Tuhan berikan. *****
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai selfishness
Baca
+Pustaka
Sincerity of Love

Sincerity of Love

Jukji ana mutji mara soli jileo Not not today Kkulchi mara ulji ana soneul deureo Not not today Hey Not not today Hey Not not today Hey Not not today Chong! jojun! balsa! Urin hal suga eopseotdanda shilpae Seoroga seorol jeonbu mideotgie What you say yeah (say yeah) Not today yeah (day yeah) Oneureun an jugeo jeoldae yeah Neoye gyeote nareul mideo Together we won’t die Naye gyeote neoreul mideo
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai selfishness
Baca
+Pustaka
Clarity

Clarity

Julian mengembuskan napas pelan sebelum melanjutkan ucapannya "Mereka hanya mementingkan kebahagiaannya sendiri demi mencapai apa yang diinginkan dan mengabaikan hal terpenting yang ada dalam hidupnya. Jika sudah saatnya mereka sadar, maka di sanalah penyesalan menghantuinya" Jinny mendengarkan setiap kata yang di ucapanan Julian yang terdengar seperti ia sudah mengalami sesuatu yang menyakitkan. "Hei, apakah aku terdengar seperti seorang motivator?" "Tidak sama sekali" "Benarkah? Padahal aku sudah merangkai kata-kata itu sebagus mungkin" Jinny tersenyum melihat ekspresi polos Julian. Yah, setidaknya suasana hatinya sedikit lebih baik di bandingkan beberapa menit yang lalu.
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai selfishness
Baca
+Pustaka
Sejuta fikiran

Sejuta fikiran

Argebi semakin dekat dengan senyum mematikan diwajahnya. Lelaki itu memohon sampai berlutut dibawah. "Maafkan aku" Tidak diidahkan. Argebi maju dengan cepat menjambak rambut panjang dan mulai mengadah kebelakang karena tarikan yang menyakitkan. "Izinkan aku pergi" "Kau terlalu bodoh"Suara yang lebih nyaring dari suara milik raga. Ini bukan Argebi Jiwa yang marah jika penolongnya disakiti. jiwa yang selalu dibantu oleh Argebi akan marah jika penolongnya dimanfaatkan.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai selfishness
Baca
+Pustaka
Complicated

Complicated

Jelas David, suaranya terdengar lebih tenang dan datar, meski masih berusaha meredam emosi. Gadis itu menggeleng-gelengkan kepala frustasi, kesal dan amarah terlihat jelas di wajah cantiknya. "Lalu apa bedanya dengan papah? Lagian sejak kapan papah peduli sama Tara? Setelah mamah ningalin kita papah emang berubah jadi pribadi yang egois yah? Enggak pernah sekalipun papah ngertiin Tara! Papah cuma peduli sama diri papah sendiri tanpa mau menerima sudut pandang orang lain. Tara benci sama papah, Tara berharap enggak punya orang tua kayak papah!"
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai selfishness
Baca
+Pustaka
DIGNITY

DIGNITY

Sasha tahu sekarang kenapa Andrea selalu mengeluh soal sifat Nic. Aura Nic terlalu mendominasai dalam setiap perbincangan, dan terdengar menjadi sangat menyebalkan. Karena itulah Andrea dan Nic tidak bisa santai dalam berbicara karena selalu ada emosi yang saling bertentangan di dalamnya. “Andrea!” desis Nic. Andrea yang kesal karena namanya selalu dipanggil dengan nada tidak mengenakkan itu, langsung menyambar lipstick yang akan dipakaikan oleh Sasha. “Aku pakai sendiri.”
108.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 330 kali sebagai selfishness
Baca
+Pustaka
Ikhlas

Ikhlas

Ah tentang mimpi itu, it's oke "Pertama saya ingin memiliki usaha sendiri yang kelak akan saya kelola, dengan usaha itu saya harap bisa mewujudkan mimpi saya yang lain. Saya ingin membahagian orang tua saya, yang saat ini hanya terisa mama saya. Saya ingin membahagiakan nya karena saya tidak ingin melihat mama saya harus banting tulang dimasa tua nya, saya ingin membuktikan pada alm ayah saya bahwa dia tidak sia-sia mendidik saya untuk menjadi gadis mandiri yang bisa membuat alm bangga. Serta jika Allah mengijinkan saya ingin membahagiakan orang lain, membantu nya entah itu yang yatim piatu atau para lansia" jelasku
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai selfishness
Baca
+Pustaka
Remorse

Remorse

Ada rasa yang tak bisa diutarakan, ada benci yang tak bisa diungkapkan. “Ayolah, kamu terlihat seperti wanita bodoh yang terobsesi dengan seorang pria,” celetuk salah seorang gadis yang tengah duduk melingkar. “Bukan terobsesi tapi mencintai!” jawab Nadya menyangkal. “Berjuang sendiri itu bukan cinta namanya!” balas Siska lagi, gadis yang sedari tadi duduk di samping kirinya.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai selfishness
Baca
+Pustaka
Isela: Putri yang Terbuang

Isela: Putri yang Terbuang

“Kakak ini jahat, dia akan mencuri ayah dariku.” Isela menelan makanannya dengan kesulitan mendengar jawaban blak-blakan Scarlett. Meski dia masih anak kecil, ucapannya tetap saja mengganggu hatinya. “Kau perlu tahu Scarlett, hal yang mendasari kehancuran itu adalah sifat ‘egois’. Kau harus belajar memahami bahwa, segala sesuatu yang kau sayangi bukan berarti bisa kau miliki, dan segala sesuatu yang hilang darimu bukan berarti dicuri tapi itu memang bukan hakmu.”
1060.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai selfishness
Baca
+Pustaka
Suami Tak Bergunaku Menjadi Bosku

Suami Tak Bergunaku Menjadi Bosku

Begitu dingin hingga sulit digambarkan. Dia mengucapkan kata demi kata dengan suara berat, "Apakah yang kamu katakan itu benar?" Aku mengangguk perlahan. "Manusia itu egois dan selalu mengutamakan kepentingan. Aku mencintai uang, siapa yang berkuasa dan kaya, yang bisa memberiku lebih banyak, aku akan memilih dia. Bukankah itu wajar?" Zayn tiba-tiba tertawa, tetapi tawanya penuh dengan nada sinis. "Jadi, kalau dia memberimu banyak uang, kamu akan langsung bersamanya?"
9.3259.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.6K kali sebagai selfishness
Tampilkan Ulasan (103)
Baca
+Pustaka
Aurora Aurora
gw kasih bintang setengah karna kecewa.... stak alur cerita nya ga ada progres kemajuan buat Meisya kalo di Webfic ( Audrey), Audrey berhak BAHAGIA... Baru tau gw, ini kan novel terjemahan kan dari luar ya, koq konfliknya STAK DI SITU AJA... Berarti orang luar PENULIS ASLI NOVEL ini,, kurang PANDAI
Diana Lim
kasih tau dengan jelas dong Thor,jgn buat penasaran berbulan2 itu Cindy sebenarnya siapa?masa iya cinta pertama nya Zayn?serius Zayn suka sama Cindy tapi mau juga sama Audrey? maruk bener kalau iya wkwk,atau Cindy yg cinta pertama nya adalah Zayn, tapi Zayn menganggap adik aja karna sokongan duit?
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status