Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir

Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir

Selimut tebal membungkus tubuhnya rapi, memberi rasa aman yang asing—namun menenangkan. Begitu ia mencoba menggerakkan tubuh— “Jangan dulu.” Suara itu terdengar dekat. Leo duduk di sisi tempat tidur, mengenakan pakaian rumah sederhana. Rambutnya sedikit berantakan, tanda ia hampir tidak tidur semalaman. “Kamu baru turun panasnya,” ucapnya tenang. “Jangan memaksakan diri.”
9.66.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157.2K kali sebagai selimut lembut
Tampilkan Ulasan (256)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, Dan ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Empat Lapan
bagus&suka bngt ceritanya.. terima kasih Thor sehat selalu agar selalu sediakan cerita" yng bagus... Oya thor boleh dong sekali-kali sediakan beberapa bab tentang keluarga Nathan & Eliza (Noah, twins) kumpul barang..bercanda, tertawa, manja".. kangen bnget soalnya sama mereka
Baca Semua Ulasan
Sentuhan Lembut Om Duda

Sentuhan Lembut Om Duda

SRET “Lengan gaun anda terlalu turun, nona,” ucap Leo. Hani bisa merasakan tangan pria itu mulai menaikkan sedikit lengan gaunnya. Jantung Hani berdebar kencang. Dari jarak sedekat ini, ia bisa mencium lagi bau musk pria itu, membuatnya sedikit mabuk. ‘Apa ia akan mendekat lagi?’ batin Hani dengan jantung yang semakin berdebar.
1037.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai selimut lembut
Baca
+Pustaka
CELASEMARA (Haruskah aku melepaskanmu?)

CELASEMARA (Haruskah aku melepaskanmu?)

Rizal berbisik di depan wajah Imel yang mengangguk. "Kita lanjutkan perjalanan ini sampai maut yang memisahkan. I love you Mas Rizal, suamiku terkasih." Senyum Imel mengembang. Keduanya kembali berpelukan erat hingga gemuruh tepuk tangan membuat mereka melepaskan pelukan, lalu langkah mungil Bima membuat Rizal berteriak heboh sementara Imel berlutut, tangannya ke depan, mencoba meraih Bima yang sudah sebelas bulan dan ternyata sudah bisa berjalan.
9.789.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai selimut lembut
Baca
+Pustaka
Janji Selamanya

Janji Selamanya

Usai bicara, dia menatap Steve dengan pandangan lembut. “Steve, ayo cepat kasih lihat hadiah untuk Kak Luna.” Mendengar itu, Steve buru-buru mengeluarkan sebuah kotak kecil dari tasnya, membukanya dan menyodorkannya padaku. “Ini khusus untukmu, coba dibuka.” Steve terlihat cukup bangga, seolah yakin aku bakal sangat berterima kasih. Aku melirik sekilas ke dalam kotak, sepasang anting dengan desain simple, dihiasi mutiara dan permata biru berbentuk bunga, tampak manis dan segar.
5.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai selimut lembut
Baca
+Pustaka
Lelaki Pilihan Surga

Lelaki Pilihan Surga

“Amin. Semoga ya sayang. Soalnya, dia tambah ganteng, sekarang. Pesonanya, tidak pernah luntur. Semakin dewasa, dia semakin berwibawa, semakin keren.” “Kawan Kak Melisa stay di Indonesia?” “Iya Cit. Kemarin kami bertemu di perjalanan dari London ke Indonesia. Tak terencana, berada di sheet yang berdampingan.” “MasyaaAllah. Skenario Allah ya Kak. Luar biasa.” “InsyaaAllah, Cit.” “Jadi, misalkan Kak Melisa benar-benar berjodoh dengan beliau, Kak Melisa balik ke Indonesia?”
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai selimut lembut
Baca
+Pustaka
Rahasia di Bawah Selimut

Rahasia di Bawah Selimut

Hanya ada benjolan tertutup selimut yang terlihat jelas. Mungkinkah mereka .... Aku langsung menyibak selimut dan melihat camilan, mainan dan ponsel yang masih memutar video kartun di atas kasur. Yang lebih menusuk mata adalah setengah bagian dada Mbak Rini terbuka, sementara dia memeluk putraku dengan erat. Dia sepertinya tidak menyangka aku akan masuk di tengah malam, wajahnya penuh dengan kepanikan.
17.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 386 kali sebagai selimut lembut
Baca
+Pustaka
Menjinakkan Empat Selir Binatang

Menjinakkan Empat Selir Binatang

Ia justru berlutut, mensejajarkan wajahnya dengan jemari Shen Wei yang masih mengelusnya. "Yang Mulia..." suaranya pecah, "Anda meminta kekuatan harimau dan ketajaman serigala... tapi apakah Anda lupa?" Lang Yue memejamkan mata, membiarkan jemari Shen Wei di telinganya, namun sudut bibirnya bergetar pahit. "Anda sendiri yang menarik paksa 'Inti Kehidupan' kami di malam penobatan kami sebagai selir. Anda mengambilnya, Yang Mulia... agar kami tidak akan pernah bisa melukai Anda."
9.65.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai selimut lembut
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
EYN
Ini pertama kalinya baca buku fantasi. Awalnya cuma intip di bab 1 karena covernya cakep. Ternyata ceritanya menarik, bisa dipahami untuk pembaca awam seperti aku. Semangat menulis. Ditunggu update-nya. ^_^
Strawberry
Haiiii..... Happy weekend sebelumnya.. teman-teman aku mohon maaf, aku ada salah Up bab. Harusnya aku Up bab 16 tapi malah naikin bab 17. Mungkin kamu akan temukan dua bab yang sama. Besok baru diperbarui.
Baca Semua Ulasan
Sang KAISAR PRODEO

Sang KAISAR PRODEO

Selimut lunak yang bernama Clara! Namun bagi Bara. Selimut lunak yang disediakan baginya itu, tak lebih hanya sebagai teman ngobrol santai saja. Tak lebih..! Setengah mati dengan berbagai cara dan gaya, Clara berusaha menarik perhatian Bara sejak kemarin. Namun hanya senyum dan pandangan biasa saja yang di dapatinya dari Bara. Bara bagaikan 'manusia es berjalan' di mata Clara, hangat tatapannya namun gairahnya beku bagai es.
1035.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai selimut lembut
Baca
+Pustaka
Mas Ganteng

Mas Ganteng

Sementara Rumi menelan ludah menatap dua buah gundukan memabukkan itu. “So beautiful,” lirih Rumi menggerakkan jemarinya menyentuh lembut salah satu buah gundukan memabukkan itu. Gerta terpejam merasakan jemari dingin itu membelai aset berharganya. Lalu sebuah benda kenyal dan lembut itu meraih bibirnya dan membuatnya melenguh. Lumatan demi lumatan lembut membuat kedua kakinya lemas dalam rengkuhan Rumi. Setelahnya kedua kakinya terangkat dalam gendongan Rumi menuju ranjang.
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 268 kali sebagai selimut lembut
Baca
+Pustaka
Membawa Lari Anak Kembar CEO

Membawa Lari Anak Kembar CEO

Jika tak ingat ia harus bersikap baik dan seolah tak terjadi apapun, ia bahkan bisa membanting pria ini hingga patah punggungnya sekarng juga. “Yah! Aku hanya mengatakan kebenaran kok,” ujar Selim dengan santainya. Menepis tangan Lim yang masih bertengger di kerah kemeja yang ia kenakan. “Pergilah sekarang! Aku tidak tahu apa yang akan aku lakukan kalau kamu tetap mengatakan omong kosong, sialan!” Meski ‘sialan’ dikatakan oleh Lim dengan sedikit lirih, itu tak mengurangi bagaimana kebencian menyeruak dari caranya berucap.
9.9188.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai selimut lembut
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status