Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gairah Terlarang Di Bus Wisata

Gairah Terlarang Di Bus Wisata

“Bu Angel, jangan asal gerak.” “Wajahmu merah sekali, kamu kepanasan, ya?” Di dalam bus wisata yang penuh sesak dan gerah, aku dipeluk erat oleh Chandra, donatur terbesar di sekolah, sekaligus ayah dari murid paling nakal di kelasku. Kemeja putihku sudah basah kuyup karena berkeringat sejak tadi. Seiring dengan guncangan bus yang kuat, bokong montokku yang hanya terhalang rok span tipis, tertekan oleh benda miliknya yang perlahan-lahan terbangun di balik celananya. Benda miliknya yang panas membara itu mendorong ke depan dengan tekanan yang pas. Tepat di bawah tatapan seluruh murid dan orang tua yang memenuhi bus, serta tidak jauh dari anak kandungnya sendiri, kedua kakiku langsung terasa le
898 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 27 Beses bilang senyuman psikopat
Read
+Library
Arus yang Membuatku Liar

Arus yang Membuatku Liar

"Sayang, aku setel ke pengaturan tertinggi sekarang. Nikmatilah." Sambil berkata, suamiku menekan tombol pengontrol di tangannya. Aku masih di luar, di antara kerumunan, tapi aku langsung lemas terduduk di lantai di bawah tatapan semua orang. "Nggak ... Ini terlalu berlebihan." Sebelum aku sempat berdiri, semua pria di sekitarku mendekat, menatapku dengan tatapan jahat. "Bu, biar kami bantu..."
17.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 528 Beses bilang senyuman psikopat
Read
+Library
Di Bawah Jemarinya yang Panas

Di Bawah Jemarinya yang Panas

"Nggak akan patah .... Itu hanya akan membuatmu makin lentur." "Apa yang kamu takutkan? Aku hanya mengajarimu cara melenturkan persendian terdalam di tubuhmu." Di studio tari yang sepi pada larut malam, aku mengenakan leotard dengan kerah halter berwarna merah muda pucat dan celana dalam thong yang sangat tipis ketika Vincent Sanjaya, bos besar klub yang terkenal sebagai pria penyendiri, dengan paksa menekan tubuhku ke cermin yang dingin. Aku dipaksa melakukan gerakan split dan backbend yang memalukan. Seluruh tubuhku basah kuyup oleh keringat. Tangan kasarnya meraba bagian dalam pahaku yang lembut, dengan kasar dan kejam meremas titik-titik sensitifku. Setiap gerakan peregangan ekstrem memp
1.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 58 Beses bilang senyuman psikopat
Read
+Library
Hati Terbagi Dua, Pacarku Atau Sahabatnya?

Hati Terbagi Dua, Pacarku Atau Sahabatnya?

Pacarku yang berbaring di tempat tidur sudah terlelap. Hanya terdengar suara dengkurannya. Teman pacarku di samping malah makin mendekat. Aku merasakan napasnya yang panas. Dia berkata, "Kakak Ipar, Kak Stefan sudah tidur. Bagaimana ini ...." Rasa malu bercampur dengan antusiasme yang terpendam membuat tenggorokanku kering. Aku berucap, "Cukup .... Um ... jangan begini. Dia sudah mau bangun." Setelah melontarkan kata-kata itu, aku merasakan tangannya meremas bokongku dengan tenaga yang pas.
2.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 65 Beses bilang senyuman psikopat
Read
+Library
Rahasia Pacarku dan Ibunya

Rahasia Pacarku dan Ibunya

Setelah aku dan pacarku tinggal bersama, dia bilang ibunya kesepian sendirian. Jadi dia ingin ibunya ikut tinggal bersama kami. Meskipun calon ibu mertuaku sudah berusia di atas empat puluh tahun, penampilannya terawat sangat baik. Kulitnya putih dan mulus, tubuhnya seksi dengan lekukan indah. Pacarku yang masih sangat muda jelas tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan ibunya. Pada hari pertama bertemu, dia berdandan sangat menggoda. Saat aku duduk dan dia memelukku, sepasang gundukan daging yang luar biasa besar hampir meremukkan wajahku hingga berubah bentuk. Seketika, darahku berdesir, aku ingin sekali .... Aku merasa bersalah atas pikiranku yang bejat ini. Namun, siapa sangka. Mala
3.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 84 Beses bilang senyuman psikopat
Read
+Library
Kelas Renang Si Primadona

Kelas Renang Si Primadona

“Jangan takut, serahkan tubuhmu padaku.” Di belakangku, ada dada bidang pelatih yang terasa begitu panas dan kokoh. Tangan besarnya yang melintang di dadaku menekan dan mengubah bentuk kedua buah dada kebanggaanku dengan kasar. Memakai bikini pilihan pacarku sendiri yang ukurannya hampir tak menutupi apapun, aku benar-benar dikuasai dan ditembus dari belakang oleh pria lain di dalam air kolam yang sangat dingin ini. Sentuhannya yang membara bergerak turun mengikuti tulang punggungku. Setiap riak air yang bergelombang seolah menjadi bentuk hasratnya yang begitu nyata sedang menguasai diriku dengan cara yang paling alami. Aku menggigit bibir, terombang-ambing hebat di antara rasa malu dan sens
1.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 46 Beses bilang senyuman psikopat
Read
+Library
Penjualan Spesial Sang Wanita Muda

Penjualan Spesial Sang Wanita Muda

"Uh, gatal sekali! Tubuhku sudah nggak tahan lagi, aku mau banget ...." Aku berdiri dengan tidak memakai baju, mendemonstrasikan cara penggunaan pompa ASI secara langsung di sebuah toko perlengkapan bayi. Silikon yang lembut itu menghisap bagian sensitifku, rasa gatal yang menggelitik merambat hingga ke sumsum tulang. Yang lebih parah, ini adalah pameran terbuka yang dipenuhi oleh banyak pria beristri. Mereka menatap tubuhku dengan lekat, pandangan yang membara itu membuatku merasa malu sekaligus basah. Hal yang paling gila adalah ... ada tiga pria yang memintaku mendemonstrasikan posisi apa yang paling mudah untuk membuat hamil.
4.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 136 Beses bilang senyuman psikopat
Read
+Library
Malam Saat Aku Terjepit di Pagar

Malam Saat Aku Terjepit di Pagar

"Boneka baru di tempat ini mantap banget! Nggak cuma mirip manusia asli, bagian belakangnya bahkan bisa basah." Aku berniat menangkap basah perselingkuhan, mengikuti suamiku ke sebuah tempat pijat. Tapi, tanpa sengaja kepalaku tersangkut di pagar, pantatku terangkat tinggi, celana dalam terlihat jelas. Alhasil, aku dikira mainan baru yang baru dikirim ke toko ini, lalu dipermainkan seenaknya. Paha dan pantatku yang terbuka pun dimainkan orang-orang. Aku meronta, ingin orang di belakangku sadar bahwa aku manusia sungguhan. Aku juga takut ketahuan suamiku. Di saat aku bimbang seperti itu, tangan orang di belakang menyentuh pusat sensitifku. Dalam sekejap, sensasi itu membuatku mengerang, caira
3.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 119 Beses bilang senyuman psikopat
Read
+Library
Gairah di Ketinggian Sepuluh Ribu Meter

Gairah di Ketinggian Sepuluh Ribu Meter

Pada ketinggian sepuluh ribu meter. Kedua kakiku terbuka lebar, bersandar pada dada yang bidang dan keras, membiarkan "area sensitif" yang butuh ditenangkan milikku terekspos tanpa penutup. "Pelatih, aku ... aku lupa melepas mainan itu, rasanya sakit sekali." Jemari yang terbungkus sarung tangan hitam legam mulai meraba masuk. "Aku akan membantumu mengeluarkannya sekarang dan meredakan rasa sakitmu. Kamu mau?"
2.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 65 Beses bilang senyuman psikopat
Read
+Library
Rahasia Bersama Kakak Ipar Di Bioskop

Rahasia Bersama Kakak Ipar Di Bioskop

“Kak… sayang, puaskan aku.” “Sial! Kamu belajar dari mana? Kok tiba-tiba jadi begitu jago?” Di dalam bioskop, aku menyamar jadi kakakku. Tangan kakak ipar sudah menyelinap ke balik rokku dan meraba-rabanya. Reaksiku yang begitu sensitif membuat wajah kakak ipar memerah karena bergairah. Tanpa membuang waktu, dia langsung melorotkan celananya. Benda miliknya yang besar itu memantul keluar. Dia menggendong dan mendudukanku di pangkuannya, rasa membaranya menembus tubuhku. Tubuhku gemetar, aku memekik tertahan dan mencapai klimaks. Detik berikutnya, aku mendengar suara cemas kakak ipar, “Jangan bergerak! Ada orang yang melihat ke arah kita!”
16.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 343 Beses bilang senyuman psikopat
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status