Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Penakluk Kiamat

Sang Penakluk Kiamat

“Dia bukan seorang penulis dan tak pernah menulis apapun. Namun cerita yang dia bagikan padaku terdengar sangat bagus, dengan caranya menyampaikan hal itu..., bahkan terasa meyakinkan.” “Dan kau..., percaya hanya karena cerita bagus yang asalnya bukan dari seorang penulis?” “Ya, tapi dia membuatku lebih yakin dengan tindakannya. Pria bernama Gale itu bunuh diri setelah menceritakan semuanya.” “Bunuh diri? Kenapa dia melakukan hal gila seperti itu?” “Aku tidak menanyakannya karena dia sudah menjadi potongan daging. Dia meledakkan diri dengan mengempit sebuah granat di lehernya.”
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai sepenggal kisah gama
Baca
+Pustaka
My Husband's Secret

My Husband's Secret

Dia mengangguk saat melihat tatapan dariku. “Baiklah, Bu.” Aku akhirnya setuju. “Besok pagi, kami akan melakukan perjalanan lagi.” “Oh iya, ngomong-ngomong, kenapa kalian bisa kembali ke sini? Bukankah kalian sudah pulang kembali ke bumi?” tanya Bu Kasmi. “Istri saya hilang, Bu.” Gala yang sekarang bersuara. “Kenapa bisa?” Bu Kasmi terlihat syok. “Saya masih belum mengerti.”
1022.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 497 kali sebagai sepenggal kisah gama
Baca
+Pustaka
KISAH DI PENGHUJUNG SMA

KISAH DI PENGHUJUNG SMA

"Lo gak diapa-apain kan sama Jelita? Lo gak di jambak, di cakar?" Neira menghela napas mendengar pertanyaan Wawa yang menurutnya sangat konyol. "Lo pikir apaan jambak-jambakan. Ini bukan sinetron." Wawa tahu kehidupan yang mereka jalani bukan skenario hasil tulisan tangan manusia, tapi kisah hidup Neira dengan Jelita seperti jalan sinetron baginya. "Emangnya Jelita ngajak ketemu berdua mau ngomong apa?"
1028.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai sepenggal kisah gama
Tampilkan Ulasan (8)
Baca
+Pustaka
chikbet
gemes sama ceritanya,ringan dan asyik untuk dibaca lagi dan lagi, belum selesai si aku bacanya tp,, sampai bab ini aku baca aku ngerasa cerita ini layak di angakt jd film atau ftv lh minimal ahh gemes
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Gaun Pengantin

Gaun Pengantin

"Paman, mainanmu cukup tinggi ya, beri kami sedikit uang, biarkan kami pergi main juga." Beberapa orang ini adalah suruhan Mark, ingin menyuruhnya mengantarkan uang, tentunya harus menghasilkan sedikit kontak dengannya. Awalnya suasana hati Leopold hari ini memang tidak terlalu baik, bertemu dengan beberapa preman kecil ini, benar-benar buat emosi. "Persetan, kalian ini buta ya, tidak kenal aku siapa?"
1012.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 294 kali sebagai sepenggal kisah gama
Baca
+Pustaka
Istri Tangguh si Tuan Arogan

Istri Tangguh si Tuan Arogan

Karena nada suara Gama yang seperti itu, seolah memberitahunya dengan lantang bahwa dia baik-baik saja dan bahwa kekhawatiran Abby tadi sangat tidak perlu. "Lebih tepatnya aku khawatir pada tambang emas." Abby membalas ucapan Gama dengan nada gurau yang sama. "Apakah tambang emasku bisa mengendalikan keadaan?" Tidak membutuhkan waktu lama, bagi Gama untuk membalas ucapan sang istri. "Situasinya sudah cukup baik. Sejauh ini tidak ada yang perli dikhawatirkan."
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai sepenggal kisah gama
Baca
+Pustaka
Harta, Tahta, My Anna

Harta, Tahta, My Anna

Gama tampak mencicipi sedikit dari salah satu sajian dan memberikan reaksi menyenangkan. "Ke mana orang-orang ini? Apa sepagi ini sudah menjemur pakaian?" tutur Gama seraya berjalan menuju jendela besar yang masih tertutup gorden berwarna nude. Dalam satu tarikan lelaki bernama Gama itu dibuat mematung saat penutup jendela tersebut disibakan.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai sepenggal kisah gama
Baca
+Pustaka
Perjalanan Sang Pendekar Naga Iblis

Perjalanan Sang Pendekar Naga Iblis

kata Kavita yang memperlihatkan kartu akses kepada penjaga gerbang ini. Tanpa kesulitan, mereka berhasil memasuki East Dragon. Hanya saja mereka tidak tahu saat ini keberadaan Bimasena. “Kita ke kasino saja ... biasanya ketua perkumpulan senang menghabiskan harta mereka di atas meja judi! Apalagi wanita-wanita cantik banyak berkumpul di sana memburu penjudi yang beruntung!’ ajak Kavita. “Benar juga katamu ... tapi bagaimana kalau ada yang mengenali kita di sana!”
9.514.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 432 kali sebagai sepenggal kisah gama
Baca
+Pustaka
TEROR KOS BU TEJO

TEROR KOS BU TEJO

Dari sini terlihat jelas banyak warga berkerumun memperhatikan mereka. Setibanya di tepi jalan raya, polisi yang mengabari tadi langsung memimpin jalan mereka. Ia berlari ke sisi kanan dan menuju sebuah rumah di pinggir jalan dengan gerbang hitam menjulang tinggi. "Jadi ini rumah dia?" gumam Rengganis sedikit terkejut menatap bangunan besar di dalam gerbang tersebut. Tapi entah mengapa, rumah semegah itu malah membuat Rengganis ngeri dengan suasana di sekitarnya yang terasa menyeramkan.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai sepenggal kisah gama
Baca
+Pustaka
SANG KAPTEN

SANG KAPTEN

Sesaat Gama terpaku mendengar kalimat wanita yang sedang betada di panggung pendemo itu. Axelle dapat melihat kesedihan pria yang umurnya hampir dengannya itu. Bagaimanapun Gama hanya anak terbuang hasil hubungan gelap ayah dan ibunya. Dia tidak pernah diakui ayahnya yang terkenal dan punya nama di jajaran pemerintahan. "Tidak perlu dihiraukan Gama." suara khas Axelle terdengar kembali.
1027.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 867 kali sebagai sepenggal kisah gama
Baca
+Pustaka
Dua Lelaki dalam Hidupku

Dua Lelaki dalam Hidupku

Gama menarik kursi dan mulai menatap makanan yang terlihat menggugah seleranya. “Ini sayang! Aku mengerti kau tidak terlalu banyak makan berat di malam hari. Tapi karena ini adalah malam spesial kita, jadi kau harus makan sepuasmu.” Iren mengedipkan mata. Gama hanya mengangguk pelan. Lantas ia menunggu Iren mengambil makanan untuknya. Ketika Iren menaruh piring di depannya, Gama langsung menyendoknya dan memasukannya ke dalam mulut.
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 261 kali sebagai sepenggal kisah gama
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status