Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Karma Itu Nyata Pengkhianatan

Karma Itu Nyata Pengkhianatan

Saat suamiku sedang ikut acara berkemah dari kantor, asisten perempuannya tiba-tiba mengunggah sebuah postingan: "Pembagian tenda lewat undian, siapa sangka aku malah setenda dengan bosku yang tampan!" Dalam foto itu, dia sedang berswafoto menghadap kamera, sementara di belakangnya ada seorang pria yang sedang melepas bajunya— dan itu adalah suamiku. Ada yang berkomentar: "Hati-hati ya, cowok dan cewek berduaan di satu tenda, bisa berbahaya ...." Asisten itu langsung membalas dengan emoji tertawa jahil sambil menulis: "Memang aku suka yang menantang." Aku sempat memberikan 'like', tetapi tidak lama kemudian, postingan itu dihapus. Tak lama, suamiku menelepon lewat panggilan video. Di depan asisten perempuan yang sedang menangis dan beberapa rekan kerja lainnya, dia langsung marah padaku: "Kamu kok suka lebay sih? Ini 'kan cuma permainan sederhana, nggak bisa santai saja?" Melihat dia memeluk asisten itu sambil menenangkannya dengan lembut, aku pun menutup telepon tanpa berkata apa-apa lagi. Ini sudah tahun ke-10 aku mencintai Kemal Sentanu. Namun, saat ini juga, aku memutuskan untuk melepaskannya.
7.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai seragam kerja warna biru
Baca
+Pustaka
Terlahir Kembali, Adikku Tetap yang Dipilih

Terlahir Kembali, Adikku Tetap yang Dipilih

Saat aku membuka mata, adik perempuanku, Serena Susanto, sedang berlutut di depanku sambil terisak. Sebilah pisau buah menempel di dekat pergelangan tangannya. "Nora, aku bersumpah aku nggak sengaja. Aku terlalu banyak minum. Aku bahkan nggak tahu gimana aku dan Lucas bisa ...." Aku nyaris tertawa. Karena aku pernah melihat kejadian ini sebelumnya. Di kehidupanku yang lalu, Serena menangis seperti korban setelah tidur dengan tunanganku, Lucas Ardana. Semua orang menghiburnya. Lucas menikahinya demi menyelamatkan reputasinya. Sedangkan aku dipaksa untuk menikah dengan Graham Baskara, tunangan Serena yang telah dia tinggalkan. Sebelum pernikahan, Lucas menunjukkan namaku yang ditato di pergelangan tangannya dan berjanji kalau dia hanya akan mencintaiku. Aku memercayainya. Aku menyia-nyiakan lima tahun hidupku di sisi seorang suami yang menginginkan saudara perempuanku, sambil menunggu seorang pria yang telah menikahinya. Kemudian, Serena meninggal. Aku pikir Lucas akhirnya akan kembali kepadaku. Namun, aku menemukannya di rumah duka, sedang memeluk foto Serena seolah-olah dia baru kehilangan cinta sejatinya. "Dia istriku," katanya kepadaku. "Lupakan saja, Nora." Di pesta ulang tahunku, Lucas dan Graham bertengkar di atap gedung karena Serena. Yang satu telah menikahinya. Yang satu lagi tidak pernah berhenti menginginkannya. Saat mereka saling berebut dirinya, aku terdorong ke jalan raya dan tewas di bawah sorot lampu kendaraan. Ketika membuka mata lagi, aku kembali ke awal semuanya. Kali ini, kupikir hanya aku satu-satunya yang mengingat semuanya. Ternyata aku salah. Lucas mengingatnya. Graham juga mengingatnya. Bahkan setelah mendapatkan kesempatan kedua, mereka berdua masih memilih Serena. Kali ini, aku tidak akan ditukar, dipilih, ataupun dibuang. Kali ini, aku akan membangun sesuatu yang tidak akan pernah bisa mereka rebut dariku.
1 DibacaTamat
Baca
+Pustaka
Setelah Dokumen Rahasia Dihancurkan, Kakakku Turun Tangan

Setelah Dokumen Rahasia Dihancurkan, Kakakku Turun Tangan

Aku yang bekerja di unit rahasia ditugaskan oleh atasan untuk mengantarkan dokumen ke perusahaan kakak perempuanku. Begitu aku melangkah masuk ke kantornya, seorang pekerja magang menghalangi jalanku. "Kamu asisten baru itu?" Orang itu mengamatiku dari ujung kepala sampai ujung kaki, lalu akhirnya memfokuskan pandangannya pada dokumen di tanganku sebelum mencibir, "Kamu sudah mau jilat Bu Arabella di hari pertama kerja? Apa kamu bahkan nggak bercermin?" Pada saat ini, aku baru menyadari bahwa dia menganggapku sebagai saingan asmaranya. Namun, kakakku juga tidak pernah memberitahuku bahwa dia memiliki pacar. Sebelum aku bisa menjelaskan, sebuah tamparan keras sudah mendarat di wajahku. "Cuma aku yang boleh jadi asisten Bu Arabella! Jangan harap kamu bisa jadi pacarnya!" Dia menjambak rambutku dan menyiramkan teh panas ke wajahku. "Kamu masih begitu muda, tapi malah mau hidup dengan andalkan perempuan dan merayu wanita kaya? Hari ini, aku akan gantikan orang tuamu beri kamu pelajaran!" Aku meringkuk di lantai dan masih mati-matian melindungi map dokumen dengan tubuhku. Tindakan itu benar-benar membuatnya marah. Dia merebut map itu dan merobeknya hingga hancur di depan seluruh karyawan perusahaan. Dia bahkan dengan tidak malunya berkata kepada kakakku, "Bu Arabella, asisten barumu cukup bernyali dan mencoba merayumu. Tapi jangan khawatir, aku sudah beri dia pelajaran."
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai seragam kerja warna biru
Baca
+Pustaka
Kekasihku Meninggalkanku di Hari Pernikahan

Kekasihku Meninggalkanku di Hari Pernikahan

Pada hari pernikahan, Diego menerima telepon dan buru-buru meninggalkan pesta nikah. Nenek murka hingga memuntahkan darah. Semua orang mengabaikanku, tidak ada yang membantu. Ketika nenekku tiba di rumah sakit, dokter mengatakan dia tidak bisa diselamatkan lagi. Saat aku berdiri di kamar mayat, Diego meneleponku. "Cherish, cepat datang ke rumah sakit. Zoey terluka dan butuh transfusi darah!" "Diego, hubungan kita sudah berakhir." Aku langsung mematikan ponsel dan meninggalkan semuanya. Diego berlutut di tengah hujan demi memohon kepadaku. Dia bilang, asalkan aku bersedia kembali dengannya, dia akan memberiku apa pun, termasuk nyawanya.
7.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai seragam kerja warna biru
Baca
+Pustaka
Cinta Palsu, Luka Nyata

Cinta Palsu, Luka Nyata

Aku tahu Karen sudah dekat dengan teman masa kecilnya selama belasan tahun, tapi aku tetap nekat mendekatinya. Sampai hari pertunangan kami, Karen menerima telepon bahwa teman masa kecilnya pingsan di rumah sakit. Dia langsung meninggalkanku dan pergi. Nenek yang melihat kejadian itu dari bawah panggung segera mengejarnya, tetapi malah tertabrak mobil. Nenek dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong. Saat itu aku sadar, jika memang bukan milikku, untuk apa aku memaksakannya?
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai seragam kerja warna biru
Baca
+Pustaka
Tunangan yang Termakan Tipu Daya Asistennya

Tunangan yang Termakan Tipu Daya Asistennya

Perang dingin memasuki hari ketiga, tunanganku sengaja menyetujui usulan asistennya untuk melakukan perjalanan keliling dengan mobil. Dia mengira aku akan cemburu dan berebut seperti biasanya. Namun siapa sangka, sebulan kemudian saat dia kembali, dia mendapati aku sudah berubah. Dia membantu asistennya merebut proyekku. Aku tidak lagi ngambek lalu mengundurkan diri, malah mondar-mandir sibuk membantu, lalu menuliskan proposal untuknya dengan rajin. Demi asisten itu mendapatkan bonus akhir tahun, dia menghancurkan desain yang sudah susah payah kuselesaikan. Aku pun tidak lagi berusaha membuktikan diri, melainkan malah menanggung semua kesalahan dan membiarkan dia menghukumku sesuka hati. Bahkan ketika dia hendak menaikkan jabatan asisten itu menjadi direktur utama perusahaan, aku tidak marah. Aku malah secara sukarela menyerahkan seluruh saham yang ada di tanganku, membiarkan tunanganku membaginya dengan bebas. Asisten itu merasa sangat puas. "Lihat, benar 'kan yang kubilang? Kak Penny itu tipe yang nggak bisa dilawan secara keras. Harus diperlakukan dengan sikap dingin, baru ada efeknya. Pasti karena beberapa hari kamu pergi, hasilnya langsung kelihatan. Dia takut kehilangan kamu, makanya sekarang jadi patuh begitu." Tunanganku percaya pada ucapan asisten itu sepenuhnya, bahkan memuji kepintaran asisten itu. Setelah itu, dia sengaja mencariku untuk menaikkan jabatan dan gajiku, bahkan untuk pertama kalinya berjanji akan memberiku sebuah pernikahan yang tak terlupakan. Namun, dia tampaknya lupa. Selama masa liburan itu, dia sudah menandatangani surat pengunduran diriku. Dan aku juga sudah putus dengannya. Sejak saat itu, kami memutuskan hubungan sepenuhnya, tanpa ada lagi keterkaitan apa pun.
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai seragam kerja warna biru
Baca
+Pustaka
Waktu Tak Bisa Menjaga Cinta

Waktu Tak Bisa Menjaga Cinta

Aku dan Rama sudah berpacaran selama sepuluh tahun. Saat aku merawat ibunya yang sakit meskipun diriku sendiri sedang demam tinggi, dia malah menemani Sinta yang patah hati sambil mabuk-mabukan. Saat aku dimarahi habis-habisan oleh bos di kantor, dia malah sibuk menjaga Sinta yang sedang sakit karena haid. Ketika kabar duka tentang kematian ibuku datang, aku mencoba menghubunginya, tetapi ponselnya mati. Setelah berusaha mencari kesana kemari, aku baru tahu kalau dia sedang ada di acara kelulusan Sinta. Akhirnya, aku menyerah. Namun, Rama tidak mau melepasku. Dia memohon dengan mata sembab agar aku memberinya satu kesempatan lagi.
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai seragam kerja warna biru
Baca
+Pustaka
Akhir Cinta yang Getir

Akhir Cinta yang Getir

Sudah tiga jam aku menunggu Eldino Marven, pacarku. Pria yang seharusnya jadi tokoh utama itu mendadak ke rumah sakit karena ditelepon oleh gadis kesayangannya. Pergelangan kaki gadis kesayangannya itu terkilir, tetapi dia malah sengaja merekam video ciumannya dengan Eldino. Saking dalamnya cinta mereka, Eldino yang kedua kakinya cacat itu ternyata sanggup bangkit berdiri dan bahkan mendorong Adena Horian ke pintu. "Eldino, kok kamu nggak kasih tahu Arissa kalau kakimu sudah sembuh?" Eldino pun menjawab. "Kalau dia tahu, dia pasti akan ribut memintaku menikahinya." "Memangnya Arissa itu siapa sih? Dia itu cuma pengasuh gratis! Apa dia pantas menikah denganku?" Eldino dan Adena berciuman dengan penuh gairah. Adena bahkan mengenakan gaun pengantin rancanganku dan melirik kamera dengan provokatif. Video pun berakhir dengan bunyi air yang menjurus. Ternyata selama ini Eldino membohongiku. Aku langsung membuang kue yang kubuat untuk pria itu ke tempat sampah. Lalu, aku menundukkan kepala dan mengirim pesan kepada ibuku. "Halo, Bu, aku mau ikut kencan buta itu."
5.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai seragam kerja warna biru
Baca
+Pustaka
Godaan Wanita Lain Di Kantor Suamiku

Godaan Wanita Lain Di Kantor Suamiku

Demi menandatangani kontrak besar bernilai ratusan miliar, sekretaris suamiku yang dingin sibuk sampai tidak sempat makan. Suamiku mengupas tiga ekor udang untuk sekretaris itu dengan santai. Saat aku memergoki hal itu, aku langsung menelepon pengacara di depan suamiku, "Pak Herman, buatkan aku surat perjanjian cerai, aku mau cerai." Suamiku yang tidak tidur selama beberapa hari demi menandatangani kontrak besar itu pun menatapku dengan ekspresi tidak percaya. "Hanya karena aku mengupas tiga ekor udang untuk Sherly, kamu langsung mau cerai denganku?" "Ya," jawabku.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai seragam kerja warna biru
Baca
+Pustaka
Cahaya yang Tertunda

Cahaya yang Tertunda

Baru saja masa nifasnya usai, Winda Baskoro menggendong bayinya ke Dinas Kependudukan untuk mengurus kartu keluarga. "Pak, nama anakku Alex Harto." Petugas itu mengetik beberapa kali pada keyboard, tetapi dahinya makin berkerut. "Di kartu keluarga Tama Harto, sudah tercatat seorang anak bernama Alex Harto." Winda tertegun, mengira dirinya salah dengar. "Nggak mungkin, anak kami baru genap sebulan!" Belum selesai bicara, ponsel di sakunya bergetar. Saat dia membuka layar, terlihat foto dari asisten Tama, Sania Marsudi. Dalam foto itu, Tama merangkul pinggang Sania dengan tangan kiri, sementara tangan kanannya menggendong bocah laki-laki sekitar lima atau enam tahun. Ketiganya berdiri di depan gerbang TK, tersenyum begitu cerah hingga menyilaukan mata. Di papan nama yang tergantung di dada bocah itu, tertera jelas namanya, Alex Harto.
26.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 828 kali sebagai seragam kerja warna biru
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
56789
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status