Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta Seroja

Cinta Seroja

meremas seprei hingga membuat kusut tak beraturan. Setelah merasa puas. Eza bangun, mengusap pipinya yang basah dengan air mata. "Aku gak boleh nangis! apa nanti kata umi dan abah. Aku harus pasrahkan ini semua pada yang maha segalanya, pasrah dan ikhlas."
9.73.7K viewsCompletedAdded to Library 104 Times as serena chapter 77
Read
+Library
Under His Darkness

Under His Darkness

Serena menjerit seraya terus mengudarakan desah kencang. Ranjang itu berderit lirih, seolah menjerit atas pengkhianatan yang sedang terjadi di atasnya. Bayangan Nayla seolah masih tertinggal di sudut ruangan, menyaksikan dalam diam betapa mudah bagi Nathan untuk membiarkan tempat tidurnya basah atas cairan dari wanita lain. “Ingin lagi?” Serena bertanya. Nathan tertawa sambil tangannya membingkai wajah Serena yang berpeluh. “Seharusnya aku yang tanya, kamu ingin lagi?”
104.7K viewsOngoingAdded to Library 131 Times as serena chapter 77
Read
+Library
Setelah Bercerai, Aku Menjadi Dokter Sakti

Setelah Bercerai, Aku Menjadi Dokter Sakti

Bukan napas yang keras, bukan napas yang berlebihan, hanya satu embusan singkat yang keluar sebelum dia bisa menahannya, dari seseorang yang baru menyadari bahwa hari yang seharusnya tenang tidak akan menjadi tenang. Serena Hale menutup pintu di belakangnya dengan cara yang sudah terbiasa melakukan itu di ruangan orang lain. Tanpa ragu, tanpa basa-basi, seperti seseorang yang menganggap haknya untuk ada di sana sudah settled sebelum pintunya terbuka. "Apa yang kau inginkan?" "Hanya ingin duduk dan mengobrol ringan denganmu." Serena mengambil kursi di depan mejanya dengan cara yang sama. Tidak meminta, hanya duduk. "Apakah itu dilarang?"
1025.8K viewsOngoingAdded to Library 696 Times as serena chapter 77
Read
+Library
Love Me, Sersan!

Love Me, Sersan!

LOVE ME, SERSAN Bagian 1 “Bapak tidak berhak mengatur saya seperti itu! Bapak bukan orang tua atau suami saya yang ....” “Ya, sudah! Kalau begitu saya akan jadi suami kamu. Kita menikah malam ini!” ----------------- Dia melamarku! Laki-laki arogan itu melamarku dengan cara yang arogan. Sialnya aku menerima. Tepatnya tidak bisa menolak.
9.9120.0K viewsCompletedAdded to Library 4.7K Times as serena chapter 77
Read
+Library
Kontrak Rahim Pengganti untuk Sang Pewaris

Kontrak Rahim Pengganti untuk Sang Pewaris

Suara kaki heels terdengar tajam mendekat, membawa ketegangan yang mengintimidasi, dan tidak sempat Audrey berbicara. Plak! Sebuah tamparan keras langsung mendarat dipipi, sebuah pukulan yang dilayangkan tanpa sebuah alasan, memperlakukan Audrey dengan semena-mena. Audrey menegang terkejut mengusap pipinya yang panas kemerahan, tidak dia sangka dibalik penampilannya yang berkelas, wanita itu sangat bar-bar dan tidak beretika. “Jadi, kau orang yang telah menggoda suamiku,” ucap Serena dengan mata menyala-nyala penuh amarah dan langsung melayangkan tuduhan yang tidak berdasar.
1065.2K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as serena chapter 77
Show Reviews (20)
Read
+Library
Asayake
Novel baru saya telah rilis, judulnya 'Isela: Putri yang Terbuang'. Itu adalah spin-off untuk Jach dan Aurelie dari novel Kontrak Rahim Pengganti untuk Sang Pewaris. Bagi yang tertarik silahkan kunjungi ya. Terima kasih..
Puji Lestari
nano nano perasaan ku saat ini. Dante it's okay . rawat anakmu dengan baik yaaaa . tetap mendukung mu. kamu juga berhak bahagia yaa untuk Audrey kamu juga berhak bahagia dengan Jack atau dengan siapampun itu Aurelie kamu harus sembuh kamu harus hidup lebih baik ok. selalu mendukung novel ini.
Read All Reviews
Memar Termanis

Memar Termanis

Serena mencoba memanggil dokter yang sibuk mempersiapkan alat-alatnya. “Tenang, tahan sebentar lagi,” ujar dokter itu sambil melihat ke arah wanita yang ternyata bernama Hera. “Maksudnya apa?” Serena bertanya, gemetaran, tangannya mencengkeram erat sprei tempat tidur. Hera mendekat, membungkuk sedikit, dan berbicara dengan nada tajam. “Bayimu akan dipaksakan untuk keluar. Sebagai gantinya, kami akan membayarmu. Tapi kamu harus menjauhi Jexon.”
101.3K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as serena chapter 77
Read
+Library
Pelayan Cantik Sang Presdir

Pelayan Cantik Sang Presdir

Mungkin sebentar lagi Jeff akan keluar dari sana. Serena berdiri di dekat mobil, menunggu kedatangan Jeff. Tidak lama terdengar suara rotor dari kejauhan. Secara refleks Serena mendongakkan kepala, menatap langit malam yang gelap. Lampu kedap-kedip di atas udara tampak mendekat diiringi suara-suara berisik rotor sebuah_What the heck_beneran Helikopter?
1023.9K viewsCompletedAdded to Library 956 Times as serena chapter 77
Read
+Library
DIBENCI KELUARGA DICINTA RAJA MAFIA

DIBENCI KELUARGA DICINTA RAJA MAFIA

Lebih menjengkelkan lagi, Serena asal saja mengembalikannya. "Kau menyentuh milikku, tanpa seizinku!" Desis Al coba menahan diri. "Aku minta izin kok," sahut Serena tidak mau kalah. "Kapan?" Sergah Al tak merasa. "Waktu kamu di luar tadi," balas Serena tanpa dosa. Al mendorong napasnya kasar. "Tambah hukumannya." Sudah jelas Serena sengaja menantangnya. Berani sekali gadis di hadapannya berkata seperti tadi.
10140.6K viewsCompletedAdded to Library 5.5K Times as serena chapter 77
Read
+Library
Saat Istri Mantan Menghubungiku

Saat Istri Mantan Menghubungiku

jawab Serena yang langsung membuat Zena bersorak gembira. Karena sudah sore Serena meminta Zena untuk mandi. 'Nanti setelah mandi aku akan bicara lagi padanya,' ucapnya dalam hati. Serena kembali ke kamarnya untuk mandi. Bersamaan ketika dia keluar dari kamar mandi hujan turun dengan sangat deras disertai petir dan kilat. "Mama,, aku takut" Zena masuk kamar sambil berlari dan naik ke ranjang tidur.
1055.3K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as serena chapter 77
Read
+Library
Kesempatan Kedua : Dimanja Tiga Penguasa

Kesempatan Kedua : Dimanja Tiga Penguasa

“Tuan muda bisa percaya padaku. Jika aku memang berniat meruntuhkanmu, apa untungnya bagiku? Dan jika memang aku berniat jahat padamu, bukankah seharusnya aku membongkar rahasiamu ke orang tuaku?” Ketegangan saraf otot pada leher Zachery, perlahan tapi pasti mulai mengendur. Serena menangkap reaksi alaminya yang lebih santai. Kemudian berkata lagi, “Aku datang sendirian kemari, tanpa pengawalan. Karena aku juga percaya pada tuan muda.” “Setelah aku hampir membunuhmu dan meracunimu? Heh! Omong kosong!” Zachery mendesis seperti ular berbisa. Sontak meraih wajah mungil Serena, untuk dicengkeram sangat erat.
105.8K viewsOngoingAdded to Library 231 Times as serena chapter 77
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status