Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gadis Binalku!

Gadis Binalku!

Galendra tetap diam, menerima semua yang Serena ingin katakan padanya selama ini. “You left me paralyzed. No cure, no rehab for me,” Serena terisak. “But you still got the nerve to keep asking me,” Mata Serena sayu tapi menghunus tajam pada Galendra. Bulir demi bulir ikut turut berjatuhan ke pipinya. Gadis itu menunduk lemah, bibirnya bergetar karena tangis. “They say that time flies, but you keep breaking its wings,” Sakit sekali. Padahal Serena sudah melakukan semuanya. Padahal Serena sudah lari sejauh mungkin. Padahal Serena sudah membangun dinding setinggi yang ia bisa.
1019.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 737 kali sebagai serena chapter 77
Baca
+Pustaka
Transmigrasi Seksi Mommy

Transmigrasi Seksi Mommy

Tak tak tak Tatapan keduanya melihat ke arah suara high heels ternyata Serena yang sudah rapi, Vincen terpana melihat Serena yang sangat cantik apalagi senyumannya yang lebar. "Selamat pagi Mas Vincen! Ah, selamat siang maksudku." Seru Serena merasa tidak enak, dirinya pikir hanya ada Vincen saja tahunya mertuanya juga ada di sini. Mata Serena terkejut melihat anaknya berada di gendongan Casandra, ia tidak salah lihat kan?
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai serena chapter 77
Baca
+Pustaka
Mencuri Malam Pertama Kakak Ipar

Mencuri Malam Pertama Kakak Ipar

Kita perlu bicara soal hubungan ini. ​Serena menyunggingkan senyum sinis yang sarat akan kemarahan, meremas ponselnya hingga buku-buku jarinya memutih kaku. Ia tidak akan pernah membiarkan status sosialnya hancur. Kebahagiaan semu yang ia tampilkan di mansion ini adalah satu-satunya benteng pertahanan yang tersisa. ​"Kau pikir kau bisa mencampakkanku begitu saja, Julian?" bisik Serena dingin pada kegelapan taman.
9.933.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 693 kali sebagai serena chapter 77
Baca
+Pustaka
Ketika Aku Berhenti Mencintaimu

Ketika Aku Berhenti Mencintaimu

Serena menghentakkan kakinya ke lantai, menatap kamera-kamera yang terus mengabadikan kehancurannya dengan mata merah menyalang. "GAVIN PRATAMA! AKU SUMPAHI HIDUPMU HANCUR!" jerit Serena mengutuk dengan suara parau yang amat memilukan seraya ditarik masuk ke dalam sel tahanan. "KAMU SUDAH SADAR TAPI SEMUANYA SUDAH TERLAMBAT! KAMU SAMA SAJA SEPERTI IBLIS, KAMU TIDAK ADA BEDANYA DENGANKU GAVIN , LIHAT SAJA TUNGGU PEMBALASANKU UNTUKMU DAN ALENA!"
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai serena chapter 77
Baca
+Pustaka
Hasrat Terlarang: Gairah Tersembunyi Istriku

Hasrat Terlarang: Gairah Tersembunyi Istriku

Aku memejamkan mata, membiarkan diriku tenggelam dalam dosa rahasia ini. Setelah sekian lama badai gairah itu mengamuk, aku akhirnya menarik diriku menjauh. Napasku menderu pelan. Aku mengenakan kembali pakaianku dengan rapi, sementara Serena terkapar tak berdaya di atas ranjang, napasnya tersengal dan tubuhnya dipenuhi keringat serta jejak kepemilikanku. Kewarasanku kini kembali tajam. Aku menatap Serena dengan mata emas yang dingin.
9.8227.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.5K kali sebagai serena chapter 77
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Teguh Imam
sebenernya bagus sih crita awalnya karena kesetiaan kepada Amanda istri sahnya tp semakin lama critanya menyimpang dari seharusnya..ayah mertua yg seharusnya melindunginya malah menggagahi Amanda menantunya sendiri,sedangkan Rey suaminya malah selingkuh..aku harap Rey bisa berubah tetap pada Amanda
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
MEMBALAS PENGKHIANATAN SUAMI DAN KAKAKKU

MEMBALAS PENGKHIANATAN SUAMI DAN KAKAKKU

Alea menghembuskan napas pelan. “Baik. Kalau itu yang kalian mau…” Tatapannya berubah datar. Bukan marah...lebih kosong dari itu. “…aku akan mengalah. Seperti biasa.” Ia tersenyum tipis, getir. “Aku akan melepaskan apapun yang berhubungan dengan Ethan. Kali ini, Serena kembali menang. Mereka sudah jauh, bukan? Jauh sekali… bahkan ketika aku masih menjadi istrinya.”
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai serena chapter 77
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Kedua Tuan Presdir

Menjadi Istri Kedua Tuan Presdir

Pesan dari Sebastian muncul di layar, mengandung ketegasan dan amarah yang terpendam. [Kau tidak berhak mengaturku lagi, kesepakatan kita sudah berakhir ketika Bintara dan Aruna berpisah. Apa lagi maumu?] Serena membaca pesan itu berulang kali, alisnya sedikit terangkat, lalu sebuah senyum tipis muncul di sudut bibirnya. Dia bangkit dari kursinya, berjalan ke jendela besar yang menghadap pemandangan kota yang berkilauan di bawahnya. Di balik pandangan tenangnya, hatinya berkecamuk.
9.83.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai serena chapter 77
Baca
+Pustaka
Gairah Membara Paman Tunanganku

Gairah Membara Paman Tunanganku

Serena berusaha mendorong dada pria itu. “Kau mengatakan aku mesum, jadi aku ingin tahu. Seberapa mesumnya aku di matamu.” “Aaah.” Serena mendesah lagi saat Steave meremas payudaranya. Steave mengambil buku yang berada di tangan Serena dan melemparnya ke kasur. Ia tidak ingin ada gangguan di antara mereka.
1072.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai serena chapter 77
Baca
+Pustaka
Pawang Cinta Ternyata Jodoh

Pawang Cinta Ternyata Jodoh

Hanya sekilas, tapi mampu membuatnya tersentak. “Aku nggak perduli. Setidaknya aku bisa menahanmu untuk tetap di sini,” balas Serena dengan sengaja mendorong Zean hingga jatuh di kasur dan langsung menindihnya. “Serena, jangan berpikir jika aku akan melakukan hal gila itu padamu,” peringatkan Zean. “Anggap saja aku yang melakukannya padamu,” komentar Serena.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai serena chapter 77
Baca
+Pustaka
Suamiku, Jangan Mati Lagi!

Suamiku, Jangan Mati Lagi!

teriak Evan lantang seraya menerjang maju ke depan untuk menahan serangan pertama ksatria istana, membiarkan Serena berlari menembus kegelapan malam seorang diri. Mendengar perintah Evan, Serena segera berlari tanpa keraguan. Meninggalkan Evan yang bertarung dengan ksatria istana. Serena harus bergerak cepat. Jika dia sampai ragu-ragu, mungkin saja dia akan tertangkap. Serena percaya Evan bisa mengatasinya, sekarang dia hanya harus fokus menyelamatkan dirinya. Pergi ke jalan Dient dan mencari butik bernama Enz.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai serena chapter 77
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status