Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jodoh satu RT

Jodoh satu RT

Giliran Mia ikut berkomentar. Serena mendengkus, menatap kedua mata sahabatnya dengan ratapan sedih. “Perasaan nggak bisa dipaksain, Ze, Mi, gue tau Romeo juga pasti jengah sama semua ini. Gue bahkan bebasin Romeo mau dekat sama siapa kek, pacaran sama siapa kek. Nih, asal lo berdua tau, ya. Minggu lalu, gue tangkap basah Romeo teleponan sama cewek, mereka bahas soal dokter kandungan dan kehamilan. Kalian tau maksud gue, kan?” sorot mata Serena menunjukkan iya yakin dengan apa yang didengar. “Masa sih?” Zeya terkejut.
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai serena chapter 77
Baca
+Pustaka
Pura-Pura Menikah

Pura-Pura Menikah

"Menjelang petang, perlahan Serena mulai mengerjapkan matanya. Menyesuaikan cahaya sinar lampu. Hal yang pertama dilihatnya adalah langit-langit kamar yang berwarna putih. Kemudian menoleh ke arah kiri di sana ia melihat seorang laki-laki menelfon dengan tangan kanan, sedang tangan kiri ia masukkan ke dalam kantong celana. Cukup lama termenung akhirnya dirinya sadar, bahwa saat ini ia berada di rumah sakit. Serena mengingat-ngingat kembali kejadian di ruangannya sebelum pingsan. Beberapa jam yang lalu "Cinta tolong ke ruangan saya sekarang!" titahnya. "Ada apa kak, sepertinya Kak Serena dalam masalah?" tanya Cinta yang duduk di hadapannya, yang hanya di batasi oleh sekat meja. "Coba kamu per
1014.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 350 kali sebagai serena chapter 77
Baca
+Pustaka
Hasrat Liar Mantan Posesif

Hasrat Liar Mantan Posesif

Kevin mendorong tubuh Serena kasar ke sofa bewarna abu berbentuk L di ruang kamarnya. "Mmmh!" Erangan sakit terdengar lirih, Serena menyentuh dahinya yang memar karena benturan barusan di pegangan sofa. Kepalanya berputar dan visinya menjadi gelap sesaat. Baru saja Serena akan mengangkat tubuhnya bangun, namun terhenti saat tekanan berat dari belakangnya menekannya kembali.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai serena chapter 77
Baca
+Pustaka
Tuan Martin, Berhenti Menggodaku

Tuan Martin, Berhenti Menggodaku

tanya Serena berada di dalam mobil dengan posisi kedua matanya yang tertutup. “Jika aku ingin, aku sudah melakukannya sejak lama, karena kau cantik dan bodymu juga lumayan. Aku bisa mendapatkan uang dari om-om kaya raya.” “Dasar gila,” balas Serena, karena mengantuk Serena akhirnya tertidur saja sementara Bela fokus menyetir. Dan ketika Serena terbangun, kain yang menutup matanya sudah terlepas. Lalu ia merasa melayang dan benar karena ia berada di dalam sebuah helikopter.
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 247 kali sebagai serena chapter 77
Baca
+Pustaka
Selir Medis Penguasa Langit

Selir Medis Penguasa Langit

Sera langsung terpana, tetapi kemudian menghela napas dengan pelan. Sera menatapnya, tetapi tidak khawatir dengan Seven-up yang berada tangan Bibi Qing, "Terserah kamu mau percaya atau tidak!" Bibi Qing mencekik leher Seven-up, "Jangan berpikir aku tidak berani." "Aku tahu kamu berani!" Sera berkata dengan tenang dan menatap mata Seven-up yang hitam kelam, "Kamu lakukan saja!"
9.85.3M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153.2K kali sebagai serena chapter 77
Tampilkan Ulasan (2060)
Baca
+Pustaka
ماوار سياع افيف
gimana cerita ny kok sudah tamat ...pdahal petasan kecil belum lahir ...mana danau cermin belum ada jalan pulang ny ...huhuhu...... lanjutin LG thooorr cerita nya ... gak bisa bobok KLO kaya gini gantung ...pdahal di setiap cerita tak tunggu in lhooo ... penasaran sama petasan kecil apakah laki2 atau
Devi Zulfia
terasa seperti mimpi cerita selir medis sudah tamat tapi ternyata betul betul tamat dan dengan berat hati aku harus hapus ini aplikasi karena aku udah malas baca novel yang lain yang aku suka cuma novel ini aja ...
Baca Semua Ulasan
Feel Special

Feel Special

omel Jeremy dengan napas yang masih tersengal. "Hah? Gimana apanya? Kalau ngomong yang jelas dong!" jawab Serena yang masih fokus membaca buku manga favoritnya. Jeremy yang kesal karena Serena yang tidak melihat ke arahnya saat ia tengah berbicara. Tanpa pikir panjang Jeremy langsung mengambil buku manga yang dibaca Serena. Otomatis Serena melihat ke arahnya dengan tatapan sinis.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai serena chapter 77
Baca
+Pustaka
Pesona Istri Kedua Pria Berkuasa

Pesona Istri Kedua Pria Berkuasa

Hatinya terasa sangat panas melihat semua orang turut bahagia dan mengucapkan selamat pada madunya. "Tunggu saja kejutan dariku," gumamnya sembari menyeringai. Setelah Kenzo dan istri keduanya duduk di tempat yang telah disediakan, Serena berjalan keluar dari dalam rumah menuju taman. Pandangan matanya tidak lepas pada sasaran yang telah ditetapkan olehnya. "Bersiap-siaplah kalian, sebelum aku hancurkan," ucapnya dengan penuh kebencian, sambil berjalan menghampiri suaminya yang sedang duduk di tengah-tengah taman.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 328 kali sebagai serena chapter 77
Baca
+Pustaka
Bukan Untuk Dicintai

Bukan Untuk Dicintai

“Ga, yang ini jangan lo lepas.” Ia pergi tanpa menunggu jawaban. “Arga...” Suara Serena serak saat membuka mata. Ia coba bangun, tapi dadanya berat. Arga mendekat. “Jangan dipaksa. Istirahat aja.” Tatapan Serena jatuh ke perban di bahu kiri Arga. “Kamu terluka...” “Sedikit.” “Itu bukan sedikit, Arga...”
646 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai serena chapter 77
Baca
+Pustaka
ANASTASIA: Terjebak Sebagai Tawanan Kaisar

ANASTASIA: Terjebak Sebagai Tawanan Kaisar

Dia mengompres dahi Sera yang panas membara dengan kain basah, menyeka keringat yang terus mengalir dari tubuh gadis itu, membisikkan kata-kata penenang yang dia simpan begitu lama di dalam dadanya. Keenan duduk di kursi dekat pintu, mengawasi dalam diam, terlalu syok untuk bicara banyak, hanya sesekali membawakan air hangat atau kain bersih ketika diminta. Sera terus mengigau sepanjang malam, tubuhnya masih berjuang melawan energi asing dunia yang menolaknya. "Mama... Mama jangan pergi lagi," racaunya, air mata mengalir dari sudut matanya yang tertutup. "Kumohon jangan pergi lagi..."
8.86.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai serena chapter 77
Baca
+Pustaka
Tawanan Hati sang Penguasa

Tawanan Hati sang Penguasa

Sean justru mengalihkan pandangan. Mau bagaimana lagi, hutang-hutangnya akan dianggap lunas jika rentenir tua bernama Aroon tersebut diizinkan untuk menyentuh Serena. Tak ada lagi yang bisa wanita itu lakukan selain hanya menangis meratapi nasib. Bibirnya kini bahkan ditutup menggunakan lakban. Membuatnya tak mampu lagi mengeluarkan suara. Tetesan demi tetesan dari sudut matanya mewakili betapa hancur dan kecewa perasaannya saat ini. Sebuah kamar hotel kini menyambut kedatangan Serena. Tubuhnya dilempar ke atas ranjang sebelum akhirnya pria bernama Aroon tersebut mendekat dan berusaha menyentuhnya.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai serena chapter 77
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status