Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Beautiful Darkness

Beautiful Darkness

Ia seakan hendak membunuh Van lewat tatapan dan kerlingan matanya yang terlihat berbahaya. “Lihat siapa yang bicara. Apa hakmu bertanya padaku?” Rey menyesap latte dari cangkirnya. Asap mengepul itu ia hiraukan seolah minuman itu tak terasa panas sama sekali. “Kau tak tahu betapa saat ini aku sangat ingin menghajarmu, Brengsek,” ujarnya kalem.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 180 Times as shadow assassin
Read
+Library
Nightmare

Nightmare

Aku menatap kosong pada sandal wedges dengan double strap warna beige kesayangan Ibu. Andai Ibu masih hidup, pasti dia akan memakainya setiap saat. Detik berikutnya, entah mengapa aku tiba-tiba melihat bayangan hitam, seperti kaset rusak yang berputar di kepalaku, aku melihat Sarah berlumur darah. Mulutnya dan kepalanya penuh dengan darah. Kulihat Sarah di dekap erat oleh Satria, lalu bayangan itu hilang memudar begitu saja.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as shadow assassin
Read
+Library
Rahasia di Bawah Selimut

Rahasia di Bawah Selimut

Dia kembali bergumam. "Apa?" Lina bercerita tentang teknik kuno yang menggunakan rambut janin atau tali pusar bayi yang sudah meninggal sebagai akta perkenalan. Teknik ini menggunakan jimat untuk menekan jiwa pemilik tubuh asli, kemudian mengoleskan abu dari janin yang sudah meninggal ke dahi pemilik tubuh asli untuk menarik jiwa tersebut ke dalam tubuh.
17.5K viewsCompletedAdded to Library 700 Times as shadow assassin
Read
+Library
Shadow on me

Shadow on me

bisiknya. “Bukan. Ini bukan gaya Black Cell. Terlalu frontal.” Dante menoleh cepat. “Mungkin... bounty hunter. Atau... preman bayaran yang dibayar untuk tes awal.” Mobil hitam mempercepat laju. Jarak mereka tinggal tiga puluh meter. Dante mengambil sudut tajam, lalu menekan tombol di dasbor. Papan jalan rahasia muncul, dan mobil mereka masuk ke jalur bawah tanah.
10888 viewsOngoingAdded to Library 31 Times as shadow assassin
Read
+Library
ASHOLE

ASHOLE

Naya sampai terkejut karena sentuhan yang tiba-tiba itu padahal Rio sudah izin lebih dulu sebelum melakukannya. Obsidian Naya yang mulanya memandang tangan mereka yang saling mengenggam satu sama lain, perlahan naik ke atas sampai retinanya bertemu dengan manik hitam milik Rio. Sengaja cowok itu mengedipkan sebelah mata membuat ayunan tangan Naya terasa ringan mendarat pada lengan Rio. Naya refleks menampolnya.
102.9K viewsOn holdAdded to Library 62 Times as shadow assassin
Read
+Library
SHIELD

SHIELD

Sebuah seringai sinis muncul dari bibir pria yang membungkam Cahaya. Cahaya berusaha melawan, meronta sekuat tenaga. Tubuh kecilnya tidak menghasilkan apa-apa. Sekapan itu semakin kuat, Cahaya melemas. Gadis itu menghirup cairan yang sebelumnya memang disiapkan pada sebuah sapu tangan. Cahaya pingsan, meraih kegelapan dengan rasa takut yang masih menguasai pikirannya. “Fandi.” Itu nama terakhir yang terucap dari hatinya, sebelum akhirnya benar-benar terlelap di pelukan pria yang tidak di kenalnya.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as shadow assassin
Read
+Library
AFTERFALL

AFTERFALL

Benar saja, ada cahaya kecil seperti laser berwarna merah menyala yang terlihat terus bergerak tak beraturan. Ujung mata Pangeran Antheo melirik Pangeran Rex sekilas. Genggamannya pada pedang panjang dengan ukiran namanya di bagian atas itu amat kuat. Matanya membulat, terus terpaku pada kedalaman kabut. Hidungnya sesekali menghirup udara dalam-dalam, berusaha mengendus sesuatu. “Vampir,” bisik Pangeran Rex dengan nada penuh amarah yang dapat ditangkap oleh Pangeran Antheo dengan samar-samar.
108.2K viewsCompletedAdded to Library 238 Times as shadow assassin
Read
+Library
Betrayal

Betrayal

Bahkan desas-desus yang mereka dengar, Victor termasuk pada shadow market dan termasuk golongan mafia—walaupun tidak ada bukti valid yang telah menyebutkannya. Victor berjalan dan masuki lift khusus untuk jajaran petinggi perusahaan. Biasanya, di dalam lift akan ada obrolan seputar investor baru ataupun tender-tender yang hendak mereka gaet. Tapi saat ini, Victor beserta petinggi perusahaan hanya diam dan tidak mengatakan sepatah katapun. Bahkan mereka bernafas dengan sangat hati-hati. Takut suara nafas yang mungkin saja mereka keluarkan akan mengganggu telinga Victor dan menyulut amarah Victor nantinya.
106.2K viewsCompletedAdded to Library 155 Times as shadow assassin
Read
+Library
Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Kabut tipis yang biasanya menggantung tenang di sepanjang dinding batu mulai terpecah, tersibak oleh formasi angin yang berputar mengelilingi tubuh sosok yang tengah berjalan. Sosok itu tinggi, tubuhnya diselimuti jubah hitam berlapis garis merah tua yang tampak seperti urat darah yang membeku. Di balik topeng perak berhias rune bayangan, sepasang mata bersinar tajam, seakan menembus kegelapan yang melingkupinya. Pandangan itu dingin, namun terfokus. Dialah The Shadow, pembunuh elit, alat tertajam dari Sekte Angin Neraka.
1052.5K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as shadow assassin
Read
+Library
PREV
123456
...
9

Frequently Asked Questions

Moonlight Shadow' karya Banana Yoshimoto selalu membuatku merinding setiap kali membacanya. Ceritanya bukan sekadar tentang kehilangan, tapi bagaimana cahaya remang-remang kehidupan tetap bersinar setelah tragedi. Adegan pembuka di jembatan dengan tokoh utama yang merindukan kekasihnya yang meninggal—itu seperti tamparan halus yang membangunkan kita pada realitas: duka itu bisa selembut dan sepedih bayangan bulan. Yoshimoto menggali kompleksitas emosi manusia tanpa melodrama, menggunakan simbol-simbol sederhana seperti telur setengah matang atau lagu yang terus diputar sebagai pengingat akan betapa 'normal'-nya rasa sakit yang kita alami.

Yang paling menggugah adalah bagaimana penulis menyelipkan elemen magis-realisme secara alami. Adegan telepati antara Hitoshi dan Satsuki bukan sekadar plot device, tapi representasi betapa cinta dan kerinduan bisa melampaui batas fisik. Aku sering menemukan diri sendiri membaca ulang bagian-bagian tertentu sambil berpikir, 'Inilah mengapa literatur Jepang modern begitu memikat—kemampuannya menjahit yang supernatural ke dalam kain sehari-hari yang begitu nyata.'

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status