Karma(penyesalan)
"Aku beruntung bisa hidup diantara kalian. Usiaku sudah tak lama lagi. Aku sudah berjuang melawan penyakit ini selama ini, dan kini, aku bahagia bisa hidup diantara kalian. Aku berharap hubungan kalian bisa langgeng untuk selamanya. Jangan pernah melupakanku, jika aku sudah tiada nanti,"
Seperti itulah kira kira isi tulisan Adinda. Dan itu sangat membuat Amira sesegukan dalam tangisnya. Ia merasa sakit, setiap membaca baris tulisan Adinda. Amira memeluk tubuh Adinda. Ia memeluknya dengan sangat erat. "Jangan pernah berkata seperti itu, aku bilang jangan!" lirih Amira ditelinga Adinda. Kini, mereka berpelukan di tengah taman indah sebagai saksi.
Bab Populer