Selir Yang Terlupakan
“Tapi air itu tidak akan berarti apa-apa jika tangan kita saling menolak untuk membaginya. Kekayaan terbesar kita bukanlah sungai yang besar atau ladang yang luas — melainkan kesediaan kita untuk berbagi, bahkan saat kita sendiri sedang kekurangan.”
Dan di desa perbatasan itu, di tempat di mana saluran air itu digali, dibangun sebuah sumur besar yang dikelilingi taman bunga melati. Di pinggirannya tertulis kalimat yang diukir dengan huruf emas — kalimat yang diucapkan seorang anak laki-laki sepuluh tahun yang lalu, di bawah matahari yang terik dan di tengah ketakutan yang nyata:
“Kita bukan Utara dan Selatan. Kita adalah satu air, satu tanah, satu hati. Dan air yang sama mengalir di dalam ki