Foto Istriku di Aplikasi Kencan Online
Meski tubuhnya masih nyeri dan gemetar, ia memaksa bangun dan berlari ke arah Panji.
“Mas Panji,” suaranya bergetar hebat. “Tahan ya, ambulans pasti datang. Tolong bertahan.”
Shira menangis tanpa suara. Wajahnya basah oleh air mata dan darah Panji. Tubuhnya membungkuk melindungi Panji seolah ingin menahan hidupnya tetap tinggal.
“Ini salahku,” Shira terisak. “Aku nggak percaya sama kamu, Mas. Aku ninggalin kamu, aku bodoh, aku egois.”