Suamiku, Musim Dingin Tanpa Akhir
Miarosasurat cinta untuk calon suamikusurat cinta untuk suamikutertutup sudah pintu hatikupanggilan sayang ke suami
Kali ini menu kesukaannya, nasi Jepang dengan ayam panggang madu, salad hijau, dan teh hangat kesukaannya yang dia suka minum diam-diam saat lelah.
Meja makan sudah tertata rapi. Lilin kecil menyala hanya tidak terlalu terang, karena aku tahu dia tidak suka keramaian, bahkan di rumahnya sendiri. Jam tujuh lewat lima menit, tapi tidak ada tanda-tanda kedatangannya. Jam delapan lewat sepuluh masih tidak ada pesan. Jam sembilan, makanan mulai dingin dan hatiku pun begitu.