KACAMATA BERDARAH
ucap Shanti dengan suara hampir berupa bisikan panas.
"Memang sebelumnya enggak, Dek?" tanya Rehan bermaksud menggoda.
Jawab perempuan tersebut seraya mengusap-usap dada dan perut Rehan, "Kali ini lebih, Mas. Banget."
"Aku juga sangat mencintaimu, Dek," balas Rehan ikut mengelus-elus punggung Shanti menggunakan ujung jemarinya dengan lembut.
"Gak tahu kenapa, sepertinya … aku mulai tergila-gila lagi sama kamu, Mas," ucap Shanti tiba-tiba.
Hot Chapters