The CEO'S Forbidden Bride
“Saat kau pergi, duniaku benar-benar hancur. Tapi entah kenapa, aku yakin suatu hari kau akan kembali. Kita akan bersama lagi. Kapal ini… untukmu.”
Sunrise memandang sekeliling. Rancangannya, ya Tuhan mirip dengan kapal D’Amore Marittimo, tapi dengan sentuhan baru, lebih terang, lebih terbuka, lebih hidup. Seolah trauma lama diambil, dibersihkan, lalu dilahirkan kembali sebagai sesuatu yang aman.
“Untukku?” suaranya bergetar.
“Untuk kita,” Khairen membetulkan. “Untuk Ellion. Untuk masa depan kita.”
Bab Populer