NAFKAH YANG KAU MINTA KEMBALI
"Astaghfirullah Paman, jadi paman selama ini tidak ikhlas membiayai Mirna sekolah?"
"Ikhlas? Kamu pikir Paman kerja banting tulang itu nggak capek. Kamu juga nggak tau terima kasih. Fahmi kurang apa untuk kamu? Pegawai, gajinya besar. Lah kalau yang ini, tampang aja selengekan begini, mana ada uangnya." Paman melirik Ammar dengan pandangan sinis
Amar hanya tersenyum, tidak ada emosi di wajahnya.