تصفية بواسطة
تحديث الحالة
الجميعمستمرمكتمل
فرز
الجميعشائعتوصيةمعدلاتتحديث
Sebatas Istri Palsu

Sebatas Istri Palsu

Namun, tetap saja membuatnya ketakutan. Pemuka agama menjabat tangan Finn. “Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau ananda Finn Kalandra Sanjaya bin Adrean Sanjaya dengan Myesha Adia binti Bima Pratama dengan mas kawin emas seberat dua puluh koma sebelas gram dibayar tunai.” “Saya terima nikah dan kawinnya Myesha Adia binti Bima Pratama dengan mas kawin tersebut, tunai.” Finn mengucapkan dalam satu tarikan napas.
1014.0K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 392 مرة ضمن sholawat fina
قراءة
+مكتبة
Kontrasepsi di Kamar Adikku

Kontrasepsi di Kamar Adikku

protesnya dengan suara manja. “Aku nggak tega bangunin kamu, Fin. Soalnya kamu tidurnya nyenyak banget.” Mengulas senyum, membelai rambutnya yang tergerai indah. Aku akui Safina itu memang cantik. Kulit putih, mata bulat dengan bola mata bening serta iris berwarna coklat. Hidungnya tidak terlalu mancung, senyumannya juga manis. Dan yang paling penting, dia itu wanita shalihah juga penurut. Dia selalu taat kepadaku, serta terlihat begitu sayang kepada Saquina juga Syabil.
1085.0K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 3.1K مرة ضمن sholawat fina
قراءة
+مكتبة
Tinggal Bersama Bos Cantikku

Tinggal Bersama Bos Cantikku

tanya Surya perlahan. Finlo tertawa terbahak-bahak sambil menyahut, "Kamu akan segera tahu." "Benarkah?" Begitu selesai berkata demikian, Surya melihat Finlo mengatupkan kedua tangannya dan mulai berdoa. "Ayah yang Agung, tolong beri aku kekuatan untuk memasuki tamanmu dan menjadi pengikutmu yang setia." Setelah Finlo mengucapkan kata-kata ini, api energi spiritual emas di tubuhnya langsung berubah menjadi hijau dan membumbung ke langit.
9.9390.4K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 14.4K مرة ضمن sholawat fina
قراءة
+مكتبة
Tak Seindah Malam Pertama

Tak Seindah Malam Pertama

Bab 68 Tak Seindah Malam Pertama (Ikhlas yang Membahagiakan) “Saya terima nikah dan kawinnya Maya binti Almarhum Hamdan dengan mas kawin seperangkat alat sholat dibayar tunai.” “Sah?” “Sah.” Serempak semua tamu yang berada di masjid Al Falah mengucap Hamdalah. Diantara sekian manusia yang hadir, tampak seorang wanita paruh baya yang sedari tadi terus menitikkan air mata.
9.38.8K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 202 مرة ضمن sholawat fina
قراءة
+مكتبة
PREMAN DILAMAR SHALEHAH

PREMAN DILAMAR SHALEHAH

Ia mengibaskan sorban di bahunya dengan lagak songong dan berjalan dengan angkuh. Rijal Atta Al-Faruq, nama lengkap lelaki yang hendak melamar Aisha, Aisha Ulya Sakinnatazzahra. Lelaki itu berjalan dengan penuh percaya diri saat netra matanya melihat santri putri mengintipnya dari lantai dua asrama pondok pesantren milik almarhum kakek Aisha yang di teruskan oleh ustadz Harun itu. "Ini putra, Anna! Rijal Atta Al-Faruq, mengenyam pendidikan yang cukup tinggi bahkan prestasinya sudah puluhan kali," ucap H. Hameed seraya tersenyum.
108.8K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 194 مرة ضمن sholawat fina
قراءة
+مكتبة
Terjebak Di Antara Para Lelaki Tampan

Terjebak Di Antara Para Lelaki Tampan

Saat ini ketiganya sedang membeli seperangkat alat sholat. "Nih Lif, tinggal bayar ke si Udanya." Raika menyerahkan kantong berisi seperangkat alat sholat pada Khalif. "Dua ratus delapan lima." Khalif dan Kiran membulatkan matanya. Pasalnya saat mereka bertanya, seperangkat alat sholat tersebut harganya empat ratus ribu. Dan kini Raika berkata harganya dua ratus delapan puluh lima ribu? Pakai pelet apa sahabatnya ini pada penjualnya.
104.6K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 92 مرة ضمن sholawat fina
قراءة
+مكتبة
ARWAH SI KEMBAR

ARWAH SI KEMBAR

sahutku. "Aku tidak takut, Dew! Tapi kamu sebagai istri tak seharusnya lancang seperti itu, ini kalau tidak percaya. Mas Tama menunjukkan panggilan terakhirnya memang bernama Bian. Aku hanya diam berusaha untuk percaya meski firasatku menolaknya. *** "Sialan, untung saja tidak kepergok kalau aku sedang teleponan sama Tari," gumamku. Rasanya aku sudah hampir gila setiap hari selalu saja terjadi hal yang tidak masuk di akal sehatku.
103.2K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 120 مرة ضمن sholawat fina
قراءة
+مكتبة
Mutiara Sang Rahwana

Mutiara Sang Rahwana

Bima mencomot dan menikmatinya dengan khusyuk," Enak, ya. Jangan lupa tanyain pelayan apa nama menu ini biar besok bisa dipesan lagi." Tiara mengangguk. Setelah hidangan tandas semua, mereka memanggil pelayan yang datang membawa bill. “Yang ini, namanya apa?” tanya Tiara bersamaan Bima yang antusias. "Oh, ini namanya insonem Mas, Mbak." Pelayan tersenyum sambil menyodorkan kartu milik Bima setelah transaksi pembayaran selesai. "Ini cacing laut. Cacing ini kaya protein sehingga pas sekali untuk yang sedang berbulan madu seperti Mas dan Mbak."
1011.0K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 372 مرة ضمن sholawat fina
قراءة
+مكتبة
Ternyata Aku Madunya

Ternyata Aku Madunya

ucap Fina. ***
1013.8K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 289 مرة ضمن sholawat fina
قراءة
+مكتبة
السابق
1
...
34567
...
10
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status