Kafan Hitam
Syukurlah, dari persembunyiannya, ia bisa melihat keadaan depan dengan cukup jelas.
Rojali sendiri bergegas menuju depan gubuk. Ia menyambut Aep dan Ujang dengan ramah. Ia mengambil beberapa batok kelapa juga cerek untuk minum. Camilan seperti rengginang, opak, wajik dan papais tak lupa ia suguhkan.
“Nuhun, Ustaz,” ucap Aep sembari mengambil air dari cerek, lalu memberikannya pada Ujang, kemudian untuk dirinya sendiri.
인기 회차