Nikah Tanpa Undangan
Pria tampan itu melirikkan pandangannya sekilas, sudut bibirnya sedikit terangkat, menyembunyikan kegetiran dibalik senyuman.
"Kau pikir aku malaikat? Bahkan anak SD saja sudah sering menyatakan cintanya." Sandika menggelengkan kepalanya.
"Cekh, aku tau itu! Tapi maksudku…"
"Perhatian, bagi penumpang pesawat JT 001 tujuan Jakarta, dimohon untuk segera bersiap."
"Sudah waktunya, ayo!" Sandika memotong ucapan Kayla, ia bangkit dari tempat duduknya, mendorong koper Kayla dan bergabung dengan teman-temannya.
Hot Chapters