Godaan Saat Salah Masuk Ruangan
Gerakannya terasa kaku dan hampa, seolah-olah hanya sedang menyelesaikan suatu tugas.
Dia bahkan menghitung waktu, sesekali melirik jam weker di meja samping tempat tidur.
“Ayo bergerak, jangan lama-lama. Ini sudah jam tujuh, pacarku akan pulang jam delapan.”
Mendengar desakannya, aku pun mempercepat gerakanku.
Rasanya tidak seenak yang kuharapkan, jadi aku bertanya padanya, “Bagaimana rasanya? Apa enak?”