Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Unknown

Unknown

“Nyet gak ada cowok-cewek itu temenan atau sahabatan, pasti salah satunya nyimpen rasa” “Enggak nyet suer, lu kek gak percaya banget sama temen lo jadinya” “Berapa persen lo bisa yakin? Entah itu elu apa Adira pasti salah satunya bakal nyimpen perasaan. Dengerin gue kali ini aja kalo lo beneran pengen lulus dengan selamat dari fakultas ini. Lo sendiri yang bilang niat lo kuliah cuma pengen cepet lulus”
2.2K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as shunned
Read
+Library
SHANIA

SHANIA

Kilat di matanya penuh muatan protes atas sikap tenang Shania. "Aku sedih harus mengkhianati ayahmu seperti ini," kata Shania muram, "tapi aku tidak menemukan satu alasan pun untuk bisa mendukung keputusan konyolnya. Dan sayangnya, aku juga tidak bisa berdiam diri, jadi aku lakukan apa yang kubisa agar paling tidak, makan malam ini tidak berakhir menjadi petaka." Shania menatap pantulan wajah Bianca di cermin dan terlihat sekali putri tirinya itu menanti-nanti kelanjutan ucapannya. "Aku," lanjut Shania, "sudah mencoba bicara dengan Tuan Brandon secara pribadi. Kebetulan aku berhubungan baik dengan beliau dan istri beliau. Hasilnya, Sayangku, Tuan Brandon sendiri kini berpikir perjodohan ini
108.9K viewsCompletedAdded to Library 221 Times as shunned
Read
+Library
WITHERED

WITHERED

Tidak mengatakan status Banyu sebagai putranya, pada mata dan telinga manusia adalah bentuk perlindungan Ken pada anak berusia dua tahun yang lahir dari hubungan terlarang karena aku memilih pergi sebelum menyelesaikan apa yang seharunya ku akhiri. Anak yang lahir suci, akan disebut haram hanya karena ia terlahir di luar pernikahan. Dan di negara ini, negara yang penduduknya masih begitu munafik, aku tidak yakin orang-orang tak akan memberi tatapan tak ramah pada Banyu. Anak suci itu akan disebut haram oleh orang-orang yang tidak memiliki hati.
1023.9K viewsCompletedAdded to Library 716 Times as shunned
Read
+Library
HURT

HURT

“Tidak.” “Ayolah, kita kan teman. Ya, ya?” Eun Jung merayu. “Bisnis tetap bisnis. Tidak memandang teman atau keluarga. Lagi pula, kau telah membuatku menggambar apa yang tidak ingin aku gambar. Jadi tidak ada diskon. Titik.” Terdengar desahan napas berat Eun Jung. “Baiklah,” putusnya dengan nada suara tak rela.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as shunned
Read
+Library
Shamans

Shamans

Ia tahu benar betapa berbahaya baginya jika ada orang yang mengetahui nama lahirnya. Di dunia shaman, memberikan nama lahir ke sembarang orang bisa menyebabkan kematian. Karena semua shaman butuh nama lahir selain beberapa benda tambahan untuk bisa mengutuk orang lain. Kecuali mungkin orang-orang yang memiliki kemampuan spesial. "Ma-maafkan aku, Nyonya. Tadi aku kesiangan, lalu macet parah di dekat sini. Jadi aku ...."
103.0K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as shunned
Read
+Library
Shadow

Shadow

“Seharusnya kau menjadi pengusaha saja. Hidupmu tidak akan sesingkat ini.” Jason berdiri dan berdoa. “Semoga kau diterima disana.” Jason menoleh ke arah Hanes dan Shella secara bergantian. “Siapa berikutnya?” Hanes dan Shella yang semula sedang memperhatikan Marley, sontak menatap Jason. Shella menoleh ke arah Hanes sambil menganggukan kepalanya seperti telah menyusun sebuah rencana. Setelah itu Jason melihat Hanes yang berlari ke arahnya tanpa pisau yang semula ada di tangannya. Lewat ekor matanya, Jason dapat melihat Shella yang juga berlari ke arah nya secara bersamaan. Jason menghela nafasnya dengan berat.
9.911.9K viewsCompletedAdded to Library 403 Times as shunned
Read
+Library
UNACCEPTED

UNACCEPTED

sahut Miko. “Gak mau. Maunya sama Regar,” Regar memalingkan wajahnya malas, “murahan,” jawab Regar spontan dengan nada meremehkan. Cowok itu sedang menahan amarahnya saat ini. Ia berusaha untuk tidak membentak Nessa walaupun ia tahu kata – katanya barusan sangat tajam. Mata Nessa membulat. Ia terkejut mendengar respon Regar. Nessa tidak menyangka Regar akan berkata sekasar itu padanya.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as shunned
Read
+Library
Betrayal

Betrayal

Semoga saja tidak pernah ***. Victor berjalan dengan tenang melewati lobby gedung perusahaannya. Walaupun Victor tidak menunjukkan ekspresi apapun, aura yang melingkupinya tetap hitam. Bahkan, seketika lobby menjadi sunyi begitu Victor memasukinya. Para staf hanya berada menundukkan kepalanya, terlalu segan untuk menyapa Victor. Menurut para karyawan, Victor hanya memiliki tiga ekspresi, yaitu santai, dingin, dan tanpa ekspresi—walaupun tanpa ekspresi harusnya tidak termasuk dalam ekspresi, namun bagi Victor, tanpa ekspresi merupakan sebuah ekspresi. Dari ketiga ekspresi tersebut, yang paling menyeramkan adalah wajah tanpa ekspresinya.
106.3K viewsCompletedAdded to Library 213 Times as shunned
Read
+Library
Menyerah

Menyerah

Pov Author Dita menatap nanar Elman yang duduk di seberangnya, entah punya dendam apa Elman padanya, hingga tega menghancurkan dia tanpa ampun. Setelah penolakan terhadap janin yang ada di perutnya, kini dia harus menerima kenyataan bahwa perusahaannya kalah tender. Bagaimana bisa? Semua persyaratan sudah dipenuhi, kredibilitas perusahaannya pun sudah teruji, perusahaan milik ayahnya itu bukan perusahaan kaleng-kaleng. Dan satu lagi, Elman adalah konsultannya, bagaimana mungkin bisa kalah tender?
1018.3K viewsCompletedAdded to Library 366 Times as shunned
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status