Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SHANIA

SHANIA

Kilat di matanya penuh muatan protes atas sikap tenang Shania. "Aku sedih harus mengkhianati ayahmu seperti ini," kata Shania muram, "tapi aku tidak menemukan satu alasan pun untuk bisa mendukung keputusan konyolnya. Dan sayangnya, aku juga tidak bisa berdiam diri, jadi aku lakukan apa yang kubisa agar paling tidak, makan malam ini tidak berakhir menjadi petaka." Shania menatap pantulan wajah Bianca di cermin dan terlihat sekali putri tirinya itu menanti-nanti kelanjutan ucapannya. "Aku," lanjut Shania, "sudah mencoba bicara dengan Tuan Brandon secara pribadi. Kebetulan aku berhubungan baik dengan beliau dan istri beliau. Hasilnya, Sayangku, Tuan Brandon sendiri kini berpikir perjodohan ini
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai shunned
Baca
+Pustaka
WITHERED

WITHERED

Sedangkan aku yang tidak pernah menolak pekerjaan tambahan, menggigit bibir bawahku tidak yakin. "Naikkan saja bayaran lemburnya, Mira pasti mau," celetuk Mike menggantung kemeja yang sudah rapi dan wangi. "Dia bukan orang mata duitan sepertimu, Mike." "Andai kakiku tak pincang, mau saja aku tanpa disuruh," ucap Shanon menunjuk kakinya yang memang kecil sebelah. "Hanya duduk dan berdiri tak akan sulit, tapi membawa baki berisi makanan ...," tambahnya sambil menggeleng.
1023.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 708 kali sebagai shunned
Baca
+Pustaka
Slave

Slave

umpat Hasan, "kamu terlalu bodoh Ayesha, bisa-bisanya kamu mempedulikan perasaan pria bajingan itu. Shiittt!" "Kamu yang bodoh dan bajingan!" jerit Ayesha nyalang, wanita itu marah saat Hasan menjelek-jelekkan tunangannya. "Pergi!" usir Ayesha lagi yang kali ini dengan cara mendorong dada Hasan cukup kuat dan nyaris membuat Hasan hampir jatuh tersungkur.
9.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai shunned
Baca
+Pustaka
Unknown

Unknown

“Nyet gak ada cowok-cewek itu temenan atau sahabatan, pasti salah satunya nyimpen rasa” “Enggak nyet suer, lu kek gak percaya banget sama temen lo jadinya” “Berapa persen lo bisa yakin? Entah itu elu apa Adira pasti salah satunya bakal nyimpen perasaan. Dengerin gue kali ini aja kalo lo beneran pengen lulus dengan selamat dari fakultas ini. Lo sendiri yang bilang niat lo kuliah cuma pengen cepet lulus”
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai shunned
Baca
+Pustaka
Test Book

Test Book

Penapika12268
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai shunned
Baca
+Pustaka
HURT

HURT

“Tidak.” “Ayolah, kita kan teman. Ya, ya?” Eun Jung merayu. “Bisnis tetap bisnis. Tidak memandang teman atau keluarga. Lagi pula, kau telah membuatku menggambar apa yang tidak ingin aku gambar. Jadi tidak ada diskon. Titik.” Terdengar desahan napas berat Eun Jung. “Baiklah,” putusnya dengan nada suara tak rela.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai shunned
Baca
+Pustaka
Menyerah

Menyerah

Bersambung . Ngantuk Besti
1017.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 358 kali sebagai shunned
Baca
+Pustaka
UNACCEPTED

UNACCEPTED

sahut Miko. “Gak mau. Maunya sama Regar,” Regar memalingkan wajahnya malas, “murahan,” jawab Regar spontan dengan nada meremehkan. Cowok itu sedang menahan amarahnya saat ini. Ia berusaha untuk tidak membentak Nessa walaupun ia tahu kata – katanya barusan sangat tajam. Mata Nessa membulat. Ia terkejut mendengar respon Regar. Nessa tidak menyangka Regar akan berkata sekasar itu padanya.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai shunned
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status