Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hoffen

Hoffen

“Iya, iya, gue percaya. Tapi lo nggak boleh menghindar darinya sebelum komik lo selesai! Adyana juga nggak akan tinggal diam, Sha.” “Adyana?” Trisha menghela napas panjang, dia benar-benar kesal setiap membaca atau mendengar namanya. “Bisa nggak, sih, jangan sebut nama dia? Pengkhianat macam dia nggak pantes jadi teman gue, Vanda.” Nada biacara wanita gemuk itu pun berubah menjadi dingin dengan tatapan tak suka.
1012.5K viewsCompletedAdded to Library 363 Times as shunned
Read
+Library
BERSAMANYA

BERSAMANYA

Namun, jika Qin Chu terus menyisipkan dirinya ke dalam hidupnya sepanjang waktu, apa yang akan dia lakukan? Memikirkannya, dia membuat posting di lingkaran teman WeChat-nya. “Dalam kehidupan setiap orang, mereka akan bertemu dengan seseorang yang tidak bisa bersama mereka. Kami selalu menyesali bahwa itu adalah cinta yang luar biasa dan kuat, yang sebanding bahkan dengan nilai hidup kami. Kami percaya perpisahan yang menyakitkan pada akhirnya menjadi penyesalan terbesar dalam hidup kami. Seiring berjalannya waktu dan pemandangan berubah, kita melihat kembali masa-masa konyol itu. Anda akan menyadari bahwa Anda harus benar-benar bersyukur atas pilihan yang telah Anda buat saat itu. Ini karena
104.4K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as shunned
Read
+Library
Remorse

Remorse

Kansa berujar kencang, kemudian menutup mulutnya yang tidak memiliki sopan santun itu. “Jangan gitu, Ca. Allah gak suka,” timpal Edo masih dengan tawanya. “Kecanduan cogan sih, makanya sengklek!” Tawa Anaya pecah dengan lontaran tak berdasar itu. Entahlah rasa lelah yang sedari tadi ditanggung kini hilang dirampas kebahagiaan.
103.2K viewsCompletedAdded to Library 92 Times as shunned
Read
+Library
Shadow Rebellion

Shadow Rebellion

Tangan kirinya memegang secangkir anggur merah, sementara tangan kanannya bermain dengan cincin perak di jarinya. “Kita tidak perlu melakukan apa-apa,” katanya dengan suara rendah, hampir berbisik, namun penuh dengan keyakinan. “Lihat bagaimana mereka menghancurkan diri sendiri.” Sebuah tawa kecil terdengar dari sudut ruangan yang lain. Seorang wanita dengan rambut hitam panjang, mengenakan mantel hitam panjang, melangkah mendekat. “Manusia memang selalu menjadi musuh terburuk bagi diri mereka sendiri,” katanya sambil menatap layar yang menampilkan Rey dan Sophia berjalan menjauh dari Alan. “Semakin kita mendorong mereka, semakin dalam retakan itu terbentuk.”
1.3K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as shunned
Read
+Library
Exit

Exit

Aku tidak menginginkan itu, terlebih April yang mengetahui semua seluk beluknya. Detik selanjutnya baru berjarak empat langkah, satu anak yang berdiri di tralis pembatas menolehkan kepala cepat, menatap aku, April, dan Laura. Sepertinya ia menggunakan indra ke enam, bagaimana mungkin bisa sepeka itu. Diikuti beberapa kepala di sisinya yang ikut menoleh. Ayolah, aku benar-benar tegang. Ini sudah seperti adegan cerita zombie saja, ibaratkan aku, April, dan Laura adalah manusia normal yang datang mendekati kawanan zombie. Mencium aura kami, mereka langsung saja memutar kepala, menatap seakan kami santapan paling sedap, siap menerkam. “Woi itu April.” Satu anak pertama yang melihat kami tadi sek
102.8K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as shunned
Read
+Library
Penyesalan

Penyesalan

Ditunjang oleh status ekonomi yang lebih dari kata memadai, ia menjadi magnet yang menarik orang untuk lebih dekat dengannya, meskipun dengan motif tertentu. Aura berbeda. Ia adalah seorang kutu buku. Aura lebih menyukai mengurung diri di kamar dengan buku-bukunya, dibanding harus pergi keluar rumah. Tidak heran bila ia selalu mendapat peringkat pertama di kelasnya. Ia sama sekali tidak berminat mengikuti jejak kakaknya, meskipun ia juga memiliki paras tak kalah cantik dari sang kakak. Begitupun suara merdunya. "Sya, handphone lu bunyi terus, tuh," ujar Ridwan, penggebuk drum yang duduk persis di samping tas Alisya.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 210 Times as shunned
Read
+Library
Kesendirian

Kesendirian

“Tanya apa, pak?” “Nak, kenapa hari-hari ini terlihat murung sekali?” “Murung?? Saya kelihatan nampak murung ya, pak?” “Enggak ada masalah, pak. Saya hanya termenung sebentar saja.” “Yakin? Nak, tidak ada masalah?" Merenung berlama-lama tidak baik, nak!"
102.3K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as shunned
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchedaneelprend
tanyaku tiba-tiba mellow. Mas Wira menoleh dan menatapku. “Mungkin.” Aku menghela napas kecewa. “Sudah kuduga.” “Kamu ini kenapa kok kayak insecure banget sih?” Aku menunduk sedih. “Aku tuh sedih banget sering dikatain ‘Fita itu cantik tapi nggak sexy’, ‘Fita itu hampir sempurna tapi dadanya rata’, ‘Fita itu kayak bocah banget’.”
104.0K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as shunned
Read
+Library
Stigma

Stigma

TRIGGER WARNING BAB INI MENGANDUNG KEKERASAN SEKSUAL Salah satu hal yang Lavina benci adalah ketika seseorang merasa memiliki segalanya sehingga bersikap seolah-olah over power dan seenaknya memperlakukan orang lain dengan buruk. Mempermainkan orang lain dengan dalih mereka pantas mendapatkannya. Lavina memang pernah menjadi orang yang ‘dipermainkan’. Akan tetapi Lavina yang baru tidak akan mau dipermainkan begitu saja. Dia akan membalas siapa pun yang menyakitinya.
103.4K viewsCompletedAdded to Library 120 Times as shunned
Read
+Library
Shewolf

Shewolf

Shadow. Adalah hal yang Konan sembunyikan dari mata publik. Bahkan ayahnya yang selama ini memantaunya pun tak tahu akan keberadaan sesuatu yang seperti namanya itu. Arti dari shadow adalah bayangan. Selayaknya hal yang tak bisa digenggam, shadow hanya menjadi milik tuannya. Semakin terang cahaya menyinari, shadow atau bayangan akan menjadi semakin pekat.
1014.4K viewsCompletedAdded to Library 360 Times as shunned
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status