SIAPA ?
salah seorang dari mereka mengeluarkan sejenis salep yang memang sudah disiapkan sebagai bahan P3K.
“Waw,, waw,, waw,,, aku tak bisa berhenti gemetar Jis, melihat perjuanganmu, teknik mu, hampir saja kau mengalahkan pesilat terbaikku.” Ucap Pak Hasan yang kini sudah berada di tengah lingkaran. terlihat senyum lebarnya, menandakan sebuah kepuasan.
“Kau lihat Johan, Ajis, calon pelindung mu telah menunjukkan hasil yang luar biasa, bagaimana dengan mu,?” Lanjut Pak Hasan yang kemudian menunjuk ku pertanda giliranku telah tiba.
Hot Chapters