Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pekik Ketakutan

Pekik Ketakutan

Sekelompok orang berlari ketakutan, mereka sering menengok ke belakang, seakan ada yang mengejar mereka. Mbah Moen segera mencegat mereka dan berkata, “Maaf, kalian tidak bisa naik ke atas.” “Kami sedang dikejar oleh gerombolan perampok, akan di bunuh, izinkanlah kami,” kata seorang laki-laki. “Tidak bisa. Apapun alasannya.” Lalu dari belakang mulai terdengar suara rombongan lain. Seorang ibu makin ketakutan. “Tolonglah… setidaknya selamatkan anakku, izinkan dia naik ke atas bersamamu, sembunyikan dia.”
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai siapa takut
Baca
+Pustaka
I Love You, Pak! Tapi Aku Takut...

I Love You, Pak! Tapi Aku Takut...

Tidak ada perih. Dia sangat ingin menyingkirkan pikirannya, tapi ekspresi Ilyas dan kata-katanya tadi membuat Ema mulai merasa takut. Apa benar mereka melakukannya? Menelan ludahya, Ema baru teringat resiko yang mungkin muncul kalau apa yang ia pikirkan benar terjadi. Sedikit gemetar, tangan wanita itu memegang ponsel dan menghubungi seseorang.
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai siapa takut
Baca
+Pustaka
Dikhianati Mas Dokter Dinikahi Pak Mayor

Dikhianati Mas Dokter Dinikahi Pak Mayor

"Bapak ingin jawaban jujur?" "Ya, silakan jawab jujur dan apa adanya." "Ada sedikit rasa takut." Pak Rendra tersenyum. "Saya juga begitu." Aku mengernyit. "Bahkan saya yang sudah tiga puluh tahun di dunia ini tetap merasa takut setiap mendapat proyek besar." Beliau menatapku lekat. "Tapi, takut itu bukan kelemahan. Takut membuat kita lebih teliti. Yang berbahaya justru orang yang terlalu percaya diri."
1021.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 723 kali sebagai siapa takut
Baca
+Pustaka
Gelora Hasrat Pewaris Takhta Dhirendra

Gelora Hasrat Pewaris Takhta Dhirendra

Tanyanya santai Isla terkekeh pelan “Nggak takut ketahuan?” Kavian menurunkan wajahnya tepat di samping pipi Isla, napasnya hangat menyapu kulitnya. “Takut?” ia terkekeh pelan, suaranya serak namun terdengar begitu percaya diri. “Yang harusnya takut itu dia. Karena begitu pintu ini terbuka… semua yang ia pikir ia miliki akan lenyap karena saya akan merebutnya”
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai siapa takut
Baca
+Pustaka
Godaan Mantan Istri

Godaan Mantan Istri

kata Arga. “Apa yang kamu takutkan? Aku sudah denganmu. Aku sudah janji akan terus bersamamu. Aku memilihmu. Jadi, tidak akan ada yang bisa mengambilku darimu. Kecuali kalau kamu tidak percaya dengan ucapanku.” “Aku percaya, tetapi tetap saja rasanya takut. Apalagi sekarang Noah adalah penyelamatmu. Aku benar-benar takut.” “Tapi setelah kemarin, apa kamu masih takut?”
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai siapa takut
Baca
+Pustaka
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

bisik seseorang ketakutan. “Berani sekali mengancam para penguasa… bahkan di hadapan He Sura!” Acara besar ini dihadiri oleh para pahlawan, penguasa sembilan negara, makhluk abadi dan semi-abadi—serta sosok tak terkalahkan di dunia, He Sura. Namun seseorang berani berkata bahwa ia akan membunuh semuanya di hadapan mereka. “Berani sekali kau bicara besar, tikus kecil! Tunjukkan wajahmu!”
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai siapa takut
Baca
+Pustaka
Bukan Pernikahan Palsu

Bukan Pernikahan Palsu

** "Kak, aku takut ...." Tidak peduli dengan para pegawai atau pengunjung yang sedang berada di sana, Carissa masih menenggelamkan diri dalam pelukan Sagara. "Takut?" Gara kedengaran heran sekali. "Takut kenapa? Apa yang bikin kamu takut?"
8.4150.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.0K kali sebagai siapa takut
Baca
+Pustaka
MENJEMPUT ISTRIKU

MENJEMPUT ISTRIKU

Udara malam dingin. Kevin menyilangkan tangan. “Kau percaya Tony?” Saihan berdiri diam. “Aku percaya pada ketakutannya.” Kevin melirik. “Itu cukup?” Saihan menatap ke arah kota. “Orang yang takut… jarang berbohong soal bahaya.” Jeda. “Kita tidak punya waktu untuk ragu.” Kevin menghembuskan napas. “Baik.”
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai siapa takut
Baca
+Pustaka
She is Genevive

She is Genevive

Hal yang Gen benci. "Ah Gen bodoh! Kau tidak bisa seperti ini, ayolah Gen. Kau suka memasak, apa yang perlu dikhawatirkan?" Gen sangat kesal dengan dirinya sendiri, Gen berharap dia bisa menjadi orang yang tidak takut apapun saat bangun besok pagi. Oh, Gen yang malang. Dia terlalu takut dengan banyak orang, dia juga membiarkan rasa takutnya bertumbuh dan menggerogoti dirinya. Semoga ketakutan yang dimiliki Gen tidak semakin menjadi. Selamat malam, Gen.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai siapa takut
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status