Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Janda Kembang

Janda Kembang

jawab Saras sambil menunduk, tapi dalam hati dia menahan tawa. "Ada apa? Kenapa kamu senyum?" "Tidak ada apa-apa, Nyai." Saras menunduk sambil menggerutu dalam hati, "Aku risih dengan suara gemerincing gelang yang dia pakai, kalau dia gerak pasti bunyi, mirip bunyi orang India yang menari di film India yang di televisi, kalau cantik sih gak apa-apa, ini gembrot, mana menor lagi, rasanya pingin ketawa, takut dia tersinggung."
106.2K viewsCompletedAdded to Library 246 Times as sindiran keras
Read
+Library
Sekuntum Rindu

Sekuntum Rindu

Sementara Nayla yang memperhatikan mereka mulai merasa serba salah. "Siapa bilang aku ganggu dia? Aku cuma membantu mengobati kakinya yang terkilir". Zaid menjawab dengan santai. Nando semakin marah. Nayla mencoba menepis tangan Zaid tapi tidak dipedulikan sama sekali oleh Zaid. Beberapa mahasiswa yang kebetulan lewat disitu berhenti dan mulai memperhatikan pertengkaran Zaid dengan Nando. "Dengar ya Zaid, aku tak suka kau mengikuti Nayla pergi" Bentak Nando dengan geram. "Siapa juga yang mengikuti Nayla. Aku pikir, aku dengan Nayla berjodoh. Itu sebabnya kemana aku pergi, Nayla ada disitu. Tapi kamu? Kamu kemana saja?" Zaid mengejek Nando dengan sinis. Nando membulatkan matanya, dagunya meng
102.4K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as sindiran keras
Read
+Library
Status Janda, Bikin Resah!

Status Janda, Bikin Resah!

Wah, aku gak bisa baying gimana sakitnya. "Otakmu kriminil, Du." "Kriminal, Siska." Si Dudu sempat sempatnya lagi, benerim omonganku yang salah sebiji huruf. "Iya. Salah satu huruf aja, repot!" "Walau salah sebiji huruf, artinya jadi beda, Siska si janda yang bentar lagi mau lepas masa jandanya," balas si Dudu sambil menggodaku.
4.3K viewsOngoingAdded to Library 167 Times as sindiran keras
Read
+Library
Langit Pelangi

Langit Pelangi

sindirnya "Gw punya pacar"
82.6K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as sindiran keras
Read
+Library
Tak Semanis Madu

Tak Semanis Madu

sindirnya, membuatku semakin jengkel. "Kamu menikmati dan nyaman lihat wanita dengan tampilan minimalis tadi. Sedangkan aku? Ngelirik saja, nggak? Ya, memang aku kurang seksi, kok," sindirku. malam ini sepertinya hanya akan ada sindiran-sindiran di sepanjang perjalanan kami. Dia terkekeh, "Apa, sih, Bell. Udah sholat isya' belum? Sepertinya kamu butuh sholat, biar nggak emosi."
1065.3K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as sindiran keras
Read
+Library
Siksa Dendam Perjodohan

Siksa Dendam Perjodohan

"Ah Kerleeanna Alina." Dor! Defrizal terdiam dan menatap Nalendra dengan geram. Hampir saja kepalanya berlubang karena peluru itu. "Bangsat lo!" "Keluar! Atau kepala lo yang hancur disini!" desis Nalendra tajam, iris biru safirnya menatap lelaki di hadapannya itu dengan nyalang. "Santai brother," kekeh Defrizal sembari menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Lelaki di hadapannya ini ternyata begitu buas.
9.53.2K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as sindiran keras
Read
+Library
Menjadi Tawanan Di Malam Pernikahan

Menjadi Tawanan Di Malam Pernikahan

Ia meniupi tangannya dengan lembut, berharap sensasi panas pada tangannya segera menghilang. “Sepertinya kau suka bermain kekerasan. Baiklah. Akan aku tunjukkan kekerasan yang sesungguhnya,” Keivan menyeringai. Begitu menyeramkan. “Tidak....” jerit Kirana.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as sindiran keras
Read
+Library
MERAYU CEO JAGOAN

MERAYU CEO JAGOAN

desahannya Sariska Lianor menggaung seperti suara seruling sakti penuh dengan godaan yang luar biasa memanjakan mata dan hati. “Urgh, enaknya! Tubuhmu memang yang nomor satu, Sariska Lianor!” tegas Dikarman Junda semakin ganas menggoyangkan pinggulnya dengan penuh semangat yang membara. Sariska Lianor yang mendengar itu semakin tidak sedap dipandang ekspresi wajahnya. Antara marah dan tidak berdaya, keduanya bercampur menjadi satu dalam balutan kenikmatan yang sangat panas hingga menyebar ke seluruh tubuh. Sariska Lianor terus saja memerah raut wajahnya.
101.1K viewsCompletedAdded to Library 33 Times as sindiran keras
Read
+Library
JIN PENGHUNI RUMAH KOSONG LEBIH PERKASA DARI SUAMIKU

JIN PENGHUNI RUMAH KOSONG LEBIH PERKASA DARI SUAMIKU

saran pria berjenggot beruban ini sambil mengetuk dinding beberapa kali. “Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar!” seru pria bersorban ini masih dengan kedua telapak tangan memukul dinding. Ketukan yang dilakukan oleh Pak Kiai terlihat pelan, tapi nyatanya sangat dahsyat efeknya pada gelombang tersebut. Dinda merasakan getaran selaput gelombang semakin menyusut kekuatannya. “Lelaki tua, bedebah! Selalu saja menghalangiku!”
1074.4K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as sindiran keras
Read
+Library
BUKAN RAHIM YANG SEMPURNA

BUKAN RAHIM YANG SEMPURNA

Suara Sindi yang serak khas bangun tidur "Sin ...." lirih Lizia rendah. Air matanya jatuh lagi. "Kamu kenapa menangis?" tanya Sindi terdengar khawatir. Suaranya langsung lantang tidak serak seperti tadi. Lizia menghirup udara dalam-dalam. Dengan cepat menghapus air matanya lalu kembali memegang stir. "Aku tidak tahu, Sin. Aku tidak tahu tangisan aku ini karena perkataan mertuaku atau karena nasibku yang malang."
102.4K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as sindiran keras
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status