Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sindiran Pedas Istri Kedua

Sindiran Pedas Istri Kedua

Sindiran Pedas Istri Kedua "Kamu hanya ingin sekadar menghancurkan hubungan aku dan Hakim lalu kamu tertawa puas di atas kehancuran dan rasa malu yang kutanggung. Begitu?" Tatapan tajam kembali diberikan Sandra padaku. "Aku cuma mau ngasih tahu sesuatu. Terserah kamu mau percaya atau bahkan tidak mau tahu sama sekali juga nggak masalah. Yang penting sudah aku katakan."
1092.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai sindiran keras
Baca
+Pustaka
Senandika

Senandika

“Lo sendiri gimana?” “Apanya?” “Lo gak sakit?” Shera menggeleng. “Gue cuma pusing dikit. Terus udah mendingan.” Tiba-tiba saja perasaan bersalah menggerogoti dirinya ketika melihat keadaan Jevan secara langsung. Ia memelankan suaranya, memastikan tidak ada teman-temannya yang mendengar. “ Maaf ya, gara-gara nganter gue pulang lo jadi sakit gini.”
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai sindiran keras
Baca
+Pustaka
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Rasa takut dan ngeri kembali menyerang saat joki meliak-liukan lanting menghindari batu-batu besar yang ada di sungai. Berbanding terbalik dengan nyaliku yang semakin menciut. Mas Adry semakin tertantang menikmati alat transportasi yang memacu adrenalin itu. Ia kemudian berdiri merentangkan kedua tangannya lalu berteriak. "I love you Deviiiiiiii!"
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai sindiran keras
Baca
+Pustaka
Bus Penyelamat

Bus Penyelamat

Sindi meneriaki pria itu, amarahnya benar-benar meluap. "CUP CUP CUP... Jangan seperti itu wahai gadis kecilku. Aku masih ingin bermain-main dengan mu, sebentar. Ayolah, jangan mengancam ku seperti itu. Bukankah aku hanya ingin mengajakmu bermain, kan? Hahaha.." Suara tawanya benar-benar menyebalkan. Sindi hampir muntah di balik telepon. Ia menggigit bibir, menahan amarahnya yang meluap-luap
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai sindiran keras
Baca
+Pustaka
Suami Dinginku Menyesal Setelah Berpisah

Suami Dinginku Menyesal Setelah Berpisah

Lagi-lagi Cakra melontarkan kalimat itu, tetapi kali ini nadanya lebih mengandung sarkasme, tetapi tak cukup kentara untuk disebut sebagai kecemburuan. Dan, sepertinya itu hal yang mustahil, kan? Hanya saja, meski tak mengubah ekspresi, sindiran tadi sudah cukup menggambarkan ketidaksukaannya. “Anggap saja itu basa-basi.” Saira menjawab sekenanya.
8.77.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai sindiran keras
Baca
+Pustaka
Semalam Dengan Komandan

Semalam Dengan Komandan

“Kamu jangan seenaknya mengklaim kayak gitu.” Sindi malah terkekeh mendengar ucapan Khansa. “Kenapa nggak terima? Kan emang kenyataannya kalian bakal cerai juga.” Khansa menggertakkan giginya. Ia sudah berusaha sabar, tetapi Sindi malah memancing-mancing amarah Khansa. “Dasar pelakor nggak tau malu!” seru Khansa. “Daripada kamu perempuan mandul!” balas Sindi tidak mau kalah.
8.942.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai sindiran keras
Baca
+Pustaka
OBSESI SANG ANTAGONIS

OBSESI SANG ANTAGONIS

sahut Karin datar, meletakkan kentang gorengnya agak keras di piring. Nada suaranya dingin, tapi cukup untuk membuat Siren tersenyum tipis. Ia menyandarkan dagu di punggung tangannya seolah tampak benar-benar menikmati reaksi datar yang ditunjukkan gadis di depannya. “Menurutku?” ulang Siren pelan, nadanya ringan namun mengandung sesuatu yang sulit diterjemahkan. “Aku rasa dia hanya mempercepat apa yang memang sudah ditakdirkan terjadi.”
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai sindiran keras
Baca
+Pustaka
Raja Agung Nayaka Manggala

Raja Agung Nayaka Manggala

bentaknya keras Mendengar perkataan penolakan yang cukup kasar tersebut dari gadis secantik Candawani, Gumilar Surendra malah tersenyum dengan bangga. Gumilar Surendra-murid Perguruan Cakra Kembar yang gemar dengan gadis cantik. "Penolakan yang kamu lakukan itu malah semakin membuat kakanda ingin mendapatkan kamu. Caramu yang cukup kasar tetapi itu yang aku suka."puji Gumilar Surendra
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai sindiran keras
Baca
+Pustaka
Hasrat Wanita Desa

Hasrat Wanita Desa

Tangannya hinggap di payudaranya, lalu meremas payudara itu dengan keras. Seketika, Sinta mengeluarkan suara desahan menggoda disertai tubuh yang menegang. "Ahh... tuan muda, kenapa terburu-buru," ucap Sinta dengan manja. "Gimana kalau bersih-bersih dulu, aku sedikit berkeringat," lanjutnya. "Gak perlu, nanti juga berkeringat lagi," balas Erfan dengan nada nakal. "Ih, dasar," Sinta memukul lembut dada Erfan.
9.9296.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.0K kali sebagai sindiran keras
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
Tristar
... PERHATIAN! ... Halo teman-teman! Kali ini author datang bukan cuma bawa cerita… tapi bawa racun bacaan baru! ...... Novel terbaru berjudul “Pemuda Pemikat Gadis Desa” sudah rilis! Cerita yang dijamin bikin kalian: ... Kepanasan ... Berdebar ... Dan pastinya… nagih! Kalau kalian suka kisah yang penuh
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Dikejar Cinta Mantan Suami

Dikejar Cinta Mantan Suami

desis Sandra dengan nada suara yang penuh racun. Dania melirik kerumunan itu, lalu kembali menatap Sandra. “Tapi seram juga ya, San. Sampai ada aksi siram air keras begitu.” Sandra mendengkus sinis, matanya berkilat penuh kebencian. “Halah, Dania. Kamu lihat nggak sih gayanya? Sok lemas, sok sedih, sok trauma biar dikasihani. Dasar pick me!”
1057.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai sindiran keras
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status