PELITA DI TENGAH GELAP
Di tangannya, ponsel masih menampilkan email anonim dengan satu kalimat yang terus bergema di kepalanya.
“Kalau kamu mau kebenaran, datang ke tempat di mana semuanya dimulai.”
Ia menarik napas dalam-dalam, menatap langit yang mulai terang.
“Yon” bisiknya pelan, “aku di sini, aku akan akhiri ini untuk kita.”
Ia membuka pagar yang sudah nyaris roboh, langkahnya mantap tapi hati berdebar.
Udara di dalam gedung berbau lembap dan besi tua bayangan cahaya matahari menembus jendela pecah, memantul di lantai berdebu.
ตอนยอดนิยม