Melihat 'Over the Moon' itu seperti menyelami mimpi warna-warni yang penuh kejutan. Film ini bercerita tentang Fei Fei, gadis cerdas berusia 13 tahun yang tak percaya cerita rakyat Tionghoa tentang Chang'e, dewi bulan. Setelah kehilangan ibunya, ia membangun roket untuk membuktikan legenda itu nyata—dan ternyata, dunia magis menunggunya di bulan! Di sana, ia bertemu Chang'e yang flamboyan dan menyadari bahwa cinta dan kehilangan lebih kompleks dari dongeng. Animasi Netflix ini memadukan teknologi CGI modern dengan estetika tradisional, menciptakan visual memukau seperti adegan festival lampion atau kota lunar yang berkilauan. Pesannya tentang berdamai dengan kesedihan terselip di antara lagu-lagu Broadway-style yang catchy.
Yang bikin unik, film ini tak sekadar adaptasi pasif dari mitos Tionghoa. Sutradara Glen Keane (mantan animator Disney) memberi twist kontemporer: Fei Fei adalah representasi anak generasi sekarang yang skeptis namun tetap terhubung dengan akar budaya. Adegan saat ia dan Chang'e duet menyanyi sambil terbang di atas kawah bulan itu metafora indah—kadang kita harus melepaskan kebenaran versi diri sendiri untuk memahami orang lain. Cocok buat penikmat 'Spirited Away' yang suka kisah coming-of-age dengan lapisan filosofis halus.