Tukang Pijat Super
Ia akhirnya berkata, “Ya sudah deh, aku balik ke depan. Kayaknya aku Cuma bikin suasana tambah ramai di sini.”
Juned mencoba menahannya. “Loh, Lastri, makan dulu sampai habis. Jangan buru-buru.”
Lastri melambai dengan setengah hati. “Enggak apa-apa, Juned. Aku tahu sebelumnya aku sudah berbuat kasar sama kamu saat kamu mengejar-ngejar aku, dan sekarang kamu sudah sibuk dikelilingi penggemar.”