Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Keturunan Terakhir

Keturunan Terakhir

Jika tau seperti ini, bagus aku datang sejam lebih lama. Setelah hampir 1 jam akhirnya yang di tunggu muncul juga. "Ayo Rian kita pergi, entar kita kesiangan.. Akhir pekan biasanya kereta penuh, jadi kita harus cepat." Alis Rian pun naik ke atas saat menoleh Niza lalu berseru. "Yang buat lama kan kamu, kenapa seolah aku yang jadi tersangkanya ya.!!"
1014.8K viewsOngoingAdded to Library 430 Times as situasi last minute adalah
Read
+Library
Sang Petir Terakhir

Sang Petir Terakhir

Jai kira lingkungan ini akan berubah setelah istirahat semalam, tapi ternyata tidak. Kondisi lingkungan sekitar yang dilihatnya saat ini sama persis seperti semalam. Atapnya masih jerami, dindingnya pun masih berbahan kayu dan batu bata, juga jalanan yang tetap berupa tanah. Bedanya saat ini ada banyak orang, tidak sesepi semalam, dan lingkungan terlihat jauh lebih besar. Apa ini artinya Jai sudah gila? ‘Bagaimana mungkin ini bisa terjadi? Apa kepalaku terbentur terlalu keras?’ Batin Jai bergejolak.
93.5K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as situasi last minute adalah
Read
+Library
His Last Wish (Indonesian)

His Last Wish (Indonesian)

“Kali ini aku coba buat percaya. Awas kalau tetap tutup, ya?” “Nggak, kujamin.” *** Syukurnya, kali ini Edward benar. Tempat terakhir yang mereka tuju itu adalah tepi sungai yang jarang dilalui orang karena udaranya yang dingin dan hampir seluruh permukaan tanahnya tertutup salju. Petugas pembersih salju hanya melakukan pekerjaan mereka untuk area jalan raya dan jalan setapak, sehingga tempat mereka duduk saat ini tidak masuk dalam cakupan pekerjaan mereka dibiarkan begitu saja, sukses membentuk salju yang menumpuk sampai tampak seperti karpet bulu. Langit sudah benar-benar gelap begitu mereka tiba di sini menggunakan bus terakhir. Untungnya, tempat ini tidak jauh dari apartemen Edward, jadi
106.9K viewsCompletedAdded to Library 205 Times as situasi last minute adalah
Read
+Library
Diblokir Tetangga

Diblokir Tetangga

Anak kecil yang tak tahu apa-apa itu melihat dengan ekspresi kebingungan. "Aku udah denger. Kata si Rudi, Inamah udah ke luar dari sini. Bagus, dong. Resmikan aku secepatnya, Mas," ucap Lastri usai menutup pintu rumah. "Nggak bisa secepat itu, Lastri. Aku masih butuh waktu."
1011.1K viewsCompletedAdded to Library 445 Times as situasi last minute adalah
Read
+Library
Nafkah Terakhir sebelum Ditalak

Nafkah Terakhir sebelum Ditalak

Pipinya yang tembem terlihat ikut bergoyang. “Kirain mau ngomong apa tadi,” balas Omar. “Nggak pa-pa, Mas. Souvernir bisa pesan dadakan, kok. Kebetulan Nisa punya teman. Nanti biar Nisa yang cari.” Nisa menanggapi. “Alhamdulillah, persiapannya sudah matang kayaknya ya, Bah. Tinggal catering saja yang belum.”
10101.1K viewsOngoingAdded to Library 3.0K Times as situasi last minute adalah
Read
+Library
Benteng Terakhir Pernikahan

Benteng Terakhir Pernikahan

Tanpa sadar pandangannya jatuh pada tangan Laras yang sedari tadi membelai lembut perutnya. “Oh... maksud saya ingin bertemu Mbak Laras, maaf, Laras,” Dimas memperbaiki kalimatnya. “Saya ingin membeli lukisan terakhir Laras yang dipasang di ruang melukis.” Tangan Laras terhenti seketika. Lukisan terakhirnya, yang terpasang di ruang melukis adalah lukisan yang diselesaikannya dengan susah payah. Lukisan pergolakan batinnya.
1010.0K viewsCompletedAdded to Library 288 Times as situasi last minute adalah
Read
+Library
Janda Milik Sang Aktor

Janda Milik Sang Aktor

"Iya, aku tau situasinya memang nggak mendukung, tapi—aku takut kalau kita nggak bakalan punya waktu untuk kencan terakhir ini." Ah! Kencan terakhir. Mendengarnya, membuat Tara ingin menyumpal telinganya rapat-rapat. Mengerikan sekali. Namun dia tak mungkin memperlihatkan ketidaksukaannya itu. Noah baru saja mencetuskan keputusan penting yang akan menjadi penanda baru atas jalan kehidupan aktor muda tersebut.
104.2K viewsCompletedAdded to Library 157 Times as situasi last minute adalah
Read
+Library
Cinta Terakhir

Cinta Terakhir

Badan terasa remuk dan lemas seolah semua tulang telah rontok satu persatu. “Semalam si bos yang bawa Non Rena pulang. Non Rena pingsan dan basah kuyup. Memangnya apa yang sebenarnya terjadi, Non?” Lastri mendekat, duduk di sisi ranjang. Hubungan mereka sudah dekat sekali. Lastri menganggap Rena seperti anak sendiri. Rena mengernyit. Berarti mobil yang hampir menabraknya adalah mobil Mahen. Karena terhalang deras hujan serta sorot lampu, Rena tak bisa mengenali mobil suaminya sendiri.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as situasi last minute adalah
Read
+Library
Dosenku, Musuhku, Suamiku

Dosenku, Musuhku, Suamiku

Suasana kadang serius, kadang pecah oleh candaan. Menjelang sore, matahari mulai turun di balik pepohonan, langit berubah jingga. Suara panitia mulai mengecil, peserta mulai gelisah, dan udara semakin dingin. Begitu materi terakhir selesai, seorang panitia berteriak lewat pengeras suara, “Sekarang waktu mandi dan ganti baju, ya! Tempatnya terbatas, jadi antri yang tertib!”
108.8K viewsCompletedAdded to Library 221 Times as situasi last minute adalah
Read
+Library
Istri Pengganti (Journey Of Love)

Istri Pengganti (Journey Of Love)

Perinta Dimas sebelum wanita di seberang sana bicara. ******** Selamat soreeee. Adakah yang masih menunggu cerita ini? Maaf seminggu ini nggak up, sengaja 😆😆😆😆 biasa menjelang Ending ide selalu kepentok. Perkiraan Ending ternyata meleset. Mungkin besok. Atau mungkin besoknya lagi 😁😁😁
107.4K viewsCompletedAdded to Library 215 Times as situasi last minute adalah
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status