Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
WANITA LAIN DI RUMAHKU

WANITA LAIN DI RUMAHKU

Adrian meraih pulpen itu, jemarinya terasa sangat kaku saat menyentuh permukaan plastik pulpen yang dingin karena suhu ruangan yang lembap. "Ayo cepat tanda tangan, Adrian, waktu kunjungan mama tidak banyak, mama harus segera koordinasi lagi dengan orang-orang di luar," desak Lastri. Ia terus memperhatikan jam tangannya, tampak sangat terburu-buru seolah ada agenda besar lain yang sedang menunggu eksekusinya.
4.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai situasi last minute adalah
Baca
+Pustaka
Terapi Hasrat Dokter Bagas

Terapi Hasrat Dokter Bagas

"Maksud Ibu... anak saya dalam bahaya?" "Kandungan ini sangat lemah, Bu. Istilah medisnya Abortus Imminens—ancaman keguguran," jelas Bidan Lastri. "Mungkin karena faktor kelelahan, stres, atau memang kondisi rahim yang belum siap sepenuhnya. Ibu harus bedrest total. Tidak boleh bekerja berat, bahkan tidak boleh terlalu banyak berjalan selama dua minggu ke depan."
9.845.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai situasi last minute adalah
Baca
+Pustaka
Akhir Dari Segalanya

Akhir Dari Segalanya

Yang dia dapatkan hanyalah wajah dingin penuh ketidaksabaran darinya, serta perlakuan yang semakin memanjakan Gwen, seolah ingin membuktikan betapa tidak berharganya emosinya, betapa tidak dewasa dirinya. Sekarang dirinya sudah mau pergi. Tinggal menunggu visa selesai. Semua ini sudah tidak penting lagi. Di saat-saat terakhir ini, bahkan tenaga untuk bertengkar pun tak ingin dirinya habiskan. Kerumunan semakin padat, fotografer berteriak meminta semua orang melihat ke kamera. Bom! Sebuah suara ledakan berat dan mengerikan terdengar dari atas. Lampu kristal bergoyang liar, lalu langsung padam.
13.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 467 kali sebagai situasi last minute adalah
Baca
+Pustaka
Pertaruhan Terakhir Sang Pewaris

Pertaruhan Terakhir Sang Pewaris

"Nikmati hadiah salah alamatmu, Safira, karena sebentar lagi kamu akan menyadari betapa panasnya api neraka Svarga." Jari-jari Salsabila mengelus permukaan kertas perjanjian pengalihan aset yang kini telah resmi menjadi miliknya seutuhnya. Rencana pertukaran pengantin yang diajukan di taman beberapa jam lalu kini terasa seperti sebuah tiket emas menuju kemerdekaannya. Ia tidak lagi peduli pada Lazarus yang mengagungkan kesucian Safira berdasarkan sepotong belati perak yang terjatuh di jalanan.
9.2559 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai situasi last minute adalah
Baca
+Pustaka
Titik terakhir

Titik terakhir

Dalam batin menunggu, bisakah kamu menyapaku lebih dulu? Tidak, pemuda tersebut punya benteng terkuat. Berjalan santai sembari kedinginan menatap jauh ke depan. Hanya sekilas melirikku yang ingin tenggelam dalam kepura-puraan. Pertemuan terakhir yang membosankan menjadi hal yang paling aku sesali. Seandainya aku bisa memutar waktu, aku akan berteriak. "Bagaimana kabarmu?", "Bagaimana dengan kelangsungan tunanganmu?" aku harap pernikahan itu batal.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai situasi last minute adalah
Baca
+Pustaka
ZIANNE ( BUKAN PERNIKAHAN IMPIAN )

ZIANNE ( BUKAN PERNIKAHAN IMPIAN )

"Belum bisa dipastikan, Bu. Posisi terakhir semalam di perairan Vung Tau, 96 kilometer dari Ho Chi Minh, tapi habis itu nggak ada kontak lagi. Kemungkinan besar gara-gara cuaca yang buruk. Gelombangnya sempat sampai tujuh meter. Tapi ...." "Tapi?" buru Zianne. "Mungkin juga karena ... overdraft. Karena, muatannya kemarin ... melebihi manifes, Bu." Zianne otomatis menggigit permukaan bibirnya samar seraya berpikir kilat sebelum berikutnya berujar dengan tegas, "Tolong hubungi semua Tim terkait. Tim Response, Export, Sales and Marketing, Branding ... kita rapat!" "Tapi, Mbak Ane kan mesti ketemu Dokter Waru," sela Usa sebab, dia paham sekali bila pertemuan yang akan Zianne hadiri kali ini past
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai situasi last minute adalah
Baca
+Pustaka
Istri Pungut Sang Pewaris

Istri Pungut Sang Pewaris

Menyisakan dua perwakilan Saint Morena Bank dan Anais di sana. “Silakan duduk, Tuan-Tuan.” Anais bangkit dan berjalan menuju sofa di area tengah. Tanpa basa-basi, seorang dari mereka langsung bertutur tegas. “Nona tidak lupa dengan waktu tenggat pelunasan pinjaman ‘kan? Hari ini adalah batas terakhir.” Seketika, mulut bagian dalam Anais terasa kering. Sungguh sulit untuk menjawabnya.
9.722.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 590 kali sebagai situasi last minute adalah
Baca
+Pustaka
DI BALIK SENYUM SANG CEO

DI BALIK SENYUM SANG CEO

kata Tuan Holland yang berujung pertanyaan. "Baik, besok lusa adalah hari terakhir waktu yang diberikan oleh Tuan Yurata untuk kalian, sekarang aku pamit dulu. Aku harap, tidak ada orang yang menyelinap di sini untuk bisa mengacaukan segalanya, karena jika ada, itu sangat berisiko."
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai situasi last minute adalah
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Elpit
Ooohh jadi ini alasan Bertrand benci sama Bastian. Tapi emang sedih banget jadi Bertrand, terpukul sudah pasti karena sekian lama berjuang, baru aja menemukan jalan keluar eh ternyata sudah tidak ada kesempatan. Meskipun begitu Bertrand sudah menjadi anak yang berbakti, ayahnya pasti bangga
Zill Reta
awal mula Bertrand dan Kazaya ketemu sepertinya ini wkwk selalu suka karya author satu ini karena pasti dilengkapi video visual yang mirip dengan tokoh aslinya, dan menulisnya juga tidak sembrono, disiplin update pula, desain cover nya Elpit juga bagus buat font tulisan sang ceo-nya kanji bagus
Baca Semua Ulasan
Memories

Memories

Kata Jimmy menyadarkan kami yang masih sibuk menghabiskan minuman. “Kalian tau, sebenarnya aku tidak ingin ini selesaii…” Bob menaruh kepalanya di atas meja sambil memperhatikan embun air es dari gelasnya yang menetes membasahi meja kantin. “… ini tahun terakhir kita bisa aktif di klub, sebentar lagi juga ujian akhir, dan lomba ini… Mungkin acara terakhir yang menghubungkan kita semua kan?” Semua orang yang duduk bersama di meja ini tiba tiba terdiam. Alisa bahkan tampak lebih murung dari yang aku pikirkan. Mungkin Alisa juga menyukai kelompok ini, sama sepertiku.
9.74.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai situasi last minute adalah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status